Home » Sakinah

Menu Harian Romadhon

29 August 2009 No Comment

Sungguh suatu nikmat yang tak terkira bagi umat Islam, karena tahun ini Alloh telah mempertemukan kita dengan Ramadhan kembali. Betapa tidak, bulan Ramadhan adalah tanda cinta dan kasih sayang Alloh pada hamba-hamba-Nya yang mendamba ampunan, rahmat, ridho, dan cinta-Nya. Bulan dimana ganjaran atas amal ibadah kita dilipatgandakan…
Buat yang mengharap ampunan Alloh, inilah peluang besar kita. Buat yang mengejar gelar taqwa, ini pula saat yang tepat (QS. Al Baqoroh : 183). Lebih-lebih buat yang mendamba cinta dan rahmat-Nya, telah disediakan oleh Alloh satu malam ‘Lailatul Qodr’ yang lebih baik daripada seribu bulan. Betapa pemurahnya Alloh pada hamba-hamba-Nya, berbahagialah mereka yang mendambakan ridho Alloh serta bergegas menyambut bulan penuh barokah ini dengan penuh suka cita.
Mengingat betapa ‘mahalnya’ detik demi detik yang terangkum dalam bulan Ramadhan ini, tak berlebihan rasanya bila umat Islam merancang ‘menu khusus’ untuk mengisi bulan Ramadhan yang berharga ini. Sehingga kita bisa berburu ampunan, rahmat, ridho dan cinta-Nya dengan lebih efektif dan efisien. Lebih afdhol lagi, jika menu tersebut adalah hasil kesepakatan semua anggota keluarga (khususnya yang sudah baligh), sehingga pasca Ramadhan nanti akan terbias bekas-bekas ketaqwaan yang dapat menjadi bekal bagi keluarga tersebut dalam mengarungi hari-hari pada 11 bulan berikutnya.
Pergilah dunia yang menyibukkan, pesta ibadah telah dimulai. Mari menghidupkan Ramadhan, menjadikan rumah kita makin semarak dengan cahaya Al Qur’an…

Menu Ramadhan
Menu yang dimaksud di sini adalah menu ibadah keluarga kita selama Ramadhan. Jika biasanya para ibu merancang menu spesial untuk buka puasa selama bulan Ramadhan, maka untuk menu yang satu ini tentu lebih penting lagi untuk dirancang bukan. Berikut ini adalah rangkaian amal ibadah yang bisa kita jadikan acuan untuk menu spesial ibadah kita selama bulan Ramadhan :
1. Puasa yang baik (dilakukan dengan motivasi karena Alloh)
2. Membaca Al Qur’an dengan penuh kesungguhan
3. Qiyamul Lail (sholat Tarawih)
4. Memperbanyak dzikir, al ma’tsurat, do’a,
dan istighfar
5. Hafalan Al Qur’an/hadist
6. Sholat jamaah di masjid (untuk laki-laki)
7. Membaca buku-buku Islami
8. Sholat Dhuha
9. Sholat Rowatib
10. Shodaqoh
11. I’tikaf
12. Meningkatkan kajian tentang Islam, dll
Akan lebih menarik dan menantang bilamana dari rangkaian ibadah tersebut dibuat target-target yang harus dicapai oleh masing-masing anggota keluarga. Seperti membaca Al Qur’an ditarget minimal 1 juz setiap hari, sehingga di akhir Ramadhan masing-masing anggota keluarga telah mengkhatamkan Al Qur’an setidaknya sebanyak satu kali. Selain itu menu ibadah yang telah disepakati sebaiknya dibuat terperinci dari bangun tidur sampai tidur lagi, dengan demikian ibadah yang dilakukan akan lebih efektif dan efisien.
Agar selalu teringat akan Menu Harian Ramadhan yang telah disepakati, perlu juga dibuat lembar evaluasi yang berisi rangkaian ibadah berikut target-target yang ingin dicapai.
Setelah membuat Menu Harian Ramadhan, maka langkah selanjutnya adalah berusaha menjaga agar semangat beribadah yang telah diazzamkan sejak hari pertama Ramadhan senantiasa terpatri dalam diri kita. Berikut ini ada beberapa tips yang dapat kita terapkan untuk mempertahankan motivasi dan semangat ibadah kita agar senantiasa istiqomah.
Pertama, tidak menunda-nunda dan tidak mudah lelah melaksanakan aktivitas ibadah yang telah disusun. Sekali kita menunda maka akan berdampak pada agenda yang lain, akibatnya banyak agenda kegiatan yang terbengkalai.
Kedua, melakukan evaluasi harian terhadap kegiatan yang telah dilakukan pada hari itu. Mengevaluasi bisa dilakukan ketika menjelang tidur malam. Dengan mengevaluasi kita bisa tahu sejauh mana target yang telah kita susun tercapai, atau jika ada kegiatan yang tidak terlaksana bisa diganti pada hari yang lain. Dengan demikian kita masih berada pada jalur yang telah direncanakan dan berusaha lebih baik pada hari-hari berikutnya.
Ketiga, mengefisienkan kerja pada siang hari dengan tidak terlalu menguras tenaga karena pada malam harinya kita masih akan melakukan ibadah yang padat seperti sholat Tarawih atau Tahajjud. Kondisi badan yang terlalu lelah akan menjadikan kita malas beribadah.
Keempat, mengurangi atau meniadakan aktivitas yang tidak ada hubungannya dengan Ramadhan, aktivitas yang dapat mengganggu nilai ibadah dan puasa itu sendiri.
Kelima, menjaga kualitas makanan yang masuk ketika berbuka dan bersahur. Pada saat berbuka, hindari makan terlalu kenyang atau langsung makan “berat”. Lebih baik saat berbuka makan-makanan yang manis karena mudah sekali dicerna tubuh dan cepat menggantikan kalori yang hilang. Dengan langsung makan berat (baca:nasi) saat berbuka, organ pencernaan akan merasa “kaget” dan tidak siap melakukan tugas yang berat setelah seharian istirahat, akibatnya makanan yang kita makan tidak tercerna dan terabsorbsi dengan maksimal. Pada waktu sahur, usahakan makan makanan yang banyak mengandung protein seperti daging. Tidak makan makanan yang mengandung asam karena dapat mempengaruhi kondisi asam lambung yang berakibat perut perih, sakit dan mual, terutama bagi penderita maag.
Keenam, memperbanyak silaturahim dengan orang-orang yang dapat menambah keimanan dan meningkatkan kualitas puasa kita.
Betapa istimewanya bulan Ramadhan, kita berharap dapat bersama-sama mengisi Ramadhan dengan segala aktivitas yang dapat bernilai ibadah disisi Alloh. Ramadhan hanya datang sekali dalam setahun dan siapakah yang dapat menjamin bahwa kita masih diberi kesempatan oleh Alloh untuk bisa menikmati Ramadhan lagi di tahun yang akan datang. Mungkin saja Ramadhan ini adalah Ramadhan terakhir bagi kita, untuk itu jangan sampai kita lewatkan kesempatan yang berharga ini, janganlah Ramadhan ini lewat dengan sia-sia, tanpa memberikan arti bagi kita, sebagaimana yang dikatakan oleh Rosululloh : “Mereka tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga”.
Wallohu’alam bishowab

Sumber : Agenda Materi Tarbiyah, Tips dan Trik Ramadhan, Adab dan Kiat Mengisi Ramadhan, serta Kiat-Kiat Mengisi Ramadhan

Komentar Saudara !

Saudara bisa menggunakan tags HTML:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Disupport Gravatar. Saudara bisa daftar di Gravatar.