bersama Allah Meraih Takdir Baik
Kali ini redaksi memilih buku terbitan Qultum Media sebagai buku pilihan Februari ini. Judulnya cukup menarik, “Bersama Allah Meraih Takdir Baik.” Dalam buku setebal xii+238 hal dengan dimensi 14×20 cm ini akan dijelaskan bagaimana cara Allah menentukan takdir, cara meraih kesuksesan dan akhir yang husnul khatimah, cara meraih rezeki berlimpah dan sebagainya serta dilengkapi dengan kisah-kisah hikmah.
Pembahasan takdir memang selalu menarik untuk dikupas. Apakah setiap manusia sudah ditetapkan takdirnya oleh Allah sehingga manusia hanya sebagai mahluk yang pasif? Atau manusia berhak menentukan takdirnya, yaitu sebagai makhluk yang proakif menjemput takdir?
Buku ini dimulai dengan penjelasan tentang hakikat takdir, lalu penjelasan rancangan-rancangan takdir manusia, bagaimana meraih takdir yang baik dan sikap yang seharusnya kita lakukan. Di bagian tengah dijelaskan kesuksesan yang pasti akan diraih jika kita menyertakan Alloh dalam kehidupan ini. Demikian pula sebaliknya, kesesatan akan kita temui jika melakukan cara-cara setan. Di bagian penutup disampaikan perintah untuk lebih mendekatkan diri pada Allah dan meningkatkan hubungan baik dengan sesama jika kita menginginkan kehidupan yang baik.
Allah Maha Mengetahui sifat dan kondisi manusia. Allah menetapkan takdir dengan sistem yang telah dibuat dengan sempurna sehingga pasti bisa dilaksanakan oleh manusia.
Lalu bagaimana sistem takdir Allah terhadap manusia dalam meraih hidayah, sukses, ujian, amal baik/buruk, hidup mati dan jodoh, sesuai dalil naqli dan aqli. Bagaimana kita mempersiapkan takdir baik dan bagaimana sikap terbaik dalam menerima takdir tersebut? Dalam buku ini dijelaskan hal tersebut.
Bersama Allah, kita bisa meraih takdir baik. Jika kita mau berihtiar dengan maksimal dan selalu berada pada jalur yang sudah ditetapkan Allah, maka hidup kita akan senantiasa baliagia di dunia dan akhirat. Bersama setan, kita pasti akan menuai takdir buruk. Bisa jadi kita tetap akan merasa senang ketika mengikuti cara setan dalam berusaha, namun pasti akan tersesat.
Ada keunikan dalam buku karangan penulis kelahiran Pasuruan ini. Di bagian akhir buku disertakan semacam “quiz” penilaian takdir dalam kehidupan kita. Apakah kita sudah meraih takdir baik atau malah kita telah menjalani takdir buruk dapat sedikit kita “raba” dengan menjawab sejujurnya quiz tersebut.
Beberapa waktu lalu penulis buku ini yaitu Achmad Su’udi menghubungi redaksi mengabarkan berita baik bahwa sebuah penerbit di Malaysia tertarik menerbitkan buku ini di negaranya. Sebuah isyarat penghargaan kualitas yang diberikan negara jiran terhadap karya penulis kita ini.
Buku ini merupakan referensi menarik bagi pembaca yang ingin mengetahui lebih mendalam bagaimana takdir terjadi atas diri kita dan bagaimana meraih takdir yang baik.
Anda tertarik? Silahkan hubungi Redaksi Majalah Nurul Hayat (031.8783344)



Komentar Saudara !