Home » Bagi-Bagi

Memahami Tujuan Hidup

18 February 2010 No Comment

Masing-masing dari kita pasti pernah berpikir tentang kehidupan ini, misalnya tentang mengapa manusia diciptakan Alloh dengan mulia? Ya, karena sebaik-baik mahluk dan sebaik-baik ciptaan itu adalah manusia. Berbeda dengan hewan, manusia memiliki akal untuk berpikir sedangkan hewan tidak. Itulah yang membedakan kita (manusia) dengan ciptaan Alloh yang lain.
Manusia-pun tidak dapat hidup tanpa bantuan sesamanya. Hal ini diistilahkan manusia disebut sebagai mahluk sosial. Namun dengan berbagai kelebihan tadi terkadang manusia tidak menyadari bahwa sebenarnya ia dilahirkan di dunia ini adalah sebagai makhluk sempurna dan orang-orang pilihan. Manusia kadang juga tidak peduli dengan sesamanya contohnya apabila ada salah seorang teman mengalami kesusahan yang lainnya justru mengabaikannya. Dan ini sangat mungkin terjadi di dunia pekerjaan atau dunia persahabatan. Pengabaian ini dapat menyebabkan kerusakan-kerusakan dan pertengkaran-pertengkaran yang justru merugikan keduabelah fihak.
Maka dari itu janganlah kita menjadi orang yang egois, yaitu sikap mementingkan diri sendiri dibanding kepentingan orang lain, karena sikap yang demikian itu dapat menjadikan orang lain kecewa.
Jadilah orang yang peduli terhadap orang lain. Karena dengan sikap dan kepedulian kita tersebut kita bisa nyaman dalam hidup bermasyarakat atau boleh jadi kita akan lebih disenangi oleh masyarakat di sekitar tempat tinggal kita.
Dilihat dari sisi Agama Islam, sifat sombongpun juga akan mengundang kemurkaan Alloh. Sifat sombong ini sangat dibenci oleh Allah SWT, maka janganlah kita memiliki sifat ini. Di sisi yang lainnya, sikap sombong-pun juga akan berakibat kita dibenci oleh orang-orang yang berada di masyarakat.
Memang sebaiknya seorang manusia harus menghindari sifat sombong namun harus memiliki sikap rendah hati. Jika sifat rendah hati ini dipunyai manusia, maka manusia tersebut dapat meningkatkan kualitas iman dan takwanya kepada Allah SWT.
Orang yang memiliki sikap rendah hati akan menyadari bahwa ia merupakan mahluk yang lemah dan senantiasa membutuhkan pertolongan dari Dzat Yang Maha Besar dan Maha Tinggi. Di dalam hati orang yang memiliki sikap rendah hati pasti dalam menjalani kehidupannya ia akan merasa nyaman dan tentram, karena ia akan senantiasa mendapat rahmat dan karunia dari Allah SWT, Tuhan yang Maha pengasih lagi Maha Penyayang.
Akan tetapi seandainya kita jauh dari Allah maka Rahmat dan karunia Allohpun akan jauh dari kehidupan kita. Sebaliknya jika kita selalu ingat kepada Allah, Allah pun akan dekat kepada kita. mengapa hal ini terjadi? Jawabnya adalah karena Allah itu tergantung perasangka hamba-Nya. Karena itu marilah kita semuanya dan khususnya diri saya sendiri untuk selalu beribadah kepada Allah dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Dan inilah tujuan hidup kita sebenarnya di muka bumi ini, yaitu hanya beribadah dan menyembah padaNya.
Tak ada yang lain selain itu, pilihan baik dan burukpun sebenarnya mencerminkan kita beribadah padaNya atau tidak. Untuk itu marilah kita selalu lebih memahami tujuan hidup yaitu beribadah kepada Allah dan menjauhi larangannya, dua itu saja. Karena hidup adalah pilihan. Yaitu pilihan antara baik dan buruk. Pepatah Inggris mengatakan, “The life is choice between good or bad.”

Komentar Saudara !

Saudara bisa menggunakan tags HTML:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Disupport Gravatar. Saudara bisa daftar di Gravatar.