Home » Archive

Artikel yang ada di " Cermin"

Cermin »

[7 Apr 2010 | No Comment | ]

Memisahkan hati dari materi, bukan berarti kita harus menjauh dari materi dan menjadi seperti kaum pertapa. Kita ini dihidupkan oleh Alloh di alam materi (dunia), karena itu kita butuh yang namanya materi. Kita ini butuh rumah, butuh pakaian, makan dan minum, butuh kendaraan untuk keperluan mobilitas dan kebutuhan-kebutuhan lainnya. Untuk itu orang harus bekerja agar [...]

Cermin »

[18 Feb 2010 | No Comment | ]

Kita akan tersenyum kala nilai rasa tersentuh nuansa bahagia. Sentuhan rasa itu hadir bisa lewat penglihatan atau pendengaran. Banyak momen dalam hidup keseharian yang membuat kita tersenyum. Bersua saudara atau teman kita tersenyum.  Mendengar ucapan lucu kita tersenyum. Melihat tingkah lucu kita tersenyum. Senyum menjadi katarsis atau ungkapan yang mewakili nilai rasa suka hati kita.
Kalau [...]

Cermin, Yuk Belajar Bersama Nuri »

[19 Jan 2010 | One Comment | ]

Jika segenap potensi, usaha, daya upaya dan ilmu sudah dikerahkan secara optimal, ternyata impian hidup berkecukupkan tidak juga tergapai. Maka berbaik sangka adalah muara terbaik satu-satunya. Berbaik sangka kepada Sang Maha Pencipta tentang kondisi yang menimpa kita. Ada garis takdir dari-Nya atas setiap keadaan yang menimpa manusia. Kalaulah kita dipilih dalam keadaan hidup bersahaja, sungguh [...]

Cermin »

[19 Jan 2010 | No Comment | ]

Anak selalu membuat repot orang tua. Siapapun tidak bisa memungkirinya. Meskipun demikian, dengan naluri kasih sayang yang Alloh anugerahkan, orang tua si anak tidak pernah merasa direpotkan. Dari sejak awal kehamilan anak mulai merepotkan ibu.
Perubahan hormon dalam diri Sang Ibu membuat sebagian ibu mulai susah makan dan minum. Bahkan sekedar mencium bau masakan saja terkadang [...]

Cermin »

[24 Dec 2009 | No Comment | ]

Manusia, siapapun dirinya, dalam menerima karunia Alloh dalam bentuk apapun, dapat dikategorikan  dalam tiga golongan. Golongan pertama, yaitu orang yang gembira saat menerima nikmat, bukan karena yang memberi, tetapi gembiranya semata-mata karena kepuasan dan kelezatan hawa nafsunya atas nikmat itu. Golongan ini termasuk orang-orang yang lalai.
Golongan kedua adalah orang yang gembira dengan nikmat karena ia [...]

Cermin »

[24 Nov 2009 | No Comment | ]

Di zaman ini secara obyektif materi menjadi kebutuhan yang amat vital. Sulit membayangkan bisa hidup sejahtera tanpa dukungan kecukupan materi. Sulit membayangkan bisa hidup terhormat dalam pergaulan sosial tanpa dukungan materi. Sulit membayangkan bisa hidup berkualitas tanpa dukungan materi. Tanpa dukungan kecukupan materi, kesulitan demi kesulitan akan selalu akrab menyapa dalam kehidupan sehari-hari. Karena sedemikian [...]

Cermin »

[29 Aug 2009 | No Comment | ]

Ketika fajar Romadhon datang menjelang, langit, bumi dan seluruh isinya bergembira menyambut kedatangannya. Bumi yang kita injak, Udara yang kita hirup. Matahari yang menyinari bumi. Bulan yang berputar mengelilingi matahari. Bintang-bintang dan planet-planet diseluruh jagad raya. Burung-burung yang terbang di angkasa. Binatang yang berjalan dan melata di muka bumi. Pepohonan, gunung, lembah, ngarai. Ikan-ikan [...]

Cermin »

[29 Jun 2009 | One Comment | ]

Tanpa disadari tidak sedikit diantara kita yang mengembangkan pola pikir hitam-putih. Positif dan negatif secara kurang proporsional dalam memandang dan menilai semua fenomena hidup.  Parameter yang digunakan seperti fenomena waktu siang dan malam. Terang dan gelap.
Semua kenyataan hidup yang dirasakan sebagai sesuatu yang kurang menyenangkan, apalagi menyusahkan yang mengalirkan air mata, maka hal itu dipandang [...]

Cermin »

[29 May 2009 | No Comment | ]

Pekerjaan jenis apapun pasti menuntut totalitas pengerahan tenaga dan pikiran. Kalau tidak, maka tidak ada yang namanya selesai tepat waktu, hasil sesuai harapan, kemajuan kerja, produktivitas tinggi, dan raihan kesuksesan seperti yang diharapkan.  Sepanjang hari kerja mulai pagi sampai sore, bahkan ada yang sampai malam, seluruh tenaga dan pikiran tercurah untuk menyelesaikan tugas dan tanggung [...]

Cermin »

[29 Apr 2009 | 3 Comments | ]

Semua mengetahui bahwa taraf kesejahteraan ekonomi ummat Islam boleh dibilang tertinggal di banding ummat-ummat yang lain. Kemiskinan dan keterbelakangan, mayoritas ummat Islam. Aset ekonomi terbesar, dikuasai minoritas anak bangsa diluar Islam. Keadaan ini tentu sebagiannya kurang menguntungkan. Sebagaimana pisau, kalau dipegang ibu rumah tangga untuk keperluan masak, tentu sangat bermanfaat. Tapi jika di tangan penjahat, [...]