Bangun Kembali Musholla Roboh

Bangun Kembali Musholla Roboh

Tak ada angin, tak ada hujan, tiba-tiba Musholla Ar Rahman roboh. Musholla yang terletak di Desa Mediyunan, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro itu roboh pada pukul 1 dini hari. Bagian atap, plafon, dan terasnya berantakan. Penuh dengan puing-puing yang berceceran.

Pak Juki, selaku pengurus musholla hanya bisa pasrah. Meskipun demikian, beliau juga bersyukur, karena robohnya musholla tidak terjadi ketika waktu sholat, sehingga tidak ada korban dari peristiwa ini.

Pak Juki berharap ada pihak yang berpartisipasi untuk membangun kembali musholla yang berdiri di atas tanah wakaf ini. Apalagi musholla ini juga satu-satunya bagi warga setempat. Beliau berharap, Musholla Ar Rahmah bisa segera digunakan lagi untuk sholat, ngaji, dan menjadi tumpuan syiar Islam di wilayah tersebut.

Melihat peristiwa ini, Laznas Nurul Hayat bergerak membantu pembangunan kembali Musholla Ar Rahman. Alhamdulillah, proses pembangunan telah berjalan. Perkembangan terkini, proses pembangunan sudah sampai pada tahap finishing pemasangan keramik.

Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh sahabat sejuk Nurul Hayat yang telah membantu pembangunan kembali Musholla Ar Rahman. Semoga apa yang telah sahabat berikan, menjadi jariyah yang terus mengalir. Aamiin ya Rabbal Alamiin…

Bedah Rumah Tukang Cukur

Bedah Rumah Tukang Cukur

“Saya kasihan sama anak-anak saya. Kalau tidur harus berdesak-desakan. Belum lagi kalau hujan airnya masuk, karena atap bocor. Buat anak belajar juga jadi tidak nyaman,” kata Pak Harun.

Begitulah kekhawatiran Pak Harun atas kondisi rumahnya. Ya, kondisi rumah beliau memang memprihatinkan. Beliau tinggal di rumah yang kondisinya apa adanya. Sempit dan dindingnya hanya terbuat dari anyaman bambu yang saat ini sudah banyak yang berlubang.

Di rumah itu, Pak Harun tinggal bersama istri dan ketiga anaknya. Tiga anak Pak Harun, yang paling besar sudah kelas 6 SD, yang kedua kelas 3 SD dan yang ketiga balita.

Pak Harun pernah kerja ikut orang menjadi tukang cukur selama 12 tahun. Sejak tahun 2019 beliau merintis usaha jasa cukurnya sendiri. Namun belum genap 2 tahun, usahanya tersebut terkena dampak pandemi Covid 19. Keadaan itu membuat beliau tak punya pekerjaan. Padahal ada istri dan tiga anak yang harus beliau hidupi.

Sampai saat ini, Pak Harun masih terus berusaha mendapatkan pekerjaan baru agar bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sedang sang istri bekerja sebagai guru honor SD. Pak Harun sangat ingin memperbaiki rumahnya agar keluarganya bisa tinggal dengan lebih nyaman. Namun apa boleh buat, penghasilan yang ada hanya bisa untuk kebutuhan sehari-hari. Itu pun terkadang masih kurang.

Laznas Nurul Hayat mengajak sahabat sejuk untuk membantu mewujudkan keinginan Pak Harun memberikan tempat tinggal yang lebih nyaman bagi keluarganya. Alhamdulillah, ajakan ini disambut dengan antusias oleh sahabat sejuk.

Bedah rumah Pak Harun pun telah dilaksanakan. Alhamdulillah, pada minggu ketiga September 2022 prosesnya sudah mencapai 80%. InsyaAllah hanya tinggal proses finishing saja dan kemudian akan segera dilakukan peresmian.

Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh sahabat sejuk Nurul Hayat yang telah ikut membantu program Bedah Rumah Pak Harun. Semoga kebaikan yang sahabat sejuk berikan, mendapat sebaik-baik balasan dari Allah Ta’ala. Tak lupa kami juga mohon doa semoga proses finishing rumah Pak Harus diberi kelancaran sehingga beliau dan keluarga bisa segera menempati rumah yang lebih nyaman.

Bantu Pembangunan Atap Masjid Al Jannah

Bantu Pembangunan Atap Masjid Al Jannah

Pandemi Covid 19 di awal tahun 2020 lalu memberikan dampak yang luar biasa untuk segala lini kehidupan kita. Dampaknya bahkan terasa pada kelangsungan pembangunan Masjid.

Adalah Masjid Al Jannah, Sepanjang Kulon, Glenmore, Banyuwangi, yang proses pembangunannya terpaksa belum bisa dilanjutkan karena dampak pandemi Covid 19. Bangunan yang sudah bertembok tinggi tidak bisa dilanjutkan proses pengecorannya karena ketiadaan dana. Sejak pandemi melanda, donasi atau sedekah jariyah untuk pembangunan masjid ini, ikut terhenti.

Masyarakat yang ada di sekitar masjid, prihatin dan hanya bisa maklum dengan situasi ini. Karena dampak pandemi Covid 19 memang begitu luar biasa dirasakan oleh masyarakat Sepanjang Kulon yang sebagian besar bertani dan berdagang.

Kehadiran masjid ini sebenarnya sudah ditunggu dan disambut antusias oleh warga setempat. Musholla di wilayah tersebut tak cukup lagi untuk menampung banyaknya jamaah. Sehingga untuk pelaksanaan ibadah, utamanya ibadah besar semisal sholat Jumat atau sholat Ied, warga harus menempuh jarak yang cukup jauh.

Melihat kondisi ini, Laznas Nurul Hayat menggulirkan campaign untuk membantu melanjutkan kembali pembanguan Masjid Al Jannah. Alhamdulillah, campaign ini disambut dengan antusias oleh sahabat sejuk, sehingga proses pembangunan yang sempat lama terhenti karena dampak pandemi, kini dapat dilanjutkan kembali. Situasi terkini, saat tim Nurul Hayat berada di lokasi untuk penyaluran sedekah jariyah, terlihat panitia telah menyiapkan begesting dan bahan untuk pengecoran atap masjid.

Kami mewakili panitia pembangunan dan warga sekitar Masjid Al Jannah Glenmore, mohon doa agar pembangunan masjid berjalan lancar. Tak lupa kami juga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada sahabat sejuk yang telah berpartisipasi dalam program ini. Semoga Allah membalas kebaikan sahabat semua dengan kebaikan yang berlipat ganda. Aamiin ya Rabbal Alamiin..

Khitan Ceria untuk Adik-adik Dhuafa di Semarang

Khitan Ceria untuk Adik-adik Dhuafa di Semarang

Dalam ajaran Islam, setiap anak laki-laki yang sudah aqil baligh wajib hukumnya untuk dikhitan. Namun, masih banyak ditemukan anak-anak yang kesulitan untuk melaksanakan khitan karena kendala dana.

Dari fenomena inilah Laznas Nurul Hayat Semarang menghadirkan program khitan ceria. Program ini sudah menjadi agenda rutin Nurul Hayat Semarang.

Tahun lalu (2021) kami mengajak 150 anak untuk dikhitan. Tahun ini menjelang momen libur sekolah, kami kembali mengadakan khitan ceria untuk adik-adik yang berasal dari keluarga tidak mampu yang ada di sekitaran Kota Semarang.

Agenda khitan ceria tahun ini, dilaksanakan pada akhir Juni 2022.  Bekerja sama dengan Klinik IBL, khitan ceria 2022 diikuti oleh 118 anak. Anak-anak ini dikhitan menggunakan metode klamp sehingga minim rasa sakit  dan bisa segera beraktivitas seperti biasa tak lama setelah dikhitan.

Selain bisa khitan secara gratis, peserta juga mendapatkan bingkisan berupa uang saku, sarung, dan kaos khitan ceria.

Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh sahabat sejuk Nurul Hayat yang telah mendukung program khitan ceria ini. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan limpahan keberkahan kepada sahabat sejuk semua. Aamiin ya Rabbal Alamiin..

Peresmian Wakaf Sumur untuk Pondok Pesantren

Peresmian Wakaf Sumur untuk Pondok Pesantren

Pondok Pesantren Darul Amanah Bedono terletak di Dusun Wawar Lor, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Semarang. Pondok Pesantren ini dihuni oleh kurang lebih 200 santri. Saat ini pesantren ini juga sedang dalam proses pengembangan bangunan karena jumlah santrinya terus bertambah.

Pondok Pesantren Darul Amanah mengalami kendala ketersediaan air bersih. Ya, karena posisinya yang berada di atas bukit, membuat pondok ini kesulitan mendapatkan air.

Saat dilakukan pemeriksaan geolistrik, di sekitar bangunan pesantren tidak ditemukan sumber air. Bahkan terindikasi water loss karena faktor kondisi alam sekitar. Atas persetujuan ketua yayasan, pengurus pesantren dan didukung oleh warga sekitar, dilakukan pegecekan geolistrik lanjutan di rumah ketua yayasan. Alhamdulillah di sini ditemukan lapisan tanah yang mengandung banyak air.

Sayangnya, lokasi titik pengeboran dan bangunan pesantren terpaut jarak yang cukup jauh, yakni kurang lebih 250 meter dengan ketinggian sekitar 30 meter. Untuk mengatasi kendala ini harus dipasang pipa paralon panjang agar air dapat dialirkan ke lokasi pesantren.

Laznas Nurul Hayat Semarang dengan dukungan dari sahabat sejuk Nurul Hayat membantu pembuatan sumur bor untuk Ponpes Darul Amanah Bedono.

Alhamdulillah, pada bulan Agustus 2022, sumur tersebut sudah tuntas dikerjakan. Sumur ini memiliki kedalaman 92 meter, dengan debit air mencapai 3 kubik per jam. Untuk dana pembuatan, sejumlah Rp 78.000.000.

Beberapa waktu yang lalu juga sudah dilaksanakan acara peresmian wakaf sumur bor ini. Oleh pihak pondok, acara dikemas menyerupai sesi upacara. Ada sesi sambutan, doa bersama, penandatanganan prasasti wakaf sumur, hingga bermain air bersama para santri.

Ketika sesi bermain air, terlihat jelas keceriaan para santri dan pengurus ponpes. Mereka terlihat bahagia akhirnya mendapatkan sumber air setelah 2 kali gagal membuat sumur sendiri.

“Kami atas nama pengurus, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur Yayasan Nurul Hayat Semarang. Mudah-mudahan sumur bor ini bisa bermanfaat untuk sarana berwudhu, sarana beribadah, sarana kesehatan dan kebersihan. Kami berdoa semoga seluruh donatur Nurul Hayat diberikan panjang umur, diberikan kesehatan, diberikan rezeki yang lapang dan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah Ta’ala,” ucap Pak Mustafidzin selaku pimpinan Ponpes Darul Amanah Bedono. “Kepada para donatur yang telah membantu program wakaf sumur bor ini, kami sampaikan ribuan terima kasih. Semoga dalam setiap tetes airnya, ada aliran pahala yang terus mengalir kepada para donatur semua,” imbuh Pak Arfanu Romlan, Kepala Cabang Nurul Hayat Semarang.

Gotong Royong Masjid Ring Road Tuban

Gotong Royong Masjid Ring Road Tuban

Diresmikannya Ring Road/jalur lingkar selatan Tuban, akan banyak memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Mulai dari bertambahnya kemudahan dalam bertransportasi, hingga peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.

Namun hadirnya jalan sepanjang 13 Km tersebut terasa kurang lengkap karena ada satu fasilitas publik yang sangat penting yang belum tersedia, yakni tempat ibadah untuk para pengguna jalur ini dan para musafir.

Melihat belum adanya masjid di jalur ini, seorang dermawan, didukung oleh warga sekitar jalur lingkar selatan, sudah dua tahun ini berinisiatif membangun masjid. Masjid ini sendiri posisi tepatnya berada di Dusun Bunder, Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Tuban, Jawa Timur.

Hadirnya masjid di Ring Road Tuban ini tentu sangat penting. Karena selain sebagai sarana beribadah, masjid ini juga bisa menjadi tempat istirahat sejenak bagi para pengguna jalan yang melintasi jalur ini.

Laznas Nurul Hayat mendukung pembangunan masjid yang merupakan satu-satunya masjid yang ada di area Ring Road Tuban ini. Campaign digulirkan untuk membantu pembangunan. Campaign ini sendiri sudah berjalan selama tiga bulan dan masih terus berlanjut.

Sedang untuk progres pembangunan, hingga akhir bulan September 2022, dapat kami sampaikan bahwa saat ini pembangunan difokuskan di pengerjaan atap dan lantai yang proses pengerjaannya sudah mencapai 70%.

Bagi sahabat sejuk Nurul Hayat yang ingin membantu pembangunan masjid ini, kesempatan masih terbuka lebar. Masih ada tahap berikutnya yang akan dikerjakan dan masih membutuhkan dukungan dana/material yaitu pembangunan tempat wudhu, kusen dan daun pintu/jendela.

Terima kasih kami ucapkan atas dukungan dari sahabat sejuk semua. Mohon doa dan support agar masjid ini segera selesai dan bisa segera dimanfaatkan.

Gotong royong bantu pendirian Masjid Ring Road klik tautan ini. Informasi lebih lanjut bisa klik tautan ini.

Rombong Berkah untuk Marbot Masjid

Rombong Berkah untuk Marbot Masjid

Abdul Latif merupakan seorang marbot masjid. Kesehariaannya, beliau abdikan untuk masjid. Sedang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, beliau membuka warung kopi dan cilok ala kadaranya, dengan rombong yang dipinjami oleh salah satu jamaah masjid tempat beliau mengabdi.

Saat Nurul Hayat mengunjungi beliau, pria yang oleh masyarakat sekitar akrab disapa Ustadz Latif ini menuturkan bahwa beliau ingin sekali dagangannya diminati banyak orang. Beliau ingin rombong yang rapi dan menarik bagi pembeli agar warung kopi dan ciloknya bisa berkembang lebih baik.

Laznas Nurul Hayat mengajak sahabat sejuk untuk mewujudkan keinginan Ustadz Latif. Alhamdulillah, ajakan ini mendapat sambutan yang sangat antusias.

Beberapa waktu yang lalu, Laznas Nurul Hayat telah resmi menyerahkan sebuah rombong untuk Ustadz Latif. Selain rombong, kami serahkan juga kepada beliau beberapa alat dan bahan untuk semakin mengembangkan usahanya.

Alhamdulillah, beliau sangat senang dengan bantuan dari sahabat sejuk ini. Senyum sumringah tak henti-hentinya mengembang di wajah beliau.

Terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada seluruh sahabat sejuk Nurul Hayat yang telah mendukung program ini. Semoga dengan rombong baru ini, usaha Ustadz Latief dapat semakin maju sehingga kesejahteraan keluarga beliau ikut meningkat. Semoga juga apa yang telah sahabat sejuk berikan mendapat sebaik-baik balasan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Aamiin ya Rabbal Alamiin..

Bangun Musholla Galvalum Al Muttaqin

Bangun Musholla Galvalum Al Muttaqin

Musholla Al Muttaqin terletak di Dusun Banduarjo, Desa Sumber Petung, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kondisi musholla ini memprihatinkan. Bangunan musholla sudah tidak kokoh lagi karena faktor usia.

Warga setempat memutuskan merobohkan musholla untuk dibangun ulang. Agar lebih nyaman untuk beribadah. Setelah musholla rata dengan tanah, warga mulai membangun ulang mushola Al Muttaqin. Namun karena keterbatasan dana, warga hanya bisa membuat pondasi dan dinding setinggi satu meter.

Laznas Nurul Hayat bergerak membantu keinginan warga Dusun Banduarjo untuk membangun ulang musholla mereka. Pembangunan akan dibantu dengan konsep semi permanen. Menggunakan galvalum dan partisi kalsiboard. Untuk rangka atap menggunakan baja ringan. Sedangkan atap menggunakan spandex. Kemudian di-finishing dengan kubah kecil. Seperti musholla yang telah kami bangun di Kalirejo, Kalipare, Malang.

Perkembangan terkini, pembangunan Musholla Galvalum Al Muttaqin sudah dimulai sedikit demi sedikit. Alhamdulillah, pihak toko bangunan bersedia memberikan bantuan dengan mengirimkan bahan-bahan terlebih dahulu. Dengan demikian, proses pengukuran dan setting untuk rangka galvalum pun bisa dikerjakan sedikit demi sedikit dengan bantuan warga.

Kami mewakili warga Dusun Banduarjo, Desa Sumber Petung, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas doa, dukungan, dan donasi dari sahabat sejuk semua. Semoga apa yang kita ikhtiarkan ini dapat membawa keberkahan untuk kita semua.

Sahabat Yatim Eduwisata ke Taman Safari Prigen

Sahabat Yatim Eduwisata ke Taman Safari Prigen

Musim libur sekolah, bagi sebagian anak merupakan waktunya bertamasya. Namun bagi sebagian yang lain, misalnya adik-adik yatim, hingga waktu libur telah usai pun, belum tentu  mereka punya kesempatan untuk menikmati serunya berwisata.

Ya, bagi adik-adik yatim, bertamasya adalah sesuatu yang jarang bisa mereka rasakan. Kesehariannya, mereka lebih banyak bersama sang Bunda yang mengasuh dan mendidik mereka dengan segala keterbatasan.

Melihat kondisi tersebut, Laznas Nurul Hayat yang memiliki adik-adik yatim binaan, ingin mengajak mereka untuk merasakan  serunya liburan. Pada bulan September 2022 Laznas Nurul Hayat mengajak adik-adik yatim untuk berlibur dan merasakan serunya eduwisata di Taman Safari Prigen, Jawa Timur.

Sahabat Yatim Eduwisata ke Taman Safari Prigen

Alhamdulillah, berkat dukungan dari sahabat sejuk, keinginan Laznas Nurul Hayat untuk mengajak adik-adik yatim berwisata bisa terlaksana. Sabtu, 17 September 2022, adik-adik yatim bisa menikmati berbagai keseruan yang ada di Taman Safari Prigen.

Keceriaan dan kebahagiaan tampak di wajah mereka. Senyum dan tawa tak henti-hentinya mereka tunjukkan. Mereka bercerita, sebelumnya mereka belum pernah sama sekali eduwisata ke Taman Safari Prigen. Alhamdulillah kini kegiatan wisata yang mereka inginkan bisa terwujud. Mereka bisa melihat berbagai macam satwa hingga bermain di berbagai wahana permainan yang ada di Taman Safari Prigen.

Terima kasih kami ucapkan kepada sahabat sejuk yang telah mengukir senyuman adik-adik yatim binaan Nurul Hayat. Semoga apa yang sahabat berikan mendapatkan sebaik-baik balasan dari Allah Ta’ala. Aamiin ya Rabbal Alamiin..

Bantu Bu Dyah Sembuh dari Kanker Serviks

Bantu Bu Dyah Sembuh dari Kanker Serviks

Namanya Dyah. Sehari-hari bekerja sebagai pengajar adik-adik berkebutuhan khusus di AGCA Center Kota Kediri. Bu Dyah telah berpisah dengan sang suami. Beliau menjadi single parent dengan dua anak. Anak pertama kerja di angkringan. Sedangkan anak kedua masih duduk di bangku SMA.

Bu Dyah saat ini tengah diuji dengan sakit kanker serviks. Awal mulanya, beliau mengalami pendarahan hebat pada bagian kewanitaan. Begitu hebat pendarahan itu sampai Bu Dyah lemas dan mau pingsan. Akibatnya beliau harus transfusi darah karena HB sangat rendah. Ketika itu masih dirawat di RS Bayangkara Kota kediri.

Setelah hasil biopsi keluar, ternyata Bu Dyah mengidap kanker serviks stadium tiga. Untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut, beliau akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar Malang.

Hasil pemeriksaaan awal, beliau diharuskan menjalani penyinaran sebanyak 25 kali. Fungsinya, untuk menghentikan pendarahan dan memperkecil sel kanker. Penyinaran ini dilakukan jika kondisi tubuh beliau baik. Terutama ketika tekanan darah beliau normal. Setelah penyinaran selesai, akan dilanjutkan tindakan berikutnya yakni kemoterapi. Fungsinya untuk menghilangkan sel-sel kanker. Untuk biaya pemeriksaan dan tindakan medis tersebut, dicover BPJS KIS.

Saat ini Bu Dyah sedang tidak ada pemasukan. Putranya yang bekerja di angkringan juga sering tidak masuk kerja karena harus menemani beliau ketika berobat di Malang. Kini, beliau hanya mengandalkan pemberian dari keluarga. Itu pun kadang ada kadang tidak.

Yang paling dibutuhkan Bu Dyah saat ini adalah pampers dan biaya hidup ketika periksa di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang. Beliau memakai pampers karena masih sering keluar cairan seperti keputihan. Keluhan lain, terkadang beliau merasakan nyeri di perut.

Beberapa waktu yang lalu, Nurul Hayat Kediri menjenguk Bu Dyah di kediamannya, Rusunawa Kelurahan Dandangan, Kota Kediri. Kabar terkini per 14 September 2022, alhamdulillah Bu Dyah sudah menjalani penyinaran sebanyak 30 kali. Hasilnya, kanker sudah mengecil.

Tahap berikutnya, beliau akan menjalani proses kemoterapi. Untuk waktunya sedang dalam penjadwalan pihak rumah sakit. Setelah proses kemoterapi, nantinya Bu Dyah juga akan menjalani proses operasi. Operasi ini dilakukan karena beliau masih mengalami nyeri dan pendarahan, meskipun tidak separah dulu.

Mewakili keuarga Bu Dyah, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada sahabat sejuk Nurul Hayat yang telah mendukung proses berobat beliau. Semoga kebaikan sahabat dibalas berlipat ganda oleh Allah Ta’ala.

Tak lupa kami juga mohon doa semoga Bu Dyah segera diberi kesembuhan sehingga bisa segera kembali beraktivitsa seperti sedia kala. Aamiin ya Rabbal Alamiin..

KANTOR PUSAT

  • Perum IKIP Gunung Anyar Blok B-48 Surabaya (Maps)
  • cs@nurulhayat.org

Platform donasi Yayasan Nurul Hayat, klik aja zakatkita.org

PUBLIKASI

  • Majalah
  • Event
  • Laporan Publik
  • Laporan Situasi
  • Berita

GABUNG

  • Relawan
  • Karir
  • Mitra Kami
  • Ajukan Program

LAYANAN

  • Zakat
  • Infaq
  • Sedekah
  • Kalkulator Zakat
  • Layanan Lainnya

INFORMASI

  • Kantor Cabang
  • FAQ

Copyright © 2001-2021 Yayasan Nurul Hayat Surabaya