Cara Menghitung Zakat Penghasilan

Cara Menghitung Zakat Penghasilan

Cara Menghitung Zakat Penghasilan itu berdasarkan penghasilan bruto atau netto? Perlu diketahui terlebih dahulu bahwa zakat penghasilan atau zakat profesi ( al mal al- mustafad ) adalah zakat yang dikenakan pada setiap pekerjaan atau keahlian professional tertentu, baik yang dilakukan sendirian maupun bersama orang/ lembaga lain, yang mendatangkan penghasilan ( uang ) halal yang memenuhi nisab ( batas minimum untuk wajib zakat ). Contohnya adalah pejabat pemerintah, pegawai negeri atau swasta, dokter, konsultan, advokat, artis, selebgram, youtuber, dosen, guru dan sejenisnya.

Hukum zakat penghasilan ulama’ fiqh berbeda pendapat. Mayoritas ulama’ Madzhab empat tidak mewajibkan zakat penghasilan pada saat menerima kecuali sudah mencapai nisab dan setahun ( haul ). Namun para ulama’ mutaakhirin seperti Syekh Abdur rahman Hasan, Syeh Muhammad Abu Zahro, Syekh Abdul Wahhab Khallaf, Syekh Yusuf Al- Qardlowi, Syekh Wahbah Az- Zuhaili, hasil kajian majma’ fiqh dan fatwa MUI Nomor 3 tahun 2003 menegaskan bahwa : zakat penghasilan itu hukumnya Wajib.

Hal ini mengacu pada pendapat sebagian sahabat ( Ibnu Abbas, Ibnu Mas’ud, dam Mua’wiyah), Tabiin ( Az- Zuhri, Al- Hasan Al- Bashri, dan Makhul ) juga pendapat Umar bin Abdul Aziz dan beberapa ulam’ fiqh lainnya ( Al-fiqh al- Islam wa adillatu, 2/ 866 ).

Juga berdasarkan firman Allah SWT: “ … ambillah olehmu zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka ……( QS. Al- Taubah. 9:103 )

Jika kita mengikuti pendapat ulama’ yang mewajibkan zakat penghasilan, lalu bagaimana cara mengeluarkannaya. Dikeluarkan pengahsilan kotor ( Bruto ) atau penghasilan bersih ( Netto)? Baik sebelum itu simak dulu syarat seseorang berzakat dan Cara Mengeluarkan zakat penghasilan.

Syarat Seseorang Berzakat

Jika seseorang memenuhi syarat berikut ini maka wajib hukumnya untuk mengeluarkan zakat:

  1.  Islam
  2.  Merdeka
  3.  Berakal dan baligh
  4.  Hartanya memenuhi nisab

Cara Mengeluarkan Zakat Penghasilan

Dalam buku fiqh zakat karya Dr. Yusuf al-Qardlawi. Bab zakat profesi dan penghasilan, dijelaskan tentang cara mengeluarkan zakat penghasilan ada tiga cara, diantaranya:

Zakat Dihitung dari Penghasilan Bruto

Yaitu mengeluarkan zakat penghasilan kotor. Artinya, zakat penghasilan yang mencapai nisab 85 gram emas dalam jumlah setahun ( nisab menurut Prof. Dr. Yusuf al- Qardlowi ), dikeluarkan 2,5 % langsung ketika menerima sebelum dikurangi apapun. Jadi kalau dapat gaji atau honor dan penghasilan lainnya dalam sebulan mencapai 2 juta X 12 bulan = 24 juta, berarti dikeluarkan langsung 2,5% dari 2 juta tiap bulan= 50 ribu atau dibayar diakhir tahun = 600 ribu. Hal ini berdasarkan pendapat Az- Zuhri dan ‘ Auzai’, beliau menjelaskan : “ bila seorang memperoleh penghasilan dan ingin membelanjakan sebelum bulan wajib zakat  datang, maka hendaknya ia segera mengeluarkan zakat itu terlebih dahulu dari membelanjakannya “ ( ibnu Abi Syaibah, Al- mushannif. 4/ 30 ).

Dan juga menqiyaskan dengan beberapa harta zakat yang langsung dikeluarkan tanpa dikurangi apapun, seperti zakat ternak, emas perak, ma’dzan dan rikaz.

Zakat Setelah Dipotong Operasional Kerja

Yaitu setelah menerima penghasilan gaji atau honor, maka dipotong dahulu dengan biaya operasional kerja. Contonnya, seorang yang mendapat gaji 2 juta sebulan, dikurangi biaya  transport dan konsumsi harian di tempat kerja sebanyak Rp. 500 ribu. Sisa Rp. 1.500.000, maka zakatnya dikeluarkan 2,5 % dari Rp. 1.500.000,- yaitu Rp. 37.500,-.

Hal ini menganalogikan dengan zakat hasil bumi dan kurma serta sejenisnya. Bahwa biaya dikeluarkan lebih dahulu baru zakat dikeluarkan dari sisanya. Ini adalah pendapat ‘ Atho’ dan lainnya. Dari itu zakat hasil bumi ada perbedaan prosentase zakat antara yang diairi dengan hujan yaitu 10% dan melalui irigasi 5%.

Zakat Dihitung dari Penghasilan Netto atau Zakat bersih

Yaitu mengeluarkan zakat dari harta yang masih mencapai nisab setelah dikurangi untuk kebutuhan pokok sehari- hari, baik pangan, papan, hutang dan kebutuhan pokok lainnya untuk keperluan dirinya, keluarga dan yang menjadi tanggungannya. Jika penghasilan setelah dikurangi kebutuhan pokok masih mencapai nisab, maka wajib zakat. Tapi kalau tidak mencapai nisab maka tidak wajib zakat, karena dia bukan termasuk Muzakki ( orang yang wajib zakat ) bahkan menjadi mustahiq ( orang yang berhak menerima zakat ) karena sudah menjadi miskin dengan tidak cukupnya penghasilan terhadap kebutuhan pokok sehari- hari.

Hal ini berdasarkan hadist riwayat imam Al- bukhori dari Hakim bin Hizam bahwa Rasullah SAW bersabda “ … dan paling baiknya zakat itu dikeluarkan dari kelebihankebutuhan…”. ( lihat Dr. Yusuf Al- Qardlawi. Fiqh zakat. 486 ).

KESIMPULAN

Seorang yang mendapatkan penghasilan halal dan mencaoai nisab ( 85 gram emas ) wajib mengeluarkan zakat 2,5%. Boleh dikeluarkan setiap bulan atau akhir di akhir tahun. Sebaiknya zakat dikeluarkan dari penghasilan kotor sebelum dikurangi kebutuhan yang lain. Ini lebih utama ( Afdhal ) karena khawatir ada harta yang wajib zakat tapi tidak dizakati, tentu akan mendapatkan azab Allah baik di dunia dan di akhirat. Juga penjelasan Ibnu Rusdy bahwa zakat itu Ta’bbudi ( pengabdian kepada Allah SWT ) bukan hanya hak mustahiq. Tapi ada juga sebagian ulama’ yang memperbolehksn sebelum dikeluarrkan zakat dikurangi dahulu biaya operasional kerja atau kebutuhan pokok sehari – hari.

Semoga dengan zakat, harta menjadi bersih, berkembang, berkah, bermanfaat dan menyelamatkan pemiliknya dari siksa Allah SWT, Amiin ya mujibassailin. Wallahu ‘Alam

Cara Menghitung Zakat Mudah Via Online

Banyak lembaga amil zakat yang menyediakan platform hitung zakat secara online, mudah, praktis dan insyaaAllah sesuai dengan syariat islam. Salah satunya Lembaga Amil Zakat Nurul Hayat menyediakan platform kalkulator zakat, KLIK AJA : ZAKATKITA.ORG

Kajian Tematik Spesial Bersama Ustadz Salim A. Fillah

Kajian Tematik Spesial Bersama Ustadz Salim A. Fillah

Dalam rangka memperingati HUT kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76, Nurul Hayat Zakat Kita menyelenggarakan kajian tematik spesial bulan kemerdekaan dengan tema: “Ibrah Pahlawan di Tengah Ujian”. Kajian spesial ini diisi oleh sosok yang spesial pula, beliau adalah Ustadz Salim A. Fillah, pengasuh majelis Jejak Nabi dan penulis buku-buku Islami best seller.

Kajian tematik spesial bulan kemerdekaan ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 28 Agustus 2021. Acara ini dilaksanakan secara daring melalui zoom. Alhamdulillah, 344 peserta tercatat mengikuti kajian ini dengan penuh khidmat.

Acara  dimulai pukul 13.00 WIB. Sebagai pemandu jalannya acara, adalah Rifai Hatala. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh ananda Fazli Mawla Pasha, yang merupakan santri SMA Khairunnas, Nurul Hayat. Setelah pembacaan ayat suci Al-Quran,  Rifai Hatala selaku MC mengenalkan profil Ustadz Salim A. Fillah sekaligus menyapa beliau.

Kajian tematik spesial

Sampailah kemudian pada puncak acara yaitu pemaparan kajian tematik “Ibrah Pahlawan di Tengah Ujian”. Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Salim A. Fillah banyak memaparkan kisah-kisah perjuangan para pahlawan  dan para ulama. Kisah-kisah yang sangat menarik, yang menyimpan banyak hikmah untuk kita semua. Pemaparan materi  dari Ustadz Salim A. Fillah ini berjalan kurang lebih selama satu jam.

Kajian tematik spesial

Setelah pemaparan materi, acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan pertanyaan-pertanyaan dari para peserta yang masuk di kolom chat. Tanpa menunggu lama, Ustadz Salim A. Fillah pun langsung merespon pertanyaan-pertanyaan dari para peserta tersebut.

Sekira pukul 14.30 WIB, acara telah sampai pada bagian akhir. Sebelum acara ditutup, Ustadz Salim A. Fillah menyampaikan kesimpulan dari kajian dan kemudian memimpin doa.

Terima kasih, kami ucapkan kepada semua sahabat sejuk yang telah mengikuti kajian tematik spesial bulan kemerdekaan “Ibrah Pahlawan di Tengah Ujian” ini. Semoga ilmu yang kita dapatkan dari kajian ini dapat bermanfaat untuk kehidupan kita. Semoga pula, hikmah dan keteladanan dari para pahlawan, dapat menjadi bekal bagi kita semua untuk menghadapi masa yang penuh dengan ujian ini. Amiin ya Rabbal Alamiin..

Zakat Mal

Zakat Mal

Zakat Mal adalah jenis zakat yang dikeluarkan dari hasil barang yang dimiliki, disimpan, atau dikuasai. Menurut bahasa (lughat), harta adalah segala sesuatu yang diinginkan sekali sekali oleh manusia untuk memiliki, memanfaatkan dan menyimpannya. Menurut syar’a, harta adalah segala sesuatu yang dapat dimiliki (dikuasai) dan dapat digunakan (dimanfaatkan) menurut ghalibnya (lazim).

Sesuatu dapat disebut dengan maal (harta) apabila memenuhi 2 (dua) syarat, yaitu:
a. Dapat dimiliki, disimpan, dihimpun, dikuasai
b. Dapat diambil manfaatnya sesuai dengan ghalibnya. Misalnya rumah, mobil, ternak, hasil pertanian, uang, emas, perak, dll.

Syarat Harta Wajib Zakat Mal

  • A. Milik Penuh (Almilkuttam)
    Yaitu : harta tersebut berada dalam kontrol dan kekuasaanya secara penuh, dan dapat diambil manfaatnya secara penuh. Harta tersebut didapatkan melalui proses pemilikan yang dibenarkan menurut syariat islam, seperti : usaha, warisan, pemberian negara atau orang lain dan cara-cara yang sah. Sedangkan apabila harta tersebut diperoleh dengan cara yang haram, maka zakat atas harta tersebut tidaklah wajib, sebab harta tersebut harus dibebaskan dari tugasnya dengan cara dikembalikan kepada yang berhak atau ahli warisnya.
  • B. Berkembang

    Yaitu : harta tersebut dapat bertambah atau berkembang bila diusahakan atau mempunyai potensi untuk berkembang.

  • C. Cukup Nishab

    Artinya harta tersebut telah mencapai jumlah tertentu sesuai dengan ketetapan syara’. sedangkan harta yang tidak sampai nishabnya terbebas dari Zakat

  • D. Lebih Dari Kebutuhan Pokok (Alhajatul Ashliyah)

    Kebutuhan pokok adalah kebutuhan minimal yang diperlukan seseorang dan keluarga yang menjadi tanggungannya, untuk kelangsungan hidupnya. Artinya apabila kebutuhan tersebut tidak terpenuhi yang bersangkutan tidak dapat hidup layak. Kebutuhan tersebut seperti kebutuhan primer atau kebutuhan hidup minimum (KHM), misal, belanja sehari-hari, pakaian, rumah, kesehatan, pendidikan, dsb.

  • E. Bebas Dari Hutang

    Orang yang mempunyai hutang sebesar atau mengurangi senishab yang harus dibayar pada waktu yang sama (dengan waktu mengeluarkan zakat), maka harta tersebut terbebas dari zakat.

  • F. Berlalu Satu Tahun (Al-Haul)

    Maksudnya adalah bahwa pemilikan harta tersebut sudah belalu satu tahun. Persyaratan ini hanya berlaku bagi ternak, harta simpanan dan perniagaan. Sedang hasil pertanian, buah-buahan dan rikaz (barang temuan) tidak ada syarat haul.

Harta(Maal) yang Wajib Zakat Mal

  1. Emas Dan Perak

    Emas dan perak merupakan logam mulia yang selain merupakan tambang elok, juga sering dijadikan perhiasan. Emas dan perak juga dijadikan mata uang yang berlaku dari waktu ke waktu. Islam memandang emas dan perak sebagai harta yang (potensial) berkembang. Oleh karena syara’ mewajibkan zakat atas keduanya, baik berupa uang, leburan logam, bejana, souvenir, ukiran atau yang lain.
    Termasuk dalam kategori emas dan perak, adalah mata uang yang berlaku pada waktu itu di masing-masing negara. Oleh karena segala bentuk penyimpanan uang seperti tabungan, deposito, cek, saham atau surat berharga lainnya, termasuk kedalam kategori emas dan perak. sehingga penentuan nishab dan besarnya zakat disetarakan dengan emas dan perak.
    Demikian juga pada harta kekayaan lainnya, seperti rumah, villa, kendaraan, tanah, dll. Yang melebihi keperluan menurut syara’ atau dibeli/dibangun dengan tujuan menyimpan uang dan sewaktu-waktu dapat di uangkan. Pada emas dan perak atau lainnya yang berbentuk perhiasan, asal tidak berlebihan, maka tidak diwajibkan zakat atas barang-barang tersebut.

  2. Binatang Ternak

    Hewan ternak meliputi hewan besar (unta, sapi, kerbau), hewan kecil (kambing, domba) dan unggas (ayam, itik, burung).

  3. Hasil Pertanian

    Hasil pertanian adalah hasil tumbuh-tumbuhan atau tanaman yang bernilai ekonomis seperti biji-bijian, umbi-umbian, sayur-mayur, buah-buahan, tanaman hias, rumput-rumputan, dedaunan, dll.

  4. Harta Perniagaan

    Harta perniagaan adalah semua yang diperuntukkan untuk diperjual-belikan dalam berbagai jenisnya, baik berupa barang seperti alat-alat, pakaian, makanan, perhiasan, dll. Perniagaan tersebut di usahakan secara perorangan atau perserikatan seperti CV, PT, Koperasi, dsb.

  5. Ma-din dan Kekayaan Laut

    Ma’din (hasil tambang) adalah benda-benda yang terdapat di dalam perut bumi dan memiliki nilai ekonomis seperti emas, perak, timah, tembaga, marmer, giok, minyak bumi, batu-bara, dll. Kekayaan laut adalah segala sesuatu yang dieksploitasi dari laut seperti mutiara, ambar, marjan, dll.

  6. Rikaz

    Rikaz adalah harta terpendam dari zaman dahulu atau biasa disebut dengan harta karun. Termasuk didalamnya harta yang ditemukan dan tidak ada yang mengaku sebagai pemiliknya.

Zakat Mal Secara Online

Pandemi Covid-19 yang terjadi di negara mayoritas muslim seperti Indonesia mengubah beberapa transaksi ekonomi menjadi digital, salah satunya zakat mal. Niat dan akad muzakki jadi syarat sah utama dalam berzakat.

Sementara itu, akad jabat tangan secara langsung bukan bagian dari syarat sah. Dengan demikian, semua tergantung niat zakat yang diucapkan dalam hati. Zakat mal online tetap sah tanpa akad yang terlihat langsung.

LAZNAS Nurul Hayat menyediakan platform Bayar Zakat dengan mudah via online.

KLIK AJA: ZAKATKITA.ORG

Sedekah Subuh Online Mudah Cepat Tepat Sasaran

Sedekah Subuh Online Mudah Cepat Tepat Sasaran

Sedekah Subuh – adalah kegiatan berbagi, mengeluarkan harta untuk kebaikan bagi mereka yang membutuhkan, dan mengeluarkan harta di jalan Allah yang waktunya dilakukan setelah melaksanakan sholat Subuh sebelum matahari terbit.

Sedekah sebenarnya tidak harus terpaku pada waktu tertentu maupun hari tertentu. Waktu-waktu yang dilakukan untuk bersedekah itu sama baiknya. Tidak terkecuali dengan bersedekah di waktu subuh, yaitu sedekah subuh.

Keistimewaan bersedekah di waktu subuh adalah malaikat yang turun ke bumi akan segera mendoakan orang yang bersedekah tersebut. Sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan Imam al-Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, beliau berkata:

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيْهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُوْلُ أَحَدُهُمَا: اَللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا. وَيَقُوْلُ اْلآخَرُ: اَللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

Artinya: “Setiap awal pagi saat matahari terbit, Allah menurunkan dua malaikat ke bumi. Lalu salah satu berkata: ‘Ya Allah, berilah karunia orang yang menginfakkan hartanya. Ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya karena Allah.’ Malaikat yang satu berkata: ‘Ya Allah, binasakanlah orang-orang yang bakhil.”

Syekh Ali Jaber juga pernah mengatakan bahwa resep dari amalannya adalah sedekah subuh. Beliau menekankan hal yang sama bahwa sedekah subuh memiliki keutamaan yang luar biasa sebab setiap waktu subuh tugas yang diberikan Allah pada malaikat yang turun saat itu hanyalah untuk mendoakan orang yang berinfak di waktu subuh.

Cara Allah SWT mengganti rezeki yang diinfakkan dengan menggantinya dalam jumlah berlipat atau melebihi angka yang kita keluarkan. Adapun berikut ini merupakan cara-cara untuk melakukan sedekah subuh.

Cara Melakukan Sedekah Subuh

1. Mengisi kotak amal yang ada di masjid, persis setelah subuh berjamaah. Untuk lelaki bisa langsung memasukkan sendiri ke kotak amal yang ada di masjid, sementara untuk kaum perempuan bisa menitipkan sedekahnya pada suami atau anak lelakinya;

2. Mentransfer uang melalui rekening tepat pada setelah sholat Subuh. Sasaran transfer ini bisa diberikan pada orang tua, sahabat yang membutuhkan, lembaga sosial, atau apa pun yang dapat bernilai sedekah;

3. Memberikan makanan ke tetangga, pondok pesantren, yatim piatu atau tempat-tempat yang pastu makanan dimakan. Waktunya tepat setelah Subuh sebelum matahari terbit;

4. Mengantarkan sumbangan berupa bantuan kepada yang membutuhkan persis waktunya setelah Subuh.

Itu tadi penjelasan singkat mengenai keutamaan sedekah subuh dan cara melakukannya. Semoga menginspirasi ya sahabat sejuk Nurul Hayat.

Sedekah Subuh lebih Mudah klik aja zakatkita.org

Manfaat Sedekah

Manfaat Sedekah

Manfaat sedekah – Ketika melihat orang yang membutuhkan, umat Islam diwajibkan untuk bersedekah dan meringankan beban mereka. Hal ini didasarkan tenggang rasa ke sesama umat dan juga kemanusiaan.

Selain membantu sesama, ternyata terdapat banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh orang-orang yang bersedekah. Simak lebih lanjut untuk mengetahui manfaat sedekah bagi orang yang melakukannya.

  1. Menyucikan Diri

Dengan menyedekahkan harta yang dimiliki, dosa-dosa orang yang bersedekah akan dihapuskan.

Hal ini tentu saja dapat dituai jika dilakukan bersamaan dengan taubat atas dosa yang pernah diperbuat dan melakukan kebaikan-kebaikan lainnya.

Lakukan kewajiban yang harus diikuti dan hindari larangan-Nya, maka kamu akan terhindar dari dosa dan mendapatkan pahala.

  1. Pahala Berlipat Ganda

Bersedekah merupakan tindakan yang mulia dan sangat dihargai oleh Allah SWT. Imbalan bersedekah yang paling utama adalah mendapatkan pahala. Setelah melakukan sedekah, pahala yang sudah kamu miliki akan dilipatgandakan.

Pahala yang didapat akan lebih besar lagi jika sedekah yang dilakukan benar-benar murni dari hati, tanpa ingin diketahui oleh orang lain sama sekali. Jadi, tidak ada unsur ria atau ingin menyombongkan harta yang disedekahkan.

  1. Mendapat Imbalan Berlipat-lipat

Selain mendapat pahala dan membersihkan diri dari dosa, bersedekah juga akan mendatangkan rezeki yang berlimpah.

Tidak perlu takut kehabisan harta atau jatuh miskin setelah bersedekah, karena Allah SWT sudah menjanjikan balasan rezeki yang berlipatganda—baik dalam bentuk uang atau rezeki lainnya yang tidak bisa dinilai dengan materi.

  1. Terhindar dari Marabahaya

Berhubungan dengan poin sebelumnya, terhindarkan dari marabahaya merupakan salah satu jenis rezeki yang tidak dapat dihitung dengan materi.

Terdapat dua sabda dari Rasulullah SAW, yaitu sedekah dapat menutup 70 pintu kejahatan dan bencana atau musibah tidak dapat mendahului sedekah.

  1. Memberi Ketenangan Hati

Sedekah dapat menciptakan ketenangan hati. Ketika bersedekah, pasti akan muncul rasa senang karena telah memberi kepada mereka yang membutuhkan.

Setelah itu, hati akan terasa lebih tenang dan lapang karena beban-beban terangkat dan digantikan dengan rasa senang karena telah membantu sesama.

  1. Sebagai Jaminan Hari Akhir

Orang-orang yang bersedekah merupakan orang yang masuk ke dalam golongan yang akan mendapatkan naungan di hari akhir.

Maksud dari pernyataan ini adalah ketika hari akhir datang dan tidak ada yang bisa melindungi dari panasnya matahari, orang yang melakukan sedekah dengan ikhlas sepanjang hidupnya akan berada di bawah naungan yang menyejukkan.

Hal ini bisa didapatkan jika kamu bersedekah tanpa pamrih atau ria, benar-benar tulus karena ingin membantu sesama dan juga karena Allah SWT.

  1. Terbebaskan dari Siksa Kubur

Ketika sudah berada dalam kubur dan menunggu hari kiamat datang, terdapat pertanyaan perihal duniawi yang harus kamu pertanggungjawabkan.

Jika banyak melakukan hal yang dilanggar oleh Allah SWT dan tidak pernah berbuat baik, terdapat siksa kubur untuk membersihkan dosa-dosa di dunia.

Pada saat ini sedang berlangsung, sedekah yang pernah dan sering kamu lakukan bisa menyelamatkanmu dari siksa kubur. Seperti apa yang Rasulullah SAW katakan dalam HR Thabrani: “Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur”.

  1. Menyembuhkan Orang Sakit

Terdapat banyak orang yang sakit, namun hidup dalam ketidakcukupan atau bahkan kemiskinan. Dengan bersedekah ke orang yang membutuhkan, kamu bisa mengangkat beban mereka yang ingin berobat namun tidak memiliki uang.

  1. Menambah Umur

Sedekah dipercaya dapat memperpanjang umur seseorang, lho. Hal ini dikarenakan kualitas hidup akan meningkat jika sering melakukan sedekah, dengan membuat hati terasa tenang dan juga terhindar dari marabahaya dan segala bentuk kejahatan.

  1. Meninggal dengan Tenang

Manusia tidak luput dari dosa dan kesalahan-kesalahan yang disengaja maupun tidak. Ketika bersedekah, kamu bisa memadamkan kemurkaan Allah SWT atas perbuatan dan kesalahan di dunia.

Dengan begitu, kamu pun dapat meninggal secara tenang tanpa beban atau dipersulit cara meninggalnya.

 

Sedekah makin mudah sekarang bisa klik ZAKATKITA.ORG

Cara Bayar Zakat

Cara Bayar Zakat

Tidak hanya dengan berpuasa dan salat, pembayaran zakat merupakan salah satu ibadah yang perlu ditunaikan di bulan Ramadan. Jenis zakat yang harus dibayar adalah zakat fitrah.

Hukum zakat ialah wajib. Hal ini sebagaimana Rasulullah SAW bersabda dalam salah satu hadits berikut, yang artinya:

Rasulullah telah mewajibkan mengeluarkan Zakat Fitrah (pada bulan Ramadhan kepada setiap manusia).” (HR. Bukhari – Muslim).

Karena itu, Moms perlu mengetahui bagaimana cara membayar zakat fitrah sesuai dengan ajaran Islam. Berikut ini penjelasannya.

 

Jenis Zakat Fitrah yang Harus Dibayarkan

Saat melaksanakan zakat fitrah, dianjurkan bagi umat muslim untuk membaca doa niat zakat. Berikut ini 6 doa niat zakat fitrah yang wajib Moms dna keluarga ketahui:

1. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardhu karena Allah Taala.”

2. Niat Zakat Fitrah untuk Diri dan Keluarga

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami’i ma yalzimuniy nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku fardhu karena Allah Taala.

3. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an binti fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku ……(sebutkan nama), fardhu karena Allah Taala.

4. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an waladi fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku ……(sebutkan nama), fardhu karena Allah Taala.”

5. Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an (……) fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk……..(sebutkan nama spesifik), fardhu karena Allah Taala.”

6. Niat Zakat Fitrah untuk Istri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an zaujati fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku fardhu karena Allah Taala.

Tata Cara Zakat Fitrah

1. Perhatikan Makanan Sehari-hari

Zakat diambil dari makanan sehari-hari. Oleh sebab itu, Moms perlu memerhatikan dan mengingat-ingat, makanan apa saja yang paling sering dikonsumsi sehari-hari.

Bila sahabat setiap hari makan nasi, berarti makanan pokok yang perlu dizakatkan adalah beras. Selain dengan beras, zakat bisa dibayarkan pakai uang tunai dengan nominal harga yang setara.

2. Orang yang Perlu Membayarkan Zakat

Orang yang perlu membayar zakat adalah diri sendiri. Namun, bila ada tanggungan keluarga, perlu juga membayarkan zakat untuk mereka. Seseorang juga bisa membayar zakat untuk orang tuanya.

3. Temukan Amil yang Tepercaya

Tata cara membayar zakat di bulan Ramadan selanjutnya adalah mencari dan menemukan amil yang dapat dipercaya.

Moms bisa membayar zakat di masjid dekat rumah atau secara online dari situs terpercaya.

4. Niat Membayar Zakat

Tata cara membayar zakat fitrah di bulan Ramadan selanjutnya adalah jangan lupa membaca niat sebelum membayar zakat.

5. Menyerahkan Zakat Kepada Amil

Bila sahabat belum bisa datang ke kantor amil zakat untuk membayar zakat. Maka ada solusi mudah bayar zakat via online, bisa langsung klik aja zakatkita.org situr resmi bayar zakat amaial zakat Nurul Hayat..

Batas akhir pembayaran zakat sebaiknya adalah pagi hari sebelum salat Idul Fitri.

6. Berdoa Usai Membayar Zakat

Setelah menyerahkan zakat, tata cara membayar zakat fitrah selanjutnya adalah dengan berdoa kepada Allah SWT, yaitu:

“Rabbanaa taqabbal minna innaka antas samii’ul ‘aliim(u).”

Artinya: Ya Allah terimalah (amal ibadah) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

7. Ikhlas dan Tidak Pernah Mengungkit

Setelah menunaikan ibadah zakat, alangkah baiknya bila Moms mengikhlaskannya dan tidak pernah mengungkit tentang jumlah nominal zakat yang dibayarkan.

Kebahagiaan Anggota Program Ternak Desa Sejahtera

Kebahagiaan Anggota Program Ternak Desa Sejahtera

Bulan Dzul Hijjah yang baru saja kita lewati bersama. Meninggalkan makna arti kepedulian, kebersamaan, dan kebahagiaan yang sebenarnya. Terlebih bagi sembilan orang anggota binaan Laznas Nurul Hayat Tuban di Ds. Mulyoagung, Kec. Singgahan, Kab. Tuban, yang tergabung dalam program pemberdayaan Ternak Desa Sejahtera (TDS).

anggota program ternak desa sejahtera

 

Alhamdulillah, sembilan orang anggota tersebut, masing-masing telah menerima bagian dari hasil jerih payahnya merawat ternak selama ini. Dari hasil yang mereka terima tersebut, tak lupa mereka menyisihkan 2,5 % untuk disedekahkan kepada keluarga dhuafa.

Banyak pelajaran dan evaluasi yang didapatkan. Yang bisa jadi acuan ke depan, untuk mendapatkan hasil lebih baik. Namun yang utama adalah modal kesungguhan dan kebersamaan telah tumbuh pada anggota binaan. Dan mereka siap untuk berkembang.

Terima kasih kepada keluarga sejuk yang senantiasa mendukung program-program kemanfaatan Nurul Hayat. Semoga apa yang telah Anda semua berikan, menjadi jalan atas datangnya keberkahan hidup bagi Anda sekeluarga. Aamiin ya Rabbal Alamiin.

nurulhayat.org I zakatkita.org

Meneladani Semangat Perjuangan Veteran

Meneladani Semangat Perjuangan Veteran

Meski raga telah dimakan usia, namun semangat patriotisme masih terjaga. Seperti itulah sosok Bapak H. Moch. Ngalimoen. Salah seorang veteran dari Tuban. Di usia beliau yang sudah menginjak 92 tahun, beliau masih begitu lancar menuturkan kisah hidup beliau di masa-masa perjuangan. Tak hanya itu, penglihatan dan ingatan beliau pun masih cukup baik.

Alhamdulillah, beberapa waktu yang lalu, tim Nurul Hayat Tuban berkesempatan bersilturahmi dengan Bapak H. Moch. Ngalimoen. Ditemani Bapak Kabul, yang merupakan salah satu pengurus veteran Tuban, selama  kurang lebih 45 menit tim Nurul Hayat Tuban banyak mengambil pelajaran dan spirit dari saksi hidup masa perjuangan.

Satu hal yang sangat relevan, yang dipesankan beliau kepada kami yang hadir bersilaturahmi saat itu adalah, agar kami mau untuk terus belajar, bersabar, bersyukur dan ikhlas. Juga menjaga kerukunan dan nilai-nilai persatuan.

Biarpun zaman terus berubah. Namun nilai dasar ini tak boleh lepas dan menjadi lemah. Terus berjuang memperbaiki agar kebaikan-kebaikan yang beliau pesankan tersebut menjadi sebuah karakter yang mendarah daging. Semoga kami semua bisa mengikuti jejak langkah positif para pendahulu bangsa. Dan mengestafetkannya kepada generasi selanjutnya.

Merdeka!

 

#NHZakatKitaTuban #HUT76RI #DirgahayuRI #LVRITuban #IndonesiaTangguh #IndonesiaTumbuh

 

Nurul Hayat Madiun Bantu Peternak Kecil Magetan

Nurul Hayat Madiun Bantu Peternak Kecil Magetan

MADIUN (13/08) – Pandemi memang mengubah kehidupan kita. Tapi pandemi tak boleh menghentikan gerak kebaikan kita. Alhamdulillah, meski di tengah pandemi, Nurul Hayat Madiun tetap bergerak menebarkan kebaikan. Kali ini, Nurul Hayat Madiun membantu para peternak kecil di Magetan. Melalui sebuah program yang bertajuk Ternak Desa Sejahtera NH Zakatkita Madiun.

Dalam program ini Nurul Hayat Madiun memberikan modal berupa sepuluh ekor kambing. Kambing-kambing tersebut dititipkan kepada setiap anggota. Dalam jangka waktu kurang lebih sembilan puluh hari (tiga bulan), kambing-kambing tersebut akan kami ambil (beli). Modal kembali ke BMT. Keuntungan 100% kembali ke peternak.

NH Madiun Bantu Peternak Kecil Magetan

 

Alhamdulillah, total keuntungan kelompok tahun ini menyentuh angka Rp. 32.974.350. Dari total keuntungan itu, tak lupa para peternak menunaikan zakat sebesar 2,5%. Sehingga para anggota program Ternak Desa Sejahtera bisa berbagi kemanfaatan kepada para janda dhuafa yang ada di sekitar kandang.

NH Madiun Bantu Peternak Kecil Magetan

Dalam kondisi ekonomi yang masih belum stabil seperti saat ini, alhamdulillah para anggota program Ternak Desa Sejahtera bisa mendapat tambahan pendapatan untuk keluarganya sebesar 4,6 juta rupiah, dalam waktu monitoring kurang lebih tiga bulan.

Terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada seluruh Sahabat sejuk yang telah mendukung program Ternak Desa Sejahtera. Semoga apa yang telah kita ikhtiarkan bersama, mendapat balasan terbaik dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Amiin ya Rabbal Alamiin..

Mari terus bantu para peternak kecil, agar bisa lebih sejahtera.

#Ternak #TernakDesaSejahtera #Pemberdayaan #PemberdayaanMasyarakat #Sosial #SosialKemanusiaan #NH #NurulHayat #NHZakatKita #ZakatKita #Madiun #Magetan #Ngawi #Ponorogo #TrimakasihDonaturNH

TP PKK Pemkot Madiun dan NH Salurkan Sarpras TPA

TP PKK Pemkot Madiun dan NH Salurkan Sarpras TPA

MADIUN (20/08) – Bekerja sama dengan TP (Tim Penggerak) PKK Kota Madiun, Nurul Hayat Madiun salurkan sarana dan prasarana  TPA untuk kelompok Majelis Taklim Rusunawa Kota Madiun. Bantuan yang disalurkan berupa Al-Qur’an, Iqro, meja, dan papan tulis.

Bantuan-bantuan tersebut secara simbolis, disampaikan langsung oleh Ibu Wali Kota, Yuni Setyawati Maidi (selaku ketua TP-PKK Pemkot Madiun) kepada Majelis Taklim Rusunawa.

Sarpras TPA

Acara serah terima sarpras TPA ini juga dihadiri oleh  Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Totok Sugiarto.

Sarpras TPA

“Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang telah turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga  program majelis taklim dan bantuan sarpras TPA ini, bisa membantu warga, khususnya generasi muda dan anak-anak di komplek rusunawa Madiun, untuk terus bertumbuh menjadi lebih baik lagi,” ungkap Rupin Indrajana selaku koordinator program .

www.zakatkita.org | #TempatBerinfak

#Sosial #SosialKemanusiaan #MajelisTaklim #NH #ZakatKita #Madiu

 

Copyright © 2001-2023 Yayasan Yay. Nurul Hayat Surabaya