NH Banyuwangi Hadirkan Program Konservasi Terumbu Karang

NH Banyuwangi Hadirkan Program Konservasi Terumbu Karang

Nurul Hayat Banyuwangi bersama Kelompok Masyarakat Putera Samudra, Kampung Mandar Banyuwangi, menggagas sebuah program sadar lingkungan yang bertujuan untuk melestarikan ekosistem bawah laut di kawasan Pantai Boom Banyuwangi melalui Program Konservasi Terumbu Karang.

Berawal dari keprihatinan masyarakat bahwa sebagian besar penduduk nelayan di wilayah Kampung Mandar harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mencari atau menangkap ikan. Sedangkan di kawasan laut yang berada tampak di depan mata hanya bisa digunakan untuk jalur lewat saja. Faktor utama yang mempengaruhi adalah tidak banyak populasi ikan yang berada di kawasan laut terdekat. Sehingga para nelayan rela menempuh jalur berkilo-kilo jika ingin memperoleh hasil ikan yang lebih banyak.

Melalui upaya program konservasi terumbu karang di kawasan laut terdekat, kami berharap menjadi solusi untuk membentuk ekosistem baru bawah laut. Program ini diharapkan juga dapat memotivasi masyarakat pada umumnya untuk turut menjaga kelestarian lingkungan tidak hanya di darat, tapi juga kelestarian alam laut.

“Sesuai rencana, kami akan mulai memasang rumah terumbu karang ini dari kedalaman 4 meter. Yang nantinya akan bergeser semakin ke tengah hingga jarak 500 meter dari bibir pantai dengan kedalaman kira-kira 400 meter di bawah permukaan laut. Ini dilakukan supaya populasinya bisa sampai juga ke pinggir pantai, tidak hanya di tengah-tangah laut,” kata Hilmansyah, ketua Pokmas Putera Samudra.

Selain mengembalikan kelestarian alam bawah laut, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan populasi ikan di kawasan tersebut. Yang juga akan berbanding lurus dengan hasil tangkap masyarakat Kampung Mandar yang notabene sebagian besar adalah nelayan. Tentu itu akan berdampak besar bagi pendapatan ekonomi mereka. Dan nantinya mereka tidak perlu lagi  menempuh jarak yang terlalu jauh untuk menangkap ikan di laut.

Baitul Mal di Masa Rasulullah dan Sahabat

Baitul Mal di Masa Rasulullah dan Sahabat

Baitul Mal di Masa Rasulullah dan Sahabat – Baitul mal sudah dikenal sejak tahun ke-2 hijriah pemerintahan Islam di Madinah. Berdirinya lembaga ini diawali dengan cekcok para sahabat Nabi SAW dalam pembagian harta rampasan Perang Badar. Maka, turunlah surat al-Anfal[8]ayat41 Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang kamu peroleh sebagai rampasan perang, sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin, dan ibnu sabil. Jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari furqan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.”

Setelah turunnya ayat itu, Rasulullah mendirikan baitul mal yang mengatur setiap harta benda kaum Muslimin, baik itu harta yang keluar maupun yang masuk. Bahkan, Nabi SAW sendiri menyerahkan segala urusan keuangan negara kepada lembaga keuangan ini.

Baitul Mal di Masa Rasulullah dan Sahabat – Sistem pengelolaan baitul mal kala itu masih sangat sederhana. Belum ada kantor resmi, surat menyurat, dokumentasi, dan lain-lain layaknya sebuah lembaga keuangan resmi negara.Harta benda yang masuk langsung habis dibagi-bagikan kepada kaum Muslimin yang berhak mendapatkannya. Atau, dibelanjakan untuk keperluan umum. Oleh karena itu, tidak ditemukan catatan-catatan resmi tentang laporan pemasukan dan pengeluaran baitul mal.

Perbaikan pengelolaan baitul mal terjadi di masa Khalifah Abu Bakar As-Siddiq RA. Khalifah pertama itu menekankan pentingnya fungsi baitul mal. Sumber-sumbernya berasal dari zakat, zakat fitrah, wakaf, jizyah (pembayaran dari non-Muslim untuk menjamin perlindungan keamanan), kharraj (pajak atas tanah atau hasil tanah), dan lain sebagainya.

Dalam buku Pajak Menurut Syariah, Gusfahmi mengatakan, di tahun kedua kepemimpinannya, Abu Bakar menjalankan fungsi baitul mal secara lebih luas. Baitul mal tidak semata difungsikan untuk menyalurkan harta, tetapi untuk menyimpan kekayaan negara.

Pada masa itu pula ditetapkan gaji untuk khalifah yang diambil dari uang kas negara. Terdapat kisah menarik tentang awal mula penetapan gaji itu. Suatu ketika, Abu Bakar memanggul barang-barang dagangannya ke pasar. Di tengah jalan, sang khalifah bertemu Umar bin Khattab RA.

Umar pun bertanya, “Anda mau ke mana, wahai Khalifah?” “Ke pasar,” jawab Abu Bakar. Kata Umar, “Bagaimana mungkin Anda melakukannya, padahal Anda seorang pemimpin umat Muslim?” Abu Bakar menjawab, “Lalu, dari mana aku akan memberi nafkah keluargaku?” Umar kemudian berkata, “Mari kita pergi kepada Abu Ubaidah (pengelola baitul mal) agar dia menetapkan sesuatu untukmu.”

Sejak saat itu, seorang khalifah mendapatkan gaji yang hanya cukup untuk hidup sederhana, layaknya rakyat biasa. Tetapi, sebelum Abu Bakar meninggal dunia, ia justru berpesan kepada keluarganya untuk mengembalikan uang gaji itu kepada negara sebesar 6.000 dirharn. Umar pun berkata, “Semoga Allah merahmati Abu Bakar. Ia telah membuat orang setelahnya kepayahan.” Maksud Umar, kearifan Abu Bakar telah membuat khalifah setelahnya akan merasa berat mengikuti sikapnya.

Dl zaman tiga khalifah

Ketika Umar menjabat sebagai khalifah, kekayaan negara di baitul mal meningkat tajam. Ia berhasil menaklukkan Kisra (Persia) dan Qaishar (Romawi). Harta kekayaan pun mengalir deras ke Kota Madinah. Pada tahun 16 H, Umar mendirikan kantor baitul mal di Madinah. Ia mengangkat Abdullah bin Irqam sebagai bendahara negara dan Abdurrahman bin Ubaid al-Qari sebagai wakilnya. Ia juga mengangkat juru tulis, menetapkan gaji pegawai pemerintah, dan menganggarkan dana angkatan perang.

Umar sangat hati-hati dalam mengelola uang negara ini. Ibnu Katsir dalam buku al-Bidayah wa an-Nihayah menukil pidato Umar, “Tidak dihalalkan bagiku dari harta milik Allah ini selain dua potong pakaian musim panas dan sepotong pakaian musim dingin, serta uang yang cukup untuk kehidupan sehari-hari seseorang di antara orang Quraisy biasa. Dan aku adalah orang biasa seperti kebanyakan kaum Muslimin.”

Kekayaan negara makin melimpah ketika pemerintahan dipegang oleh Usman bin Affan RA. Selama 12 tahun memimpin umat Islam, Usman berhasil melakukan ekspansi ke Armenia, Tunisia, Cyprus, Rhodes, Transoxania, dan Tabaristan.

Ia juga sukses membangun armada laut yang kuat di bawah komando Muawiyah. Inilah angkatan laut Islam yang menguasai laut Mediterania. Baitul mal yang dikelola Ustman mampu membiayai angkatan laut tersebut.

Kantor pusat baitul mal kemudian dipindahkan oleh khalifah keempat, Ali bin Abi Thalib RA, dari Madinah ke Kufah. Ali menganggarkan dana bantuan kepada kaum Muslimin yang membutuhkan. Disebutkan oleh Ibnu Katsir, Ali juga mendapatkan jatah dari baitul mal berupa kain yang hanya bisa menutupi tubuh sampai separuh kakinya. Dan konon, kain itu banyak tambalan di beberapa bagiannya.

Ketika terjadi perselisihan antara Ali dan Muawiyah, orang-orang dekat Ali menyarankan agar ia mengambil uang dari baitul mal sebagai hadiah bagi orang-orang yang membantunya. Mendengar ini, Ali sangat marah dan berkata, “Apakah kalian memerintahkan aku untuk mencari kemenangan melalui kezaliman?”

Khalifah keempat awal Islam itu menunjukkan bagaimana menangani lembaga keuangan negara dengan penuh amanah. Kekayaan negara yang berasal dari rakyat benar-benar disalurkan untuk kepentingan rakyat. Sikap Ali yang menolak usulan para sahabatnya menunjukkan, kezaliman hanya akan membawa kebangkrutan meskipun secara kasat mata seolah menjadi kemenangan.

NH Madiun Berikan Modal untuk Koperasi Berani Jujur

NH Madiun Berikan Modal untuk Koperasi Berani Jujur

Koperasi Berani Jujur – Alhamdulillah, Nurul Hayat Madiun terus menebar kemanfaatan. Kali ini, Nurul Hayat (NH) Madiun memberikan suntikan modal untuk kelompok Koperasi Berani Jujur (KBJ) Balerejo, sebesar sepuluh juta rupiah.

Dana hibah sebesar sepuluh juta rupiah yang telah dikucurkan empat tahun yang lalu, dengan konsep syariah (pinjam tanpa bunga, permodalan bagi hasil, jual beli, tabungan dan infak ), kini telah berkembang menjadi aset Koperasi Berani Jujur sebesar dua puluh juta rupiah.

Alhamdulillah, adanya Koperasi Berani Jujur Nurul Hayat di Balerejo ini betul-betul sangat membantu para anggotanya yang mayoritas petani. Para anggota yang memiliki kebutuhan  mendesak, seperti ketika harus membayar iuran sekolah anaknya tapi mereka belum panen, mereka bisa mendapatkan pinjaman tanpa bunga untuk memenuhi kebutuhannya tersebut.  Tidak hanya itu saja, adanya Koperasi Berani Jujur ini juga sangat membantu pada saat anggota membutuhkan pupuk untuk sawahnya namun belum memiliki dana.

Karena perkembangan KBJ Balerejo ini sangat bagus, antusias, dan semangat juga luar biasa, KBJ Balerejo mendapat suntikan modal sebesar sepuluh juta rupiah. Dari suntikan modal tersebut, akhir tahun 2021, dengan memaksimalkan program menabung, target omset KBJ mencapai empat puluh juta rupiah.

Serah terima bantuan ini, langsung diberikan oleh BM Nurul Hayat Madiun, Khoirur Rohman, pada Rabu, 24 November 2021. “Kita harapkan KBJ ini menjadi KBJ percontohan sehingga bisa bermunculan KBJ-KBJ lain. Yaitu KBJ yang mandiri, artinya permodalan  bisa dari tabungan atau dari urunan anggota,” tutur Khoirul dalam sambutannya.

Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh sahabat sejuk Nurul Hayat yang telah mendukung program-program kemanfaatan Laznas Nurul Hayat. Termasuk salah satunya adalah program Koperasi Berani Jujur ini. Semoga apa yang telah sahabat sejuk berikan, mendapat balasan terbaik dari Allah ta’ala. Aamiin ya Rabbal Alamiin..

#KBJ #KoperasiBeraniJujur #Laznas #LaznasNH #NurulHayat #NHZakatKita #Madiun #Sosial #SosialKemanusiaan #DanaSosial #ZakatKita

.

www.zakatkita.org I #TempatBerinfak

Gotong Royong Pemberdayaan Desa NH Bojonegoro

Gotong Royong Pemberdayaan Desa NH Bojonegoro

Gotong royong pemberdayaan desa – Kegiatan menebar manfaat oleh Laznas Nurul Hayat Bojonegoro terus berlanjut. Kali ini Laznas Nurul Hayat Bojonegoro melakukan pendampingan pemberdayaan desa sejahtera. Tempatnya di Bojonegoro bagian selatan, yaitu Desa Deling, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Kegiatan bersama para petani bawang merah yang dilaksanakan pada tanggal 20 November 2021 ini, bermaksud untuk kembali menggelorakan semangat kearifan budaya lokal yang selama ini sudah jarang kita temui. Kearifan budaya lokal yang dimaksud adalah Sambatan, yaitu gotong royong dalam hal pertanian untuk meraih hasil yang maksimal.

Pada zaman dahulu, gotong royong menjadi pondasi kunci keberhasilan bersama-sama dalam hal meraih kedaulatan pangan. Di masa pandemi Covid-19 seperti ini, di mana sebagian aktifitas terhenti dan harga hasil pertanian tak stabil, kita harus bergotong royong bersama-sama, mencari solusi terbaik untuk kesejahteraan para petani.

Pak Bawat salah satu penerima manfaat mengaku sangat senang dengan hadirnya solusi dari Laznas Nurul Hayat ini. Menurutnya Laznas Nurul Hayat Bojonegoro hadir di waktu yang tepat. Di saat pandemi ditambah lagi pertanian menjadi sulit karena keberadaan hama penyakit dan harga hasil pertanian yang menurun, alhamdulillah di saat itu pula Laznas Nurul Hayat Bojonegoro hadir memberikan solusi untuk kembali membangkitkan petani di Desa Deling, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh sahabat sejuk yang telah membantu para petani ini. Mari kita terus bahu membahu agar para petani dapat kembali bangkit dan meraih hasil maksimal dari pertanian mereka.

#AmilPemberdaya #DesaSejahtera #PilarTani #PetaniMakmur #LifeatNurulHayat

Bantuan Mesin Kompresor untuk Bengkel Mas Dian

Bantuan Mesin Kompresor untuk Bengkel Mas Dian

Jombang, 5 November 2021. Alhamdulillah, amanah donasi dari sahabat sejuk sudah tersampaikan. Satu set kompresor untuk usaha bengkel sepeda motor.

Rusdianto nama lengkapnya. Pengusaha bengkel sepeda motor di Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Sejak sebelum menikah Masd Dian sudah bekerja menjadi mekanik sepeda motor. Dulu sebelum buka bengkel memang pernah bekerja ikut orang. Alhamdulillah, sekarang sudah bisa membuka bengkel sendiri.

Namanya usaha pasti ada kendala. Ketika melayani konsumen yang ingin tambal ban atau servis, beliau kesulitan untuk mengisi angin dan melakukan pembersihan ketika servis mesin. Dengan adanya masalah tersebut, beliau berinisiatif membuat kompresor rakitan. Bahannya dari tabung gas dan bekas sparepart kulkas. Bisa dipakai, tapi sering mati. Pun daya hisap dan daya tekannya sangat kecil.

Alhamdulillah, sekarang sudah ada kompresor yang baru. Yang proses pendistribusiannya dibantu oleh YDBM (Yayasan Disabilitas Bina Mandiri) Jombang.  Kompresor baru ini, sangat membantu pekerjaan di bengkelnya. Pekerjaan lebih efektif dan efisien. Jasa servis dan tambal ban bisa lebih cepat pengerjaannya.

Bantuan Mesin Kompresor untuk Bengkel Mas Dian

“Terima kasih donatur, telah membantu saya membelikan kompresor. Pekerjaan di bengkel saya jadi lebih mudah. Kerja juga jadi lebih cepat. Semoga Allah membalas kebaikan yang berlipat-lipat untuk para donatur Nurul Hayat,” Kata Mas Dian.

Sebelum mendapat bantuan, bisa saja Mas Dian mencari pinjaman untuk membeli kompresor. Tapi tidak dilakukan oleh beliau. Sebab, beliau tidak mau terbebani dengan hutang. Beliau memilih apa adanya saja dulu. Yang penting bisa tetap bekerja.

“Misal saya hutang, takut mas. Takut tidak bisa bayar. Jadi saya mikirnya, pokok usaha bengkel jalan, alat-alat seadanya dulu. Saya yakin, pasti ada rezeki untuk beli kompresor. Alhamdulillah, doa itu terkabul sekarang,” Imbuhnya.

Tujuan bantuan ini adalah meningkatkan produktivitas pekerjaan Mas Dian. Dampaknya dengan adanya kompresor ini, pasti akan ada  peningkatan penghasilan. Setelah ada peningkatan penghasilan, tentu harapan besarnya adalah bengkel sepeda motor Mas Dian bisa berkembang. Berkembang tidak hanya penghasilannya. Tetapi bisa membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain.

Tentu adanya bantuan kompresor ini sangat bermanfaat. InsyaAllah akan menjadi amalan jariyah untuk sahabat sejuk semua.

Peran Lembaga Sosial di Masyarakat

Peran Lembaga Sosial di Masyarakat

Peran Lembaga Sosial di Masyarakat-Lembaga yang anggotanya terdiri dari masyarakat yang berkumpul menjadi satu kesatuan karena adanya satu kesamaan visi dan misi. Lembaga Sosial sering disebut juga sebagai lembaga kemasyarakatan.

Selain visi dan misi, dalam Lembaga Sosial juga terdapat nilai-nilai, norma, adat dan unsur kemasyarakatan yang dianut oleh masyarakat yang sama. Dalam Lembaga Sosial tersebut nantinya juga terdapat aturan yang disepakati bersama sehingga ia dapat berjalan sesuai dengan keinginan bersama.

Setiap anggota yang masuk kedalam suatu lembaga sosal akan terikat dengan peraturan yang dibuat dan harus dipatuhi. Selain aturan, biasanya juga terdapat satu tradisi yang hanya diketahui oleh para anggota di dalamnya dan meski tradisi tersebut tidak tertulis, namun tetap dilaksanakan sebagai salah satu bentuk kegiatan dalam Lembaga Sosial.

Lembaga sosial di masyarakat adalah memberikan pedoman bersikap atau bertingkah laku pada masyarakat, menjaga keutuhan masyarakat, dan memberikan pedoman kepada masyarakat untuk mengadakan sistem kontrol sosial. Fungsi lembaga sosial Mengutip Kemdikbud RI, lembaga sosial di masyarakat memiliki peran atau fungsi bagi masyarakat dalam rangka mencukup kebutuhan pokok atau dasar tiap-tiap anggota masyarakatnya. Berbagai lembaga sosial di masyarakat mempunyai fungsi sendiri-sendiri yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Terkait usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, peran lembaga sosial atau fungsi lembaga sosial secara umum adalah Lembaga Sosial Memberikan pedoman bagaimana harus bersikap atau bertingkah laku pada anggota-anggota masyarakat.

Lembaga sosial berfungsi untuk memberikan pedoman bersikap dan bertingkah laku dalam menghadapi masalah yang muncul atau berkembang di lingkungan masyarakat, termasuk menyangkut hubungan pemenuhan kebutuhan hidup.  Lembaga sosial memberikan arahan kepada setiap anggotanya bagaimana seharusnya berbuat, sehingga tidak menimbulkan penyimpangan yang dapat meresahkan masyarakat. Menjaga keutuhan masyarakat yang bersangkutan; Lembaga sosial bermaksud untuk menghimpun dan mempersatukan anggota-anggotanya agar tercipta integrasi dalam masyarakat. Apabila dalam suatu lembaga sosial sudah tidak ada lagi perilaku-perilaku warga masyarakat yang sesuai dengan nilai-nilai yang ada, maka dapat dikatakan telah terjadi disintegrasi.

Lembaga sosial mengatur berbagai aktivitas masyarakat sehingga terwujud kehidupan yang serasi atau harmonis. Memberikan pedoman kepada masyarakat untuk mengadakan sistem kontrol sosial. Lembaga sosial berfungsi memberikan pedoman untuk mengadakan pengendalian sosial atau kontrol sosial kepada masyarakat. Artinya lembaga sosial sebagai sistem pengawasan masyarakat terhadap tingkah laku anggota masyarakatnya. Hubungan peran lembaga sosial dengan pemenuhan kebutuhan manusia Dalam masyarakat Indonesia yang heterogen terdapat berbagai jenis lembaga sosial yang saling berhubungan dan saling melengkapi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Lembaga sosial tumbuh karena kebutuhan masyarakat untuk tujuan mendapatkan keteraturan kehidupan bersama. Jika tidak ada lembaga sosial maka kehidupan di masyarakat akan mengalami kekacauan. Di dalam kehidupan masyarakat terdapat berbagai macam lembaga sosial, antara lain lembaga pendidikan, lembaga keluarga, lembaga politik, lembaga ekonomi dan lainnya.

Hubungan antara berbagai lembaga sosial dalam masyarakat tidak selalu sejalan atau serasi (harmonis). Ketidakcocokan antara berbagai lembaga sosial sering terjadi di masyarakat. Ketidakharmonisan antara lembaga sosial terjadi karena lembaga sosial bukan suatu hal yang tetap atau langgeng. Melainkan akan berubah sesuai perkembangan kebutuhan masyarakat. Lembaga sosial diperlukan untuk mengatur pemenuhan berbagai jenis kebutuhan manusia. Jika tidak, maka kehidupan masyarakat akan sulit terkendali, timbul kekacauan, ketidakmerataan, dan lain-lain. Maka dari itu, berbagai lembaga sosial di masyarakat memiliki peran atau fungsi masing-masing dalam mengatur kehidupan masyarakat.

Lembaga yang anggotanya terdiri dari masyarakat yang berkumpul menjadi satu kesatuan karena adanya satu kesamaan visi dan misi. Lembaga Sosial sering disebut juga sebagai lembaga kemasyarakatan.

Selain visi dan misi, dalam Lembaga Sosial juga terdapat nilai-nilai, norma, adat dan unsur kemasyarakatan yang dianut oleh masyarakat yang sama. Dalam Lembaga Sosial tersebut nantinya juga terdapat aturan yang disepakati bersama sehingga ia dapat berjalan sesuai dengan keinginan bersama.

Setiap anggota yang masuk kedalam suatu lembaga sosal akan terikat dengan peraturan yang dibuat dan harus dipatuhi. Selain aturan, biasanya juga terdapat satu tradisi yang hanya diketahui oleh para anggota di dalamnya dan meski tradisi tersebut tidak tertulis, namun tetap dilaksanakan sebagai salah satu bentuk kegiatan dalam Lembaga Sosial.

 

Contoh Lembaga Sosial

Ada banyak sekali Lembaga Sosial yang tersebar di masyarakat saat ini. Sebagai contoh adanya Lembaga Sosial Nurul Hayat  yang selalu memberikan kemanfaatan dalam berbagai bantuan sosial, keberadaan yayasan Nurul Hayat ini di harapkan mampu menangani berbagai kesenjangan sosial yang ada di Indonesia.

 

Kebahagiaan Anggota Program Ternak Desa Sejahtera

Kebahagiaan Anggota Program Ternak Desa Sejahtera

Bulan Dzul Hijjah yang baru saja kita lewati bersama. Meninggalkan makna arti kepedulian, kebersamaan, dan kebahagiaan yang sebenarnya. Terlebih bagi sembilan orang anggota binaan Laznas Nurul Hayat Tuban di Ds. Mulyoagung, Kec. Singgahan, Kab. Tuban, yang tergabung dalam program pemberdayaan Ternak Desa Sejahtera (TDS).

anggota program ternak desa sejahtera

 

Alhamdulillah, sembilan orang anggota tersebut, masing-masing telah menerima bagian dari hasil jerih payahnya merawat ternak selama ini. Dari hasil yang mereka terima tersebut, tak lupa mereka menyisihkan 2,5 % untuk disedekahkan kepada keluarga dhuafa.

Banyak pelajaran dan evaluasi yang didapatkan. Yang bisa jadi acuan ke depan, untuk mendapatkan hasil lebih baik. Namun yang utama adalah modal kesungguhan dan kebersamaan telah tumbuh pada anggota binaan. Dan mereka siap untuk berkembang.

Terima kasih kepada keluarga sejuk yang senantiasa mendukung program-program kemanfaatan Nurul Hayat. Semoga apa yang telah Anda semua berikan, menjadi jalan atas datangnya keberkahan hidup bagi Anda sekeluarga. Aamiin ya Rabbal Alamiin.

nurulhayat.org I zakatkita.org

Nurul Hayat Madiun Bantu Peternak Kecil Magetan

Nurul Hayat Madiun Bantu Peternak Kecil Magetan

MADIUN (13/08) – Pandemi memang mengubah kehidupan kita. Tapi pandemi tak boleh menghentikan gerak kebaikan kita. Alhamdulillah, meski di tengah pandemi, Nurul Hayat Madiun tetap bergerak menebarkan kebaikan. Kali ini, Nurul Hayat Madiun membantu para peternak kecil di Magetan. Melalui sebuah program yang bertajuk Ternak Desa Sejahtera NH Zakatkita Madiun.

Dalam program ini Nurul Hayat Madiun memberikan modal berupa sepuluh ekor kambing. Kambing-kambing tersebut dititipkan kepada setiap anggota. Dalam jangka waktu kurang lebih sembilan puluh hari (tiga bulan), kambing-kambing tersebut akan kami ambil (beli). Modal kembali ke BMT. Keuntungan 100% kembali ke peternak.

NH Madiun Bantu Peternak Kecil Magetan

 

Alhamdulillah, total keuntungan kelompok tahun ini menyentuh angka Rp. 32.974.350. Dari total keuntungan itu, tak lupa para peternak menunaikan zakat sebesar 2,5%. Sehingga para anggota program Ternak Desa Sejahtera bisa berbagi kemanfaatan kepada para janda dhuafa yang ada di sekitar kandang.

NH Madiun Bantu Peternak Kecil Magetan

Dalam kondisi ekonomi yang masih belum stabil seperti saat ini, alhamdulillah para anggota program Ternak Desa Sejahtera bisa mendapat tambahan pendapatan untuk keluarganya sebesar 4,6 juta rupiah, dalam waktu monitoring kurang lebih tiga bulan.

Terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada seluruh Sahabat sejuk yang telah mendukung program Ternak Desa Sejahtera. Semoga apa yang telah kita ikhtiarkan bersama, mendapat balasan terbaik dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Amiin ya Rabbal Alamiin..

Mari terus bantu para peternak kecil, agar bisa lebih sejahtera.

#Ternak #TernakDesaSejahtera #Pemberdayaan #PemberdayaanMasyarakat #Sosial #SosialKemanusiaan #NH #NurulHayat #NHZakatKita #ZakatKita #Madiun #Magetan #Ngawi #Ponorogo #TrimakasihDonaturNH

Nurul Hayat Gresik-Lamongan Panen Ternak Kambing

Nurul Hayat Gresik-Lamongan Panen Ternak Kambing

Yayasan Nurul Hayat Gresik- Lamongan akan memulai panen ternak kambing di dua desa yang berada di kecamatan Bungah, kabupaten Gresik. Ada sekitar 100 ekor kambing yang siap akan di panen, serta digunakan untuk persiapan menjelang Hari Raya Idul Adha tahun 2021 ini.

Sholihul Amin, staf layanan NH Gresik-Lamongan yang biasa dipanggil Amin mengatakan “Saat ini, peternak kambing binaan Nurul Hayat ada di desa Bungah dan desa Kisik, kecamatan Bungah kabupaten Gresik. Sekitar 100 ekor kambing siap untuk dipanen menjelang hari raya Idul Adha tahun ini. Langkah selanjutnya, Nurul Hayat akan membeli 100 ekor kambing dari peternak tersebut. Tiap kg daging kambing nantinya akan dibeli seharga kisaran Rp 64.000 yang akan digunakan sebagai program Qurban Pelosok Desa

Beliau juga menambahkan, bahwa jumlah kambing sebanyak 100 ekor tersebut untuk persiapan qurban di berbagai wilayah pelosok desa. Selanjutnya, untuk mengetahui proses perkembangan ternak kambing, maka akan dilakukan timbang bobot kambing setiap bulannya. Kambing-kambing tersebut di rawat oleh peternak dhuafa selama 3 bulan, kemudian Nurul Hayat membeli lagi kambing-kambing tersebut saat Idul Qurban. Hasil keuntungan ternak kambing tersebut semuanya untuk peternak. Mereka para peternak kambing hanya diwajibkan untuk mengeluarkan zakat sebesar 2,5%, yang mana kemudian zakat tersebut dibagikan ke warga dhuafa yang berada di sekitar rumah para peternak kambing.

Sementara itu, kepala desa Kisik kecamatan Bungah M. Ali Ishaq menyampaikan “Saya sangat mengapresiasi program ternak kambing dari yayasan Nurul Hayat Gresik-Lamongan. Karena telah membantu saya dan warga desa untuk mengembangkan panen ternak kambing sehingga perekonomian desa tidak hanya berjalan, melainkan juga berkembang” (09/06/2021)

Survival di tengah Pandemi, Bantuan Rombong dari NH Zakatkita dan PJB Gresik

Survival di tengah Pandemi, Bantuan Rombong dari NH Zakatkita dan PJB Gresik

Zakat Gresik – Satu bulan yang lalu NH Zakatkita bersama PT. PJB Up. Gresik memberikan satu paket bantuan untuk usaha, berupa rombong beserta modal awal. Harapannya bisa bertahan ekonominya di masa Pandemi.

Alhamdulillah, sampai saat ini 10 penerima masih berjualan. Bu Endang Sulihah, salah satu penjual martabak cinta, omset hariannya lumayan membaik. Dalam dunia usaha untung rugi itu wajar, yang terpenting adalah masih punya kemauan dan mampu untuk menghadapi risiko yang terjadi.

Pekan lalu, kami lakukan monitoring. Sekadar menanyakan kabar, melihat catatan harian omset, juga memberikan masukan agar jalinan kekeluargaan tetap berjalan.

“Terima kasih Nurul Hayat. Bantuan ini sangat membantu saya dan keluarga. Suami sudah lama tidak bekerja setelah di PHK, sekarang membantu jualan dirumah”. ungkap Bu Endang.

Semoga dengan kerjasama yang saling mendukung antara program CSR PT. PJB Gresik dan Nurul Hayat, bisa membantu masyarakat bangkit dari kondisi ekonomi yang terdampak pandemi. Semoga banyak lagi Sahabatsejuk yang masih berkecukupan, terus bersyukur dengan saling berbagi, bayar zakat, sedekah dan infaq. Berikut info bantuan rombong dari NH Zakatkita dan PJB Gresik

KANTOR PUSAT

  • Perum IKIP Gunung Anyar Blok B-48 Surabaya (Maps)
  • cs@nurulhayat.org

Platform donasi Yayasan Nurul Hayat, klik aja zakatkita.org

PUBLIKASI

  • Majalah
  • Event
  • Laporan Publik
  • Laporan Situasi
  • Berita

GABUNG

  • Relawan
  • Karir
  • Mitra Kami
  • Ajukan Program

LAYANAN

  • Zakat
  • Infaq
  • Sedekah
  • Kalkulator Zakat
  • Layanan Lainnya

INFORMASI

  • Kantor Cabang
  • FAQ

Copyright © 2001-2021 Yayasan Nurul Hayat Surabaya