100 Paket Sembako untuk Abang Becak di Bojonegoro

100 Paket Sembako untuk Abang Becak di Bojonegoro

Alhamdulillah, 100 abang becak  tergabung menjadi anggota program MATABACA (Majelis Taklim Abang Becak) Nurul Hayat Bojonegoro. Selain mendapat bantuan sembako, para abang becak ini juga mendapatkan binaan rohani secara rutin tiap bulan.

Pada zaman sekarang, orang naik becak sudah jarang. Seringkali, para abang becak ini sehari-sehari hanya mendapat 1 atau 2 penumpang saja. Untuk itulah, menyambut bulan suci Ramadhan, Laznas Nurul Hayat  mengajak seluruh sahabat sejuk ikut berbagi paket sembako untuk para abang becak yang ada di Bojonegoro.

Terkumpulnya dana bantuan ini akan digunakan untuk penyediaan paket sembako yang akan diberikan kepada abang becak menjelang bulan Ramadhan, dengan harapan bisa meringankan beban hidup mereka dan bisa membuat mereka senang dalam menyambut bulan Ramadhan.

Alhamdulillah, beberapa waktu yang lalu, Nurul Hayat Bojonegoro telah menyalurkan Program Senyum Hari Raya (SERAYA) untuk abang becak yang tergabung dalam program Majelis Taklim Abang Becak (MATABACA) Nurul Hayat Bojonegoro. Sebanyak 150 bingkisan serta insentif senyum hari raya (SERAYA) telah dibagikan.

Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk anggota MATABACA Nurul Hayat Bojonegoro serta menjadi penyemangat untuk mereka lebih rajin menjalankan ibadah.

Terima kasih sahabat sejuk, semoga apa yang sahabat berikan mendapat balasan berlipat ganda dari Allah Ta’ala. Aamiiin ya Rabbal Alamiin.

Bingkisan Bulan Muharram untuk Yatim dan Dhuafa Se-Karesidenan Madiun

Bingkisan Bulan Muharram untuk Yatim dan Dhuafa Se-Karesidenan Madiun

Bulan Muharram termasuk salah satu bulan yang mulia. Begitu mulianya bulan ini, hingga ia dijuluki dengan sebutan Syahrullah (Bulan Allah). Banyak keutamaan yang ada pada bulan ini, salah satunya ialah memperbanyak sedekah.

Dari Amru bin ‘Ash, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda, “Barangsiapa berpuasa Asyura, maka ia seperti berpuasa satu tahun. Barangsiapa bersedekah pada hari itu, maka ia bersedekah seperti satu tahun” (Riwayat Abu Musa Al Madini).

InsyaAllah, pada peringatan bulan Muharram tahun ini, kami kembali mengajak sahabat sejuk Nurul Hayat untuk bersama-sama menebar kebaikan serta keceriaan untuk anak-anak yatim dan kaum dhuafa dengan kembali memberikan paket bingkisan Muharram untuk mereka.

Semoga dengan adanya program ini, dapat memberikan kebahagiaan untuk ribuan anak-anak yatim dan  kaum dhuafa yang saat ini mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Mari bersama-sama menebar kebaikan serta keceriaan untuk anak-anak yatim dan kaum dhuafa dengan memberikan bingkisan Muharram.

Senyum Ramadhan untuk Penghafal Qur’an

Senyum Ramadhan untuk Penghafal Qur’an

Alhamdulillah, saat ini kita berada di bulan mulia yang ditunggu-tunggu oleh ummat Islam se-dunia, yakni bulan suci Ramadhan.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah.  Alangkah indahnya jika pada bulan yang istimewa ini kita bisa berbagi kebahagiaan itu untuk sesama, yang memang layak untuk kita bantu. Misalnya kita bisa membantu para penghafal Qur’an, yang sepertinya lebih dari kata pantas untuk bisa turut merasakan keberkahan Ramadhan ini. Apalagi para penghafal Quran ini beberapa ada yang hanya  berstatus sebagai guru TPQ.

Bagi mayoritas orang, ketika Ramadhan datang, kebutuhan akan sembako pun bertambah, yang mana terkadang menjadi tantangan tersendiri dalam menjalani hidup. Terutama bagi mereka yang berada dalam ekonomi lemah, keadaan ini semakin menambah dahaga saat berpuasa. Namun meski demikian, alhamdulillah ada angin segar untuk para penghafal qur’an, berupa bingkisan paket sembako. Meskipun itu tidak seberapa, paling tidak bisa sedikit membantu menopang kebutuhan sehari-hari, apalagi pada masa Ramadhan ini.

Semoga kebahagiaan kecil ini menjadi lebih sempurna, dengan adanya sedekah Senyum Hari Raya bagi mereka, yang pastinya dirasakan oleh keluarga mereka. Mari bersama-sama mewujudkan kebahagiaan itu, sebagai bentuk kepedulian kita dan juga rasa terima kasih kita atas perjuangan mereka menghafal dan menjaga Al Qur’anul Kariem.

Pahala Terus Mengalir, Air untuk Masjid dan Desa Pelosok

Pahala Terus Mengalir, Air untuk Masjid dan Desa Pelosok

Di pedalaman wilayah NTT masih banyak yang belum mendapatkan akses air bersih yang cukup dan layak. Salah satunya adalah Kampung Hapun, Desa Fatukopa, Kecamatan Fatukopa, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Kampung Hapun memiliki tanah yang kering dan memiliki air tanah dengan jumlah yang sedikit. Hal tersebut dibuktikan dengan pengeboran sumur untuk Musholla KH. M. Hasyim kampung Hapun yang tiap hari hanya mampu mengeluarkan air sejumlah 40 liter saja. Maka tak heran bila sumur-sumur tidak dijumpai di tiap rumah di kampung Hapun.

Di sini ada dua cara untuk mendapatkan air bersih yang sudah mereka lakukan sejak dulu. Cara pertama adalah mengangkut air dari mata air yang terletak di bawah Kampung Hapun. Jalan menuju mata air tersebut hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki karena konturnya yang terjal dan licin. Tiap sore, masyarakat selalu dijumpai berjalan menuju mata air yang berjarak sekitar 500 meter dari jalan utama kampung dengan membawa minimal tiga jurigen berkapasitas lima liter per orangnya.

Cara kedua hanya bisa dilakukan oleh masyarakat yang memiliki kendaraan pengangkut barang, baik truk maupun pick up, yakni mengambil air di sumber air Oemanas yang terletak di Desa Tubleu yang berjarak 9 kilometer dari Kampung Hapun. Sumber air Oemanas memiliki air dengan jumlah yang banyak dan tidak terbatas. Banyak masyarakat kecamatan Fatukopa yang mengambil air di sumber air tersebut kemudian dijual dengan harga Rp. 2.500 per jurigen berkapasitas 20 liter.

Nurul Hayat menerjunkan Dai Pelosok di Kampung Hapun untuk memberikan pendampingan juga menjalankan program-program Nurul Hayat. Terima kasih kami sampaikan kepada sahabat sejuk Nurul Hayat. Semoga kita semua diberikan kelancaran rizki, kemudahan usaha dan keberkahan dalam hidup. Amiin ya Rabbal ‘alamiin.

Bantu Kesulitan Air Bersih di Lamongan

Bantu Kesulitan Air Bersih di Lamongan

Menurut informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Desa Pajangan, Sukodadi, Lamongan  merupakan salah satu Desa yang terdampak kekeringan. Desa ini menjadi salah satu prioritas titik dropping air bersih dari BPBD. Namun kendalanya adalah tempat penampungan air bersihnya. Tidak ada tandon yang bisa diakses untuk masyarakat luas.

Jika ada bantuan air tanki datang, harus antri panjang dan lama. Karena harus mengisi satu persatu wadah air yang dimiliki masyarakat. Ember, jerigen, galon, bahkan panci. Demi mendapatkan air bersih.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih mereka harus rela membeli air tanki seharga Rp 350.000. Padahal untuk masyarakat tidak mampu, uang sejumlah itu bisa mereka gunakan untuk membeli bahan makanan pokok.

Melihat hal ini, kami mengajak sahabat sejuk untuk peduli dengan saudara-saudara kita yang terdampak kekeringan.

Alhamdulillah, sahabat sejuk antusias untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Terutama di wilayah terdampak kekeringan di Lamongan dan sekitarnya. Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh Sahabat Sejuk Nurul Hayat yang telah memberikan dukungan kepedulian terhadap saudara kita yang membutuhkan bantuan air bersih. Semoga donasi yang Anda berikan dicatat oleh Allah sebagai pahala kebaikan dan dibalas oleh Allah dengan sebaik-baik balasan. Aamiin ya Rabbal Alamiiin.

Bantu Kebutuhan Pokok Adik Maghfiroh

Bantu Kebutuhan Pokok Adik Maghfiroh

Adik Maghfiroh adalah putri tunggal dari pasangan Pak Win dan Ibu Indiyah. Mereka tinggal di rumah kontrakan yang kurang layak. Di sekitar rumahnya adalah rawa-rawa sehingga rumah tersebut sering kemasukan ular.

Lokasi kontrakannya berada di Desa Winong, Kec. Kedungwaru, Kab. Tulungagung. Keluarga Adik Maghfiroh sudah hampir 5 tahun mengontrak di rumah tersebut.

Adik Maghfiroh saat ini sudah hafal 10 juz. Cita-citanya jika lulus SD lanjut ke pondok dan bisa hafal 20 juz. Alhamdulillah, untuk biaya pendidikan, Adik Maghfiroh mendapatkan beasiswa dari pihak sekolah.

Pekerjaan Ayahnya adalah jualan siomay keliling. Sedangkan Ibu hanya di rumah.  Hanya sesekali menjahit untuk membatu perekonomian keluarga.

InsyaAllah Nurul Hayat berkomitmen untuk membantu memberikan kebutuhan pokok, seperti pembayaran rumah kontrakan, sembako, rombong siomay dan lainnya.

Alhamdulillah pada hari Rabu, 20 Maret 2024 Nurul hayat memberikan bantuan modal usaha untuk Ibunda Adik Maghfiroh. Harapnnya agar ada aktivitas pekerjaan dan bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Karena waktu pagi, tidak ada aktivitas. Sedangkan jika hanya mengandalkan jualan siomay suami, tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan. Ibunda Adik Maghfiroh jualan keliling dengan sepeda. Barang yang dijual minyak, gula, dan bumbu dapur.

Sambut Ramadhan, Nurul Hayat Berbagi Paket Sembako untuk Mereka yang Membutuhkan

Sambut Ramadhan, Nurul Hayat Berbagi Paket Sembako untuk Mereka yang Membutuhkan

Alhamdulillah, bulan suci Ramadhan sudah di depan mata. Menyambut datangnya bulan yang penuh kemuliaan ini, Nurul Hayat menggelar sebuah kegiatan yang bertajuk “Sambut Ramadhan Bahagia”. Dalam kegiatan ini, Nurul Hayat mengajak para donatur dan masyarakat untuk bisa merasakan langsung kebahagiaan para penerima manfaat.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan tarhib Ramadhan yang dikonsep dengan berbeda. Kali ini kami mengajak teman-teman, para donatur untuk merasakan hal yang berbeda dengan mengantarkan paket sembako secara langsung kepada mereka yang berhak menerima. Untuk penerima manfaat dari kegiatan ini adalah para janda tua dhuafa dan abang becak binaan Nurul Hayat,” tutur Kholaf Hibatulloh, Direktur Laz Nurul Hayat.

Kegiatan “Sambut Ramadhan Bahagia” dilaksanakan pada hari Sabtu, 9 Maret 2023. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 17 Kota cabang Nurul Hayat. Sebanyak 8.829 paket sembako akan dibagikan langsung kepada mereka yang berhak menerima.

Sambut Ramadhan, Nurul Hayat Berbagi Paket Sembako untuk Mereka yang Membutuhkan
Di Surabaya sendiri, “Sambut Ramadhan Bahagia” dilaksanakan di tiga lokasi yakni Wonokromo, Keputran dan Kemayoran. Kegiatan dimulai pada pukul 06.30 WIB dengan titik kumpul Head Office Nurul Hayat, Jl. Perum Ikip Gunung Anyar Indah B-48 Surabaya. Sebelum meluncur ke lokasi bersama kelompok masing-masing, para peserta mendapatkan Brief Motivation Ramadhan dari Direktur LAZ Nurul Hayat, Kholaf Hibatulloh.

Semoga adanya kegiatan ini, selain dapat meningkatkan semangat kita dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dan semangat berbagi pada bulan mulia tersebut, juga bisa membuat kita mengukir kebahagiaan para penerima manfaat.

Perbaiki Rumah Abang Becak Pak Sahla

Perbaiki Rumah Abang Becak Pak Sahla

Namanya Pak Sahla. Usianya 56 tahun. Beliau merupakan seorang duda dengan 5 anak. Sudah ditinggal meninggal istrinya sejak anak bungsunya usia 2 tahun. Sekarang anak bungsunya seusia SMP. Tapi sayangnya tidak mau sekolah sejak SD dulu.

Pak Sahla bekerja sebagai abang becak. Setiap hari mangkal di Pasar Tanjung, Jember. Beliau juga salah satu anggota MATABACA (Majelis Taklim Abang Becak) Nurul Hayat.

Pak Sahla tinggal di Jl. Manggar Lingk Puring, Slawu, Patrang, Jember. Di dekat sungai Kalijompo. Beliau tinggal berenam dalam satu rumah. Bersama ketiga anak, seorang menantu dan seorang cucu. Di dalam satu rumah tersebut hanya dua orang yang mencari nafkah. Beliau dan menantunya yang bekerja sebagai kuli bangunan.

Pak Sahla tinggal di rumah tersebut sejak tahun 1986. Menyewa. Bukan tanah sendiri. Rumah itu terbuat dari gedek dan seng juga triplek. Saat ini kondisi kayu-kayu penyangganya sudah lapuk. Mengkhawatirkan.

Beliau sangat membutuhkan bantuan Sahabat Sejuk Nurul Hayat untuk memperbaiki rumahnya. Agar beliau sekeluarga merasa aman dan nyaman tinggal di sana.

Alhamdulillah, kabar terkini, rumah Pak Sahla sudah selesai diperbaiki. Walaupun sederhana, dari kalsiboard. Tapi sudah cukup membuat Pak Sahla dan keluarga merasa nyaman dan aman tinggal di sana. Nurul Hayat Jember juga memberikan bantuan sembako berupa beras. Semoga sekarang Pak Sahla bisa tersenyum karena merasa nyaman tinggal di rumahnya sendiri.

Terima kasih Sahabat Sejuk Nurul Hayat atas bantuan yang diberikan untuk Pak Sahla. Semoga mendapat sebaik-baik balasan dari Allah Ta’ala. Aamiiin ya Rabbal Alamiin.

Senyum Ramadhan untuk Penghafal Qur’an

Senyum Ramadhan untuk Penghafal Qur’an

InsyaAllah sebentar lagi kita akan menyambut datangnya bulan mulia yang ditunggu-tunggu oleh ummat Islam se-dunia, yakni bulan suci Ramadhan.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah.  Alangkah indahnya jika pada bulan yang istimewa ini kita bisa berbagi kebahagiaan itu untuk sesama, yang memang layak untuk kita bantu. Misalnya kita bisa membantu para penghafal Qur’an, yang sepertinya lebih dari kata pantas untuk bisa turut merasakan keberkahan Ramadhan ini. Apalagi para penghafal Quran ini beberapa ada yang hanya  berstatus sebagai guru TPQ.

Hari demi hari pun berlalu, semakin mendekati bulan Ramadhan, tidak sampai 30 hari ke depan. Para penghafal Qur’an pun semakin bersemangat menggaungkan syi’ar Al-Qur’an, dengan melaksanakan khataman Al-Qur’an di berbagai tempat. Untuk itu, mari bersama-sama kita support mereka. Harapannya, paling tidak support kita bisa menjadi penyemangat atau paling tidak  menjadi reward bagi mereka, agar mereka juga bisa merasakan keberkahan Ramadhan.

Patungan Kursi Roda untuk Mas Deryl

Patungan Kursi Roda untuk Mas Deryl

Mas Deryl, kami mengenalnya. Beliau tinggal di Kecamatan Krian.  Mas Deryl Andrianto, nama lengkapnya, terlahir dengan kondisi khusus. Allah karuniakan keistimewaan yang membuat beliau berbeda dari teman-temannya.

Mas Deryl mengidap cerebral palsy dan epilepsi sejak kecil. Hal ini membuat kedua orang tuanya harus ekstra sabar dalam merawat dan membesarkannya. Tak jarang, sakit yang diderita Mas Deryl tiba-tiba kambuh, sehingga respon kejang dan berisiko melukai dirinya sendiri.

Hingga saat ini Mas Deryl masih rutin berobat setiap satu bulan sekali. Ia rutin kontrol ke rumah sakit. Kondisi ini membuat Mas Deryl masih harus terus mengonsumsi obat.

Dengan keadaannya seperti sekarang ini, tentu tak mudah membawa Mas Deryl keluar rumah, termasuk saat ia harus dibawa ke rumah sakit untuk kontrol. Ia harus menggunakan kursi roda sebagai alat bantu mobilitasnya. Sayangnya, kursi roda yang selama ini ia miliki sudah rusak dan berkarat. Sudah ditambal sulam dan sering di-las agar bisa tetap dipakai.

Kondisi ekonomi keluarga Mas Deryl minim. Sang Ibu, hanya beraktivitas sebagai Ibu rumah tangga karena tak bisa meninggalkan Mas Deryl sendiri. Sementara sang Ayah beraktivitas sebagai marbot masjid setempat. Kedua orang tua Mas Deryl tak punya tabungan untuk mengganti kursi roda Mas Dery dengan yang baru.

Dari kisah ini kami mengajak sahabat sejuk Nurul Hayat untuk patungan bersama mengganti kursi roda lapuk Mas Deryl dengan yang baru, supaya kegiatan dan mobilitas beliau bisa kembali dengan normal dan tidak khawatir patah atau rusak ketika sedang dipakai.

Alhamdulillah, berkat kepedulian sahabat sejuk sekalian, siang tadi 27/02, kami berikan kursi roda baru untuk Mas Deryl. Ekspresi bahagia terpancar dari simpul senyul di wajahnya. Ucap syukur dan terima kasih dari orang tuanya disampaikan untuk seluruh sahabat sejuk Nurul hayat yang telah membantu kebutuhan kursi roda untuk putranya. Terima kasih, sahabat sejuk berkat kedermawanan sahabat sekalian telah membantu saudara-saudara kita semua yang sedang membutuhkan dalam segala keterbatasannya.

Copyright © 2001-2023 Yayasan Yay. Nurul Hayat Surabaya