Pantang Menyerah! Tuna Daksa di Sidoarjo Mampu Berdaya

Pantang Menyerah! Tuna Daksa di Sidoarjo Mampu Berdaya

ZAKAT SIDOARJO – Alhamdulillah sekarang Pak Moch Jodi sudah punya gerinda tangan dan mesin serut kayu. Yang membuat produksi sangkar burungnya lebih cepat dan lebih berkualitas. Kemarin tim NH Sidoarjo telah membelikannya. Hasil dari donasi #SahabatSejuk yang rela menyisihkan rezekinya untuk program pemberdayaan ini.

Dia seorang tuna daksa, sejak kecil. Agar dia tetap bisa ikhtiar mencari nafkah untuk keluarga kecilnya, Pak Jodi menjadi pengrajin sangkar yang terbuat dari kayu. Karena hal ini yang bisa dilakukan dikondisinya sekarang.


Sudah lima belas tahun dia menekuni pekerjaan ini. Dengan perlengkapan seadanya. Gergaji tangan, mesin serut manual dan bor adalah perlengkapan yang menemaninya setiap hari.

Karena menggunakan pealatan sederhana, Pak Jodi hanya bisa membuat satu sangkar burung per hari. Itupun dia kerjakan dari pagi sampai malam.

Dengan tekun dia membuat satu per satu sangkar burung di depan rumah mungilnya. Sebuah rumah gang kecil, di Desa Penggreh Jabon. Sebuah desa dipinggiran Sidoarjo, berbatasan langsung dengan kabupaten Pasuruan.

“Hanya ini yang bisa kami lakukan, karena kondisi saya seperti ini” Ungkap pak Jodi saat tim NH Sidoarjo datang kerumahnya.

“Dengan adanya peralatan ini, pekerjaan saya lebih cepat dan hasilnya bisa lebih banyak” Ungkapnya kembali

Beberapa hari sekali, dia harus pergi ke desa tetangga untuk membeli kayu untuk membuat sangkar burung. Karena kondisi kaki tidak seperti orang normal yang lain, sang istri dengan sabar mengantarnya untuk memilih kayu terbaik.

Dia sudah lama ingin memiliki perlengkapan-perlengkapan yang bisa membantu mempercepat aktifitasnya, tapi karena keterbatasannya hasil yang diperoleh membuat Pak Jodi belum bisa membeli perlengkapan-perlengkapan tersebut.

Dulu ada beberapa pengepul yang siap membeli hasil karyanya. Akan tetapi karena pemesanannya tidak terpenuhi dengan jadwal yang ditentukan, membuat para pengepul tersebut mencari pengrajin lain.

Dengan adanya peralatan yang mendukung, dia yakin bisa menyelesaikan pengerjaannya lebih cepat. Dan pastinya, akan berdapak terhadap ekonominya.

Kami ucapkan trimakasih kepada #SahabatSejuk yang berpartisipasi. Semoga setiap rupiah yang dihasilkan dari peralatan tersebut, menjadi keberkahan untuk Anda semua, dan menjadi wasilah mendapatkan ridha Nya. Aamiinn

Bantuan Masjid Baitul Alam Donomulyo Masuk Tahap Pertama

Bantuan Masjid Baitul Alam Donomulyo Masuk Tahap Pertama

ZAKAT MALANG – Pada tanggal 1 Februari 2021 kemarin, Nurul Hayat cabang kota Malang menyerahkan bantuan pembangunan Tahap 1. Bantuan ini merupakan bagian dari Program Peduli Masjid, senilai 25 juta rupiah diserahkan langsung kepada ketua panitia pembangunan masjid Baitul Alam. bentuk kepedulian masyarakat atas dibangunnya rumah Allah. Masjid Baitul Alam namanya. berada di Donomulyo. donasi ini terkumpul tidaklah mudah. butuh 2 bulan donasi bisa tekumpul sampai di angka 25 juta.

Melihat pembangunan masjid Baitul Alam yang masih 40%. masih berdirinya dinding tanpa alas. prosesnya masih cukup lama. butuh kurang lebih 10 bulan untuk menyelesaikan pembangunan secara keseleruhan.

besar harapan bagi ketua panitia pembangunan agar masjid Baitul Alam ini dipermudah proses pembangunan. agar bisa segera dipergunakan. bismillah, banyak donatur diluar sana yang siap memberikan donasinya untuk masjid ini. karena dengan bersedekah di masjid insya Allah pahala akan terus mengalir.

terima kasih kami sampaikan kepada #SahabatSejuk Nurul Hayat atas donasinya. Semoga Allah memberikan rezeki yang lancar, keluarga sehat wal afiat, sakinnah mawaddah warrohmah.
ammiinn…

Pelajar OSIS SMAN 1 Kebomas Gresik Peduli Penyintas Gempa Sulbar

Pelajar OSIS SMAN 1 Kebomas Gresik Peduli Penyintas Gempa Sulbar

ZAKAT GRESIK – Gresik (23/02) Gempa Sulawesi Barat masih menyisahkan duka. Meski masa tanggap darurat bencana sudah berhenti, namun masih banyak pengungsi yang belum bisa kembali kerumah mereka.

Kondisi penyintas juga masih jauh dari layak. sampai saat ini masih berada di perbukitan. menempati tenda-tenda darurat yang terbuat dari terpal. satu tenda berisi 3-10 kepala keluarga. hujan dan panas mengiringi hari-hari mereka dipengungsian.

Dua hari setelah terjadinya gempa 6,2 magnitudo di Sulbar, sampai saat ini tim NH Zakatkita masih berada di lokasi. menyalurkan bantuan pangan dan nutrisi, mendirikan hunian sementara bagi penyintas gempa, juga membangun 5 Masjid.

Bantuan untuk para penyintas masih terus berdatangan. salah satunya dari OSIS SMAN 1 Kebomas Gresik. mereka kumpulkan donasi dari para pelajar. kepedulian mereka patut untuk diapresiasi. Total donasi yang terkumpul 31.927.000.

Terimakasih kami sampaikan kepada pengurus OSIS SMAN 1 Kebomas dan para dewan guru. donasi yang diamanahkan ke NH Zakatkita akan digunakan untuk pembangunan Hunian Cepat Guna bagi penyintas rentan.

Seribu Al-Quran untuk Pesantren Tahfidz Ponorogo

Seribu Al-Quran untuk Pesantren Tahfidz Ponorogo

ZAKAT MADIUN – Pada hari selasa tanggal 22 Februari 2021, Alhamdulillah Laznas Nurul Hayat cabang kota Madiun telah menyalurkan Mushaf Al-Quran (Mushaf Ustmani, Pojok, Dua Warna, dilengkapi Tarjamah & Asbabul Nuzul) di pondok pesantren Hasan Munadi Badekan, kota Ponorogo.


Dengan keterbatasannya, pondok pesantren ini terlihat sederhana. Didominasi bangunan bambu, atap daun kelapa kering (sebagian sudah ada yang diberi genteng) dan lantai masih tanah, namun tak mengurangi semangat kegiatan belajar para Santri di pesantren ini.


“Sampai saat ini total santri putra-putri berjumlah 700 an yg terdiri dari madrasah tingkat ula, wustho & aliyah, dengan sistem murni pesantren tradisional (salaf)”, ungkap Agus Maghfur Al-Hafidz, selaku pengasuh pesantren.

 


Untuk biaya kehidupannya Pondok Pesantren ini sebagian santri membayar infak sesuai kemampuan keluarga dan sebagian gratis. untuk bertahan hidup, serta untuk melatih jiwa kemandirian anak-anak, para santri juga bertani mananam pohon pisang, ketela dan sebagian beternak ayam.

Sepuluh Ribu Al-Quran untuk Pesantren Tahfidz

ZAKAT MADIUN – Penyaluran wakaf 1000 Al-Quran buat pesantren tahfidz
.
Hari ini selasa, 22 Februari 2021 Alhmdulillah Laznas NH Madiun bisa menyalurkan Mushaf Al-Quran (Mushaf Ustmani, Pojok, Dua Warna, dilengkapi Tarjamah & Asbabul Nuzul) di Ponpes Hasan Munadi Badekan Ponorogo
.
Dengan keterbatasannya, bahan bangunan didominasi dari bambu, atap daun kelapa kering (sebagian sudah genteng) dan lantai masih tanah, namun tak mengurangi semangat kegiatan belajar para Santri di pesantren ini
.
Sampai saat ini total santri pa/pi berjumlah 700 an yg terdiri dari madrasah tingkat ula, wustho & Aliyah, dengan sistem murni pesantren tradisional (salaf) , ungkap Agus Maghfur Al-Hafidz, Selaku pengasuh Pesantren
.
Untuk biaya kehidupannya Pondok Pesantren ini sebagian santri membayar infak sesuai kemampuan keluarga dan sebagian gratis. untuk bertahan hidup, serta untuk melatih jiwa kemandirian anak-anak, para santri juga bertani mananam pohon pisang, ketela dan sebagian beternak ayam
.
Pondok pesantren ini masih sangat layak untuk dibantu dan diperjuangkan, baik pikiran maupun material, untuk meningkatkan fasilitas pendidikan dan kehidupan para santri …
.
Link donasi pon.pes. Hasan Munadi :
.
https://www.zakatkita.org/renovasiponpeshasanmunadi
.
zakatkita.org | #TempatBerinfak

Mbah Pati Sudah Tidak Khawatir Tinggal Di rumahnya Lagi

Mbah Pati Sudah Tidak Khawatir Tinggal Di rumahnya Lagi

ZAKAT JEMBER – Alhamdulillah, di hari Selasa tgl 9 Februari 2021, Nurul Hayat (NH) Zakat Kita Jember melaksanakan serah terima bedah rumah Mbah Pati. Lokasi nya di Dusun Sukosari, Desa Jatisari, Kec. Jenggawah. Setelah sekitar 14 hari proses pengerjaan, alhamdulillah rumah baru Mbah Pati sudah jadi.
Mbah Pati adalah seorang janda tua dhuafa yang tinggal sendirian di rumahnya. Beliau juga penerima bantuan sembako rutin setiap bulan dari NH. Di bulan Januari, beliau tertimpa musibah. Rumahnya yang berdinding gedek (anyaman bambu) roboh terkena hujan deras dan angin kencang.


Alhamdulillah NH Jember bertindak cepat untuk membangun kembali rumah mbah Pati. Dengan dibantu oleh relawan ustadz Ayik (koordinator yatim NH dan SAJADA wilayah Jatisari) dan relawan lainnya.
Sekarang mbah Pati sudah tidak khawatir lagi tinggal di rumahnya yang baru. Yang insyaAllah lebih kokoh dari rumahnya yang lama. Dan bisa lebih tenang beribadah di rumahnya sendiri.


Aqiqah Salur Kembali Hadir untuk Penyintas Longsor Ngetos

Aqiqah Salur Kembali Hadir untuk Penyintas Longsor Ngetos

ZAKAT KEDIRI – Waktu itu pada tanggal 14 Februari sekitar pukul 18.00 WIB Dusun Selopuro Ds. Ngetos Kec. Ngetos Kab. Nganjuk terkena musibah tanah longsor. Ada 21 jiwa yang meninggal akibat tertimbun tanah longsor. Sebanyak 142 harus mengungsi. Tercatat ada 8 rumah yang rusak berat. Sedangkan yang luka – luka ada sekitar 16 orang. Tanah longsor ini terjadi karena curah hujan yang sangat lebat.

Dalam waktu kurang dari 24 jam tim SIGAB NH Zakat Kita area Kediri meluncur ke lokasi untuk melakukan assessment. Penanganan dari Pemda setempat juga sangat responsif. Evakuasi dilakukan selama 5 hari baru selesai untuk menemukan mayat yang tertimbun tanah longsor. Semua warga satu dusun diungsikan ke SDN Ngetos. Pun bantuan dari berbagai komunitas silih berganti berdatangan.

Saat itu semua unsur lembaga pemerintahan ikut terlibat. Mulai dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Pemda setempat, Kemensos dan komunitas relawan. Bupati Nganjuk juga langsung meninjau lokasi bencana, bahkan bermalam di area pengungsian H + 1 pasca bencana. Pun ibu Risma dan Ibu Khofifah juga langsung meninjau lokasi bencana.

Dari hasil evaluasi, lokasi dusun Selopuro akan direlokasi. Karena tempatnya sudah tidak aman, suatu saat bisa terjadi tanah longsor kembali. Saat ini Pemda masih berkoordinasi dengan Perhutani terkait tanah yang akan dijadikan relokasi. Untuk sementara para pengungsi akan dibuatkan hunian sementara dari Pemda.

Untuk tim SIGAB NH Zakat Kita akan lebih fokus ke recovery pasca bencana. Karena melihat bantuan logistik juga sudah sangat terpenuhi. Tim akan terus berkomunikasi dengan pihak perangkat desa setempat untuk perkembangannya.

Alhamdulillah, Selang 4 hari pasca bencana ada customer Aqiqah yang pesan untuk disalurkan ke bencana tanah longsor. Tepatnya 18 Februari 2021. Sebanyak 360 nasi kotak aqiqah untuk para pengungsi dan relawan.

Kami langsung berkoordinasi dengan dapur umum, agar masaknya dikurangi. Karena ada jatah makan untuk sore hari.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Aqiqah Nurul Hayat, atas bantuan nasi kotaknya. Pasti para pengungsi dan relawan sangat senang. Karena mendapatkan menu masakan yang spesial.” Pak Iqbal sebagai koordinator dapur umum dari TAGANA.

Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada customer Aqiqah atas bantuanya. Semoga putra yang di Aqiqah menjadi anak yang sholeh dan sholehah.

Atap Untuk Imam Masjid

Atap Untuk Imam Masjid

ZAKAT MALANG– Ada banyak macam ujian yang diberikan Allah kepada hambaNya. Semakin tinggi derajatnya di hadapan Allah, maka semakin berat pula ujian yang harus dihadapinya. Kita semua laiknya menyadari bahwa pandemi yang menimpa kita inipun merupakan salah satu ujian dariNya, tinggal bagaimana kita menyikapi dan memaknainya.

Namun bagaimana jika bukan hanya pandemi ini saja yang menjadi cobaan? sanggupkah kita menerimanya? akankah kita tetap percaya bahwa semua ini adalah ujian dan bukan adzab? Menurut saya banyak diantara kita yang (mungkin) akan goyah dan hanya bisa termenung dan meratapi apa yang terjadi, termasuk saya sendiri.

Persepsi semacam itulah yang ada dalam maindset kita (terutama saya) saat bertemu dan mengenal sosok yang bernama Pak Anang, atau mungkin lebih layak kita panggil beliau dengan sebutan Ustadz Anang. Bukan tanpa sebab untuk memanggil beliau dengan sebutan seperti itu, karena meskipun beliau termasuk dalam kategori dhuafa yang kesehariannya bekerja berjualan bulu ayam, namun beliau diberi amanah oleh takmir masjid setempat untuk menjadi Imam Sholat. Sebuah hal yang saya sendiri (bahkan mungkin kebanyakan dari kita) belum mampu untuk menggapainya.

Selain musibah pandemi yang dialami oleh Beliau, ada musibah lain yang sedang dihadapi oleh Pak Anang. Tepatnya di akhir tahun 2020, setelah hujan deras melanda dan dalam waktu yang cukup lama, tiba2 saya atap rumahnya ambruk, bisa jadi karena intensitas hujan yang lebat ditambah dengan struktur atap yang sudah rapuh. Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam bencana ini.

Mendapati rumahnya tidak lagi bisa ditempati, karena sudah tak beratap, pak anang beserta istri dan ketiga anaknya (yang masih kecil) terpaksa tinggal di toko kecil miliknya, yang hampir kosong karena memang tidak ada modal untuk menghidupkan toko tsb, yang kurang lebih luasnya seperti satu kamar tidur. Maksud hati ingin segera memperbaiki atap rumah, namun apalah dikata hasil jerih payah sehari-hari hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun dengan keadaan yang seperti itu, Pak Anang masih ikhlas dan istiqomah untuk tetap menjadi Imam Masjid, dan hal itulah yang menurut saya dan tim untuk memberikan reward yang layak untuk beliau dan keluarga. LAZ Nurul Hayat memberikan apresiasi untuk beliau dengan membangunkan kembali atap rumah yang roboh, namun dengan kerangka yang lebih baik dan lebih kuat dari sebelumnya, agar bisa bertahan lama dan kedepannya hal seperti ini tidak terjadi lagi.

Proses pengerjaan pun tidak membutuhkan waktu yang lama, kurang lebih selesai dalam waktu 5 hari, itupun termasuk dari pembelian material dan proses finishing. Hal ini dilakukan dengan maksud agar Pak Anang dan keluarga bisa kembali menempati rumahnya seperti sedia kala. Kami lebih menganggap ini sebagai sebuah reward atau apresiasi untuk beliau, atas ke-istiqomah-anya dalam menjadi Imam Masjid, meskipun dengan kondisi yang cukup memprihatinkan, dengan harapan agar beliau (dan juga kita semua) bisa semakin istiqomah dan ikhlas dalam menhadapi segala ujian dari Allah SWT.

Semoga ini bisa menjadi berkah bagi kita semua, baik Pak Anang dan keluarga, tim, relawan beserta warga yang turut membantu dalam proses pembangunan, dan juga para donatur yang sudi membantu dalam penggalangan dana. Amieen… Allahumma Amien….

Khidmat Awal 2021, Nurul Hayat Bojonegoro Resmikan Bedah Rumah Mbah Saminah

Khidmat Awal 2021, Nurul Hayat Bojonegoro Resmikan Bedah Rumah Mbah Saminah

ZAKAT BOJONEGORO – Lembaga Amil Zakat Nasional Nurul Hayat Cabang Bojonegoro meresmikan program bedah rumah untuk Mbah Saminah, janda dhuafa usia 80-an tahun, warga Desa Sumber Agung Ngraho Bojonegoro pada Rabu (03/02). Peresmian simbolis di halaman rumah Mbah Saminah, Bersama-sama LAZNAS Nurul Hayat, Binmas Polres Bojonegoro, Camat Ngraho, Kepala Desa dan perangkat, para relawan Laznas NH Bojonegoro, serta warga setempat.



Alhamdulillah, program bedah rumah awal tahun ini berjalan lancar, selama satu pekanan, atas partisipasi dan kepedulian semua pihak. “Alhamdulillah, hari ini bedah rumah diresmikan untuk digunakan Mbah Saminah, semoga bermanfaat dan menjadi amal sholih semua pihak yang terlibat membantu kepedulian,” ujarnya.

Mbah Saminah menyampaikan terima kasih berkali-kali. Setiap sudut dilihat, mulai dari teras, ruang tamu, kamar tidur dan dapur, semua lantai dipaving. Selain dibedah, rumah berwarna biru toska khas Nurul Hayat, lebih nyaman disini perabot baru seperti kasur, meja kursi, lemari, pakaian, mukena dan sajadah.

Camat Ngraho Saipurrohim mengaku senang program bedah rumah Nurul Hayat dirasakan manfaatnya untuk warganya. Pihaknya menyambut positif adanya program kemanfaatan untuk anak yatim dan warga dhuafa, sehingga menjadi pelecut penyemangat semua untuk saling peduli dan melakukan perencanaan aksi kemanfaatan.

“Terima kasih kami atas bangunan fisik, dan yang lebih besar lagi melecut semangat kita. Keberadaan dan kehadiran semua disini mengabarkan kepada semua untuk bangkit menyusun konsep zakat produktif,” ujarnya.

Program bedah rumah ini semakin menambah kebermanfaatan Nurul Hayat untuk warga dhuafa di pedesaan, melengkapi beberapa program sebelumnya yaitu penanaman pohon, surga desa, IBUQU, dan program-program pemberdayaan lainnya.

Semua berwujud atas kerjasama antarlembaga, instansi, masyarakat, dan semua pihak, yang mengantarkan Laznas Nurul Hayat sebagai lembaga terbaik Nasional 2020.

DI TENGAH PANDEMI LAZNAS NH MADIUN SALURKAN SANTUNAN KEPADA 1000 ANAK-ANAK YATIM

DI TENGAH PANDEMI LAZNAS NH MADIUN SALURKAN SANTUNAN KEPADA 1000 ANAK-ANAK YATIM

ZAKAT MADIUN – Ditengah pandemi Laznas Nurul Hayat Madiun salurkan santunan kepada 1000 anak-anak yatim dhuafa sekaresidenan Madiun
Program santunan ini diberikan rutin setiap triwulan langsung kepada para yang berhak menerima. Dalam tehnisnya dalam penyaluran bantuan langsung transfer kerekening masing-masing anak yatim, sebagian masih manual melalui koordinator-koordinator program NH.

“Harapanya santunan ini bisa bermanfaat untuk para Yatim, khususnya dalam kondisi pandemi, ekonomi kurang stabil”, ungkap Triyono, Selaku Staff Div. Program Laznas NH Madiun.

“Trimakasih Donatur nurul hayat” ungkap adik Yatim, semoga bisa menjadi jariyah buat para pendonasi.

KANTOR PUSAT

  • Perum IKIP Gunung Anyar Blok B-48 Surabaya (Maps)
  • cs@nurulhayat.org

Platform donasi Yayasan Nurul Hayat, klik aja zakatkita.org

PUBLIKASI

  • Majalah
  • Event
  • Laporan Publik
  • Laporan Situasi
  • Berita

GABUNG

  • Relawan
  • Karir
  • Mitra Kami
  • Ajukan Program

LAYANAN

  • Zakat
  • Infaq
  • Sedekah
  • Kalkulator Zakat
  • Layanan Lainnya

INFORMASI

  • Kantor Cabang
  • FAQ

Copyright © 2001-2021 Yayasan Nurul Hayat Surabaya