Saling Memaafkan Meski Tanpa Bersalaman

Saling Memaafkan Meski Tanpa Bersalaman

Oleh : Fajar Riyadi Kadi Saling memaafkan meski tanpa bersalaman.

Sudah menjadi tradisi masyarakat kita, ketika hari raya Idul Fitri, rasanya kurang afdol jika tidak diisi silaturahmi dan bersalam-salaman dengan sanak saudara dan tetangga. Setelah sholat Ied, biasanya kita bersama keluarga akan langsung berkeliling menghampiri tetangga, menyalaminya sambil saling meminta maaf.  Masya Allah, indah sekali bukan?  Tapi sepertinya hal tersebut akan susah dilakukan tahun ini. Sebab, di tengah pandemi seperti sekarang ini, Idul Fitri 2020 akan menjadi Idul Fitri yang berbeda dari Idul Fitri tahun-tahun sebelumnya.

“Barangsiapa yang ingin dibangunkan baginya bangunan di Surga, hendaknya ia memaafkan orang yang mendzaliminya, memberi orang yang bakhil padanya dan menyambung silaturahmi kepada orang yang memutuskannya.” (HR. Thabrani). 

Memaafkan dan bersilaturahmi memiliki banyak keutamaan dan kita wajib melakukannya jika ingin mendapatkan pahala dari Allah. Tapi di musim pandemi ini, sebaiknya kita mengikuti anjuran pemerintah untuk di rumah saja, social & physical distancing. Mengutamakan kesehatan jauh lebih penting daripada bersalaman dan saling mengunjungi. Kegiatan bersalam-salaman dikhawatirkan, akan menjadi penyebab semakin meluasnya  permasalahan kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Meski tidak bisa bersalam-salaman, kita tidak perlu berkecil hati. Ada beberapa alternatif yang bisa menggantikan ritual bermaaf-maafan walau tanpa bersalam-salaman. Apa saja alternatif tersebut?

  1. Meminta Maaf Melalui Kartu Lebaran

Bagi kita yang termasuk generasi 90-an, kartu lebaran bukanlah hal yang asing. Atau jika kamu lahir ketika kartu lebaran sudah tidak banyak digunakan lagi, kamu bisa bertanya kepada Ayah atau Ibu, bagaimana mereka dulu saling berucap maaf lahir batin pada masanya. Ya! Mereka akan menjawab dengan mengirimkan ucapan di atas secarik kartu pos.

Sebelum teknologi komunikasi berupa handphone ditemukan, orang saling mengirimkan kartu lebaran. Eits! Sampai sekarang kartu lebaran masih ada loh, mungkin kita bisa memanfaatkan kartu tersebut untuk saling berkirim pesan lebaran kepada para sahabat.

  1. Ucapan Maaf Lewat Pesan Teks

Teknologi komunikasi berkembang sangat pesat. Dari munculnya telepon sampai handphone. Kita dapat dengan mudah mengirim pesan dengan sekali tekan. Jika pesan tidak cukup, saat ini kita bisa “berjumpa” secara virtual dengan layanan video call yang memudahkan kita berbincang tanpa harus bertatap muka secara langsung. Subhanallah, Allah memberikan ilmu pengetahuan kepada manusia agar bisa menjadi manfaat untuk seluruh umat manusia.

  1. Saling Memaafkan Melalui Social Media

Selain teknologi komunikasi, internet juga memiliki peran yang sangat penting pada masa modern saat ini. Kecepatan penyebaran informasi dapat dilakukan dengan bantuan social media. Kita juga bisa memanfaatkan social media untuk mengirimkan pesan Idul Fitri dengan lebih cepat dan menjangkau lebih banyak orang dibandingkan menggunakan handphone.

Jadi, tidak ada alasan untuk tidak bisa bermaaf-maafan di tengah pandemi Covid-19 ini. Lebaran 2020 ini kita tetap bisa “melakukan” tradisi bermaaf-maafan dan silaturahmi menggunakan cara yang berbeda. (*)

NH Zakat Kita

 

KANTOR PUSAT

  • Perum IKIP Gunung Anyar Blok B-48 Surabaya (Maps)
  • cs@nurulhayat.org

Platform donasi Yayasan Nurul Hayat, klik aja zakatkita.org

PUBLIKASI

  • Majalah
  • Event
  • Laporan Publik
  • Laporan Situasi
  • Berita

GABUNG

  • Relawan
  • Karir
  • Mitra Kami
  • Ajukan Program

LAYANAN

  • Zakat
  • Infaq
  • Sedekah
  • Kalkulator Zakat
  • Layanan Lainnya

INFORMASI

  • Kantor Cabang
  • FAQ

Copyright © 2001-2021 Yayasan Nurul Hayat Surabaya