Sedekah Beras untuk Pesantren Malang Raya

Sedekah Beras untuk Pesantren Malang Raya

Beras merupakan salah satu kebutuhan pokok yang harus terpenuhi. Setiap hari, semua lapisan masyarakat selalu membutuhkan beras untuk dimasak dan dikonsumsi. Tak terkecuali juga bagi warga pondok pesantren.

Mengingat pentingnya ketersediaan beras, Laznas Nurul Hayat Malang menghadirkan program Sedekah Beras untuk Pesantren Malang Raya. Sedekah beras dari sahabat sejuk akan didistribusikan ke pondok pesantren yang ada di Malang Raya.

Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas antusiasme sahabat sejuk menyambut program ini. Sedekah beras dari sahabat sejuk telah dirasakan manfaatnya oleh salah satu pesantren tahfidz yang ada di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yaitu Pondok Tahfidz Al Furqon.

InsyaAllah sedekah beras ini dapat memberikan manfaat untuk 80 santri yang sedang menimba ilmu di sana.

Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh sahabat sejuk yang telah berpartisipasi dalam program ini. Mari sebarkan kabar bahagia ini dan ajak saudara, rekan dan kawan untuk bersama berbagi kebahagiaan ini.

Kabar Terkini Sumur Bor untuk Warga Ketandan

Kabar Terkini Sumur Bor untuk Warga Ketandan

Sahabat sejuk Nurul Hayat, pada tulisan ini, kami ingin mengabarkan progress pembuatan sumur untuk warga Ketandan Madiun.

Setelah pada tanggal 6 September 2022 lalu dilakukan pencarian dan penentuan titik sumber air, dan dua hari kemudian pembuatan sumur dimulai dengan peletakan bor pertama oleh Bapak Khoirur Rohman selaku Branch Manager Nurul Hayat Madiun, alhamdulillah saat ini proses pengeboran sudah selesai. Air pun telah memancar sesuai target yang diharapkan.

Saat ini warga Ketandan kembali gotong royong menyelesaikan proses berikutnya yaitu pembuatan tandon. Pembuatan  tandon ini sangat penting, agar air sumur bisa segera dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Pembuatan sumur bor ini merupakan respon atas kebutuhan air bersih dari 30 KK di Desa Ketandan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Sebelumnya, 30 KK di desa tersebut mengalami kekeringan. Warga kekurangan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari dan untuk kebutuhan beribadah di masjid setempat yaitu Masjid Sabilil Muttaqin. Sebagian warga memang memiliki sumur duduk. Namun airnya tak sebanding dengan jumlah warga yang memakainya setiap hari. Warga pun harus bersabar. Terkadang mereka harus menunggu hingga malam hari demi mendapatkan air bersih.

Dengan adanya sumur ini, insyaAllah warga tidak akan kesulitan lagi dalam memenuhi kebutuhan air bersihnya. Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh sahabat sejuk Nurul Hayat yang telah membantu sehingga proses pembuatan sumur ini dapat berjalan lancar. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan sahabat semua dengan kebaikan yang berlipat ganda. Aamiin ya Rabbal Alamiin..

Respon Cepat Nurul Hayat Bencana Puting Beliung di Sidoarjo

Respon Cepat Nurul Hayat Bencana Puting Beliung di Sidoarjo

ZakatkitaNurul Hayat melaporkan situasi bencana angin puting beliung yang melanda Sidoarjo pada hari Minggu (23/10/2022) sekitar pukul 14.00 WIB.

Hujan deras disertai angin puting beliung melanda Dusun Mlaten, Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Ratusan rumah warga rusak parah, ada sebanyak 6 desa di 4 kecamatan yakni Desa Sidokepung dan Entalsewu di kecamatan Buduran, Desa Tanjungsari Kecamatan Taman, Desa Sawotratap Kecamatan Gedangan dan Desa Jati Kecamatan Kota Sidoarjo.

angin topan
Kondisi rumah warga yang terdampak bencana angin puting beliung

Keadaan rumah yang rusak sedang maupun berat ada sekitar 276 rumah serta 1 tempat usaha. Peristiwa angin puting beliung ini mengakibatkan ratusan rumah rusak dikarenakan banyak bangunan yang kurang diperiksa secara berkala, terutama bangunan semipermanen.

Di sisi lain, pemukiman bisa rusak karena terkena angin ketika berada di dekat lahan terbuka. Jika pemukiman di dekat lahan terbuka, sangat mungkin akan berhembus kencang ke pemukiman yang disekitarnya. Menurut pakar kebencanaan ITS menyatakan bahwa warga dapat mengantisipasi kerusakan dengan rutin memeriksa kondisi pohon, bagian-bagian rumah serta benda besar disekeliling perkampungan.

Selain membuat rumah rusak, angin puting beliung di Sidoarjo juga mengakibatkan empat orang luka-luka. Dari keempat korban luka, hanya mengalami luka ringan dan telah dilakukan perawatan di Rumah Sakit, setelahnya langsung kembali pulang ke rumah masing-masing.

Bencana

Nurul hayat turut membantu dalam menurunkan personil untuk melaksanakan assessment serta menghimpun hingga mendistribusikan bantuan dari para donatur berupa pemberian terpal sebanyak 30 lembar bagi para warga yang terdampak. Adapun kebutuhan saat ini yang diperlukan diantaranya alat-alat kebersihan, perlengkapan dapur dan terpal.

Diantara warga yang terdampak, salah satunya Ibu Roebiyati. Ibu Roebiyati seorang janda yang tinggal bersama satu anak dan cucunya, saat ini rumah beserta warungnya mengalami kerusakan hingga 70%. Warung depan rumah Ibu Roebiyati merupakan pijakan ekonomi keluarganya, namun kini rusak parah akibat angin puting beliung.

Baca juga: Superhero Beramal Tetap Galang Dana di Masa Pandemi untuk Bantu Penyintas Bencana Alam

Mari gotong-royong membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana angin puting beliung dengan klik zakatkita.org/putingbeliung

MCK Layak untuk Ibu Tamsriah

MCK Layak untuk Ibu Tamsriah

Namanya Ibu Tamsriah. Warga Dusun Silir, Desa Silir, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Beliau tinggal di seorang diri di rumah yang berlantaikan tanah. Beliau tidak bekerja, sehingga untuk makan sehari-hari bergantung pada bantuan tetangga.

Kondisi rumah Ibu Tamsriah, apa adanya. Di rumah tersebut belum ada fasilitas MCK yang layak. Karena kondisi tersebut, untuk kebutuhan MCK beliau menumpang di rumah tetangga.

Melihat kondisi tersebut, Laznas Nurul Hayat Kediri berkomitmen membantu mewujudkan MCK layak untuk beliau. Tak hanya itu, Laznas Nurul Hayat juga akan membuatkan sumur untuk beliau, karena air yang ada di rumah beliau saat ini sudah tidak layak pakai.

Setelah proses pengerjaan selama beberapa waktu, pada Ahad, 2 Oktober 2022, alhamdulillah MCK layak untuk Ibu Tamsriah sudah selesai. Dengan adanya MCK baru ini, beliau tak perlu lagi menumpang di rumah tetangga untuk kebutuhan mandi maupun BAB.

Terima kasih sahabat sejuk Nurul Hayat telah membantu mewujudkan MCK untuk Ibu Tamsirah. InsyaAllah apa yang sahabat berikan, sangat berarti bagi beliau.

Santunan Anak Yatim di Bulan Muharram

Santunan Anak Yatim di Bulan Muharram

Pada bulan Muharram, ada tradisi baik yang dijalankan oleh umat muslim di Indonesia. Tradisi tersebut yaitu memberikan santunan untuk anak yatim. Biasanya santunan diberikan tepat pada tanggal 10 Muharram.

Melihat tradisi yang positif tersebut, Laznas Nurul Hayat Semarang bergerak untuk ikut menyemarakkan bulan Muharram dengan mengadakan santunan untuk anak yatim dhuafa.

Santunan untuk anak yatim dhuafa ini sangat penting. Dengan keadaan ekonomi pasca pandemi yang belum pulih sepenuhnya, otomatis keadaaan ekonomi para orangtua atau wali dari anak yatim juga belum sepenuhnya membaik. Sehingga diperlukan uluran tangan dari kita semua untuk membantu keberlangsungan pendidikan anak yatim dhuafa.

Bertempat di Aula Kantor Nurul Hayat Semarang, alhamdulillah telah terlaksana kegiatan Muharram Berkah (28/08). Kegiatan ini diisi dengan penyaluran santunan Muharram anak yatim, penyaluran bantuan pangan dan doa bersama anak yatim.

Amanah dana yang disalurkan pada kesempatan ini sebesar Rp 26.200.000. Dana tersebut untuk santunan 131 anak yatim dhuafa. Masing-masing anak menerima santunan Rp 200.000. Sementara dana bantuan pangan sebesar Rp 19.404.000 disalurkan untuk 77 anak yatim dhuafa. Setiap anak menerima bantuan pangan senilai Rp 252.000.

Terima kasih sahabat sejuk Nurul Hayat telah banyak membantu untuk program anak yatim dhuafa. Semoga Allah ta’ala senantiasa melimpahkan keberkahan untuk kita semua. Aamiin ya Rabbal Alamiin.

Masjid di Flores dari FIFGROUP dan Nurul Hayat Siap Digunakan Beribadah

Masjid di Flores dari FIFGROUP dan Nurul Hayat Siap Digunakan Beribadah

Nurul Hayat – Setelah lima tahun menunggu, akhirnya masyarakat muslim Dusun Sagu, Desa Sago, Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, akan segera memiliki rumah ibadah sendiri. Satu petak lahan seluas 150 meter persegi diwakafkan Barani, seorang warga Dusun Sagu, untuk didirikan rumah ibadah yaitu Masjid Nurul Bahar. Lokasi masjid berada di pesisir pantai di antara permukiman kaum nelayan.

Menurutnya, masjid yang akan dibangun ini tak hanya untuk ibadah, tapi juga sebagai sebuah madrasah, tempat untuk belajar membaca Al-Qur’an bagi anak-anak nelayan di Dusun Sagu.

Bangun Masjid Nurul Hayat

Dana pembangunan Masjid Nurul Bahar ini berasal dari Dana Sosial Syariah, di mana masing-masing perusahaan, baik FIFGROUP dan Asuransi Astra menyalurkan dana sebesar Rp 175,5 juta, sehingga total Dana Sosial Syariah yang diberikan adalah sebesar Rp 351 juta.

Dana Pembangunan sebesar 351 Juta diamanahkan ke Nurul Hayat dalam pembangunan Masjid ini. Simbolis penyaluran Dana Sosial pelanggan FIF GROUP Syariah dalam bentuk Pembangunan Masjid Nurul Bahar, dihadiri oleh para Management:

  • Inung Widi Setiadji, Presiden Direktur PT Sharia Multifinance Astra (SMA)
  • Yulian Warman, Direktur SMA
  • Djoko Nugroho Anindito, VP Govermance, Risk Management And Compliance AAB 
  • Rahadi Windyagiri Andrie, VP Sharia Business AAi

Nurul Hayat

Secara simbolis menyerahkan Dana Sosial Syariah FIFGROUP dalam bentuk Pembangunan Masjid Nurul Bahar, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur kepada Direktur Program LAZ Nurul Hayat, Kholaf Hibatullah dan tim LAZ Nurul Hayat, Sunaryo Adhiatmoko, berlokasi di Menara FIF, Jakarta Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Inung salah satu warga Dusun Sagu, Desa Sago, menyampaikan: “Alhamdulilah, kami semua merasa sehati dan sangat bersyukur atas terlaksananya program kolaborasi kebaikan ini dan kami berharap, apa dilakukan hari ini dapat memberikan manfaat dan suntikan semangat untuk masyarakat dalam beribadah.”

Sebagai bentuk kepedulian Amitra Syariah dan Asuransi Astra Syariah terhadap pembangunan masjid untuk masyarakat sekitar agar terus mensyiarkan agama Islam. Masyarakat juga dapat beribadah dengan nyaman di Masjid Nurul Bahar, pembangunan masjid untuk masyarakat sekitar agar terus mensyiarkan agama islam. Meski kami tinggal jauh sekali, di ujung timur Indonesia dan jauh dari akses informasi ke pihak luar, tapi kepedulian AMITRA dan Asuransi Astra sampai di pelosok dan pedalaman, tempat kami para nelayan ini.”

Nurul Hayat dan Amitra asuransi

Kaki Palsu untuk Bu Sumirah dan Pak Suroso

Kaki Palsu untuk Bu Sumirah dan Pak Suroso

Ibu Samirah (60) merupakan korban gempa bumi Yogyakarta tahun 2006.  Saat terjadi gempa, kaki kanan beliau tertimpa gunung-gunung rumah. Saat itu, ada upaya untuk menarik kaki dari reruntuhan. Sayangnya upaya itu justru berakibat fatal. Kaki beliau layu tak berdarah.

Karena saat itu ketersediaan rumah sakit terbatas, Ibu Samirah baru bisa dibawa ke rumah sakit dua hari kemudian. Di rumah sakit, beliau menjalani proses rontgen. Hasil rontgen menunjukkan bahwa telah terjadi infeksi. Selain itu juga muncul bau kurang sedap dari kaki beliau. Maka seketika itu juga, dilakukan tindakan amputasi.

Kaki Palsu untuk Bu Sumirah dan Pak Suroso

Ibu Samirah shock karena kakinya diamputasi. Berkali-kali beliau menanyakan, “Kenapa harus diamputasi? Apa tidak ada jalan lain?”

Hari-hari ini, untuk beraktivitas, beliau menggunakan kursi roda dan kaki palsu. Namun kondisi kaki palsu beliau sudah memprihatinkan. Tidak layak pakai.

Setali tiga uang dengan Ibu Samirah, Pak Suroso (52) juga harus merelakan kakinya diamputasi. Kaki beliau diamputasi saat beliau masih kelas 6 SD. Penyebabnya adalah kecelakaan. Tertabrak motor.

Saat umur 18 tahun, Pak Suroso mendapatkan kaki palsu dari Rumah Sakit Dr. Soeharso Solo. Namun kaki palsu yang telah berusia 20 tahun lebih itu, saat ini kondisinya juga sudah memprihatinkan. Harus diberi karet dan lakban plastik agar tidak lepas ketika beliau gunakan untuk bekerja menjadi cleaning service di sebuah perusahaan kosmetik.

Ibu Samirah dan Pak Suroso membutuhkan kaki palsu baru untuk menunjang aktivitas sehari-hari mereka. Namun sayangnya beliau berdua tak cukup punya dana. Jangankan untuk membeli kaki palsu, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja, kondisi beliau berdua bisa dibilang pas-pasan.

Untuk membantu Pak Suroso dan Ibu Samirah mendapatkan kaki palsu baru, Laznas Nurul Hayat menggulirkan campaign Kaki Palsu untuk Bu Sumirah dan Pak Suroso. Alhamdulillah, hingga akhir September 2022, telah terkumpul donasi sebesar Rp 201.065.

Dapat kami sampaikan, pada tanggal 5 September 2022, tim MPPD (Masyarakat Peduli Penyandang Disabilitas) DIY sebagai mitra Nurul Hayat Jogja dalam pengadaan bantuan kaki palsu, telah menemui Bu Samirah dan Pak Suroso untuk melakukan pengukuran fisik.

Pada tanggal 23 September 2022, setelah kaki palsu jadi, Laznas Nurul Hayat dan MPPD DIY menyerahkan kaki palsu kepada Bu Samirah dan Pak Suroso.  Dalam perkembangannya, Laznas Nurul Hayat dan MPPD DIY melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kaki palsu baru ini agar bisa digunakan maksimal.

Kami juga ingin menyampaikan, total pengeluaran pembuatan kaki palsu ini adalah Rp 7.000.000.  Setelah ini, kami masih melanjutkan donasi untuk pengadaan kaki palsu Bu Samirah dan Pak Suroso.

Terima kasih kami ucapkan atas partisipasi sahabat sejuk Nurul Hayat dalam membantu Bu Samirah dan Pak Suroso mendapatkan kaki palsu baru. Semoga apa yang sahabat sejuk berikan, dibalas oleh Allah Ta’ala dengan sebaik-baik balasan.

Bedah Rumah Tukang Cukur

Bedah Rumah Tukang Cukur

“Saya kasihan sama anak-anak saya. Kalau tidur harus berdesak-desakan. Belum lagi kalau hujan airnya masuk, karena atap bocor. Buat anak belajar juga jadi tidak nyaman,” kata Pak Harun.

Begitulah kekhawatiran Pak Harun atas kondisi rumahnya. Ya, kondisi rumah beliau memang memprihatinkan. Beliau tinggal di rumah yang kondisinya apa adanya. Sempit dan dindingnya hanya terbuat dari anyaman bambu yang saat ini sudah banyak yang berlubang.

Di rumah itu, Pak Harun tinggal bersama istri dan ketiga anaknya. Tiga anak Pak Harun, yang paling besar sudah kelas 6 SD, yang kedua kelas 3 SD dan yang ketiga balita.

Pak Harun pernah kerja ikut orang menjadi tukang cukur selama 12 tahun. Sejak tahun 2019 beliau merintis usaha jasa cukurnya sendiri. Namun belum genap 2 tahun, usahanya tersebut terkena dampak pandemi Covid 19. Keadaan itu membuat beliau tak punya pekerjaan. Padahal ada istri dan tiga anak yang harus beliau hidupi.

Sampai saat ini, Pak Harun masih terus berusaha mendapatkan pekerjaan baru agar bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sedang sang istri bekerja sebagai guru honor SD. Pak Harun sangat ingin memperbaiki rumahnya agar keluarganya bisa tinggal dengan lebih nyaman. Namun apa boleh buat, penghasilan yang ada hanya bisa untuk kebutuhan sehari-hari. Itu pun terkadang masih kurang.

Laznas Nurul Hayat mengajak sahabat sejuk untuk membantu mewujudkan keinginan Pak Harun memberikan tempat tinggal yang lebih nyaman bagi keluarganya. Alhamdulillah, ajakan ini disambut dengan antusias oleh sahabat sejuk.

Bedah rumah Pak Harun pun telah dilaksanakan. Alhamdulillah, pada minggu ketiga September 2022 prosesnya sudah mencapai 80%. InsyaAllah hanya tinggal proses finishing saja dan kemudian akan segera dilakukan peresmian.

Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh sahabat sejuk Nurul Hayat yang telah ikut membantu program Bedah Rumah Pak Harun. Semoga kebaikan yang sahabat sejuk berikan, mendapat sebaik-baik balasan dari Allah Ta’ala. Tak lupa kami juga mohon doa semoga proses finishing rumah Pak Harus diberi kelancaran sehingga beliau dan keluarga bisa segera menempati rumah yang lebih nyaman.

Khitan Ceria untuk Adik-adik Dhuafa di Semarang

Khitan Ceria untuk Adik-adik Dhuafa di Semarang

Dalam ajaran Islam, setiap anak laki-laki yang sudah aqil baligh wajib hukumnya untuk dikhitan. Namun, masih banyak ditemukan anak-anak yang kesulitan untuk melaksanakan khitan karena kendala dana.

Dari fenomena inilah Laznas Nurul Hayat Semarang menghadirkan program khitan ceria. Program ini sudah menjadi agenda rutin Nurul Hayat Semarang.

Tahun lalu (2021) kami mengajak 150 anak untuk dikhitan. Tahun ini menjelang momen libur sekolah, kami kembali mengadakan khitan ceria untuk adik-adik yang berasal dari keluarga tidak mampu yang ada di sekitaran Kota Semarang.

Agenda khitan ceria tahun ini, dilaksanakan pada akhir Juni 2022.  Bekerja sama dengan Klinik IBL, khitan ceria 2022 diikuti oleh 118 anak. Anak-anak ini dikhitan menggunakan metode klamp sehingga minim rasa sakit  dan bisa segera beraktivitas seperti biasa tak lama setelah dikhitan.

Selain bisa khitan secara gratis, peserta juga mendapatkan bingkisan berupa uang saku, sarung, dan kaos khitan ceria.

Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh sahabat sejuk Nurul Hayat yang telah mendukung program khitan ceria ini. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan limpahan keberkahan kepada sahabat sejuk semua. Aamiin ya Rabbal Alamiin..

Peresmian Wakaf Sumur untuk Pondok Pesantren

Peresmian Wakaf Sumur untuk Pondok Pesantren

Pondok Pesantren Darul Amanah Bedono terletak di Dusun Wawar Lor, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Semarang. Pondok Pesantren ini dihuni oleh kurang lebih 200 santri. Saat ini pesantren ini juga sedang dalam proses pengembangan bangunan karena jumlah santrinya terus bertambah.

Pondok Pesantren Darul Amanah mengalami kendala ketersediaan air bersih. Ya, karena posisinya yang berada di atas bukit, membuat pondok ini kesulitan mendapatkan air.

Saat dilakukan pemeriksaan geolistrik, di sekitar bangunan pesantren tidak ditemukan sumber air. Bahkan terindikasi water loss karena faktor kondisi alam sekitar. Atas persetujuan ketua yayasan, pengurus pesantren dan didukung oleh warga sekitar, dilakukan pegecekan geolistrik lanjutan di rumah ketua yayasan. Alhamdulillah di sini ditemukan lapisan tanah yang mengandung banyak air.

Sayangnya, lokasi titik pengeboran dan bangunan pesantren terpaut jarak yang cukup jauh, yakni kurang lebih 250 meter dengan ketinggian sekitar 30 meter. Untuk mengatasi kendala ini harus dipasang pipa paralon panjang agar air dapat dialirkan ke lokasi pesantren.

Laznas Nurul Hayat Semarang dengan dukungan dari sahabat sejuk Nurul Hayat membantu pembuatan sumur bor untuk Ponpes Darul Amanah Bedono.

Alhamdulillah, pada bulan Agustus 2022, sumur tersebut sudah tuntas dikerjakan. Sumur ini memiliki kedalaman 92 meter, dengan debit air mencapai 3 kubik per jam. Untuk dana pembuatan, sejumlah Rp 78.000.000.

Beberapa waktu yang lalu juga sudah dilaksanakan acara peresmian wakaf sumur bor ini. Oleh pihak pondok, acara dikemas menyerupai sesi upacara. Ada sesi sambutan, doa bersama, penandatanganan prasasti wakaf sumur, hingga bermain air bersama para santri.

Ketika sesi bermain air, terlihat jelas keceriaan para santri dan pengurus ponpes. Mereka terlihat bahagia akhirnya mendapatkan sumber air setelah 2 kali gagal membuat sumur sendiri.

“Kami atas nama pengurus, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur Yayasan Nurul Hayat Semarang. Mudah-mudahan sumur bor ini bisa bermanfaat untuk sarana berwudhu, sarana beribadah, sarana kesehatan dan kebersihan. Kami berdoa semoga seluruh donatur Nurul Hayat diberikan panjang umur, diberikan kesehatan, diberikan rezeki yang lapang dan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah Ta’ala,” ucap Pak Mustafidzin selaku pimpinan Ponpes Darul Amanah Bedono. “Kepada para donatur yang telah membantu program wakaf sumur bor ini, kami sampaikan ribuan terima kasih. Semoga dalam setiap tetes airnya, ada aliran pahala yang terus mengalir kepada para donatur semua,” imbuh Pak Arfanu Romlan, Kepala Cabang Nurul Hayat Semarang.

KANTOR PUSAT

  • Perum IKIP Gunung Anyar Blok B-48 Surabaya (Maps)
  • cs@nurulhayat.org

Platform donasi Yayasan Nurul Hayat, klik aja zakatkita.org

PUBLIKASI

  • Majalah
  • Event
  • Laporan Publik
  • Laporan Situasi
  • Berita

GABUNG

  • Relawan
  • Karir
  • Mitra Kami
  • Ajukan Program

LAYANAN

  • Zakat
  • Infaq
  • Sedekah
  • Kalkulator Zakat
  • Layanan Lainnya

INFORMASI

  • Kantor Cabang
  • FAQ

Copyright © 2001-2021 Yayasan Nurul Hayat Surabaya