Qurban di Pedalaman, Siap Bertarung Nyawa

Qurban di Pedalaman, Siap Bertarung Nyawa

 

Dua pekan setelah Hari Raya Qurban 2020, euforia masyarakat masih terasa sampai saat ini. Apalagi mendengar cerita para agen qurban yang memiliki keseruan masing – masing. Khususnya yang menyalurkan hewan qurban di pedalaman luar Pulau Jawa.

Dari sekian banyak cerita, ini jadi salah satu yang bikin deg-degan dengarnya. Sempat beberapa hari tidak bisa dihubungi. Maklum, para agen qurban dituntut mengirim laporan dokumentasi qurban tepat setelah sembelih. Sehingga menjadi experience tersendiri bagi pengqurban. Rupanya di beberapa daerah susah sekali sinyalnya, harus menuju ketinggian terlebih dahulu atau keluar dari pedalaman.

Nah kali ini kita ajak para pembaca mengetahui perjalanan panjang salah satu agen kami yang berhasil masuk ke pedalaman Halmahera Timur – Maluku Utara. Ini bukan sekadar bisa ditempuh naik kendaraan jalur darat 2 – 3 jam sampai, tapi butuh beberapa hari untuk masuk ke pedalaman.

Empat hari jelang Idul Adha. Tepatnya hari Senin, karena qurban 2020 ini jatuh pada hari Jumat. Para agen qurban memulai perjalanan ke pedalaman Halmahera. Jika sudah masuk, kemungkinan akan sulit komunikasi dan tidak ada sinyal jaringan di pedalaman Halmahera.

Melintasi antar pulau, daratan hingga pegunungan Halmahera. Mereka berhari – hari larut  menapaki jalan dakwah qurban tanpa batas. Di sana para agen berhari raya qurban di tengah hutan rimba bersama suku terasing.

Berikut ini sebagai gambaran betapa sulit medan yang harus dicapai untuk penyaluran qurban di pedalaman Halmahera Timur – Maluku Utara. “Mohon maaf, kami masuk ke pedalaman itu taruhan nyawa. Karena jalan atau medan yang ekstrim, gunung yang  longsor terpaksa kami lewati.  Sungai banjir disebrangi yang jika tak kuat menahan, bisa hanyut terbawa arus.” Cerita Nur Hady agen kami di sana.

Lanjut Nur Hady: “Kemarin kami lakukan. Kami berhasil masuk ke pedalaman membutuhkan biaya transportasi yang besar untuk perjalanan PP (Pulang Pergi), sekitar 4-5 juta. Di pedalaman tidak ada listrik PLN dan sangat sulit sinyal bahkan nggak ada sinyal.

Selain naik kapal kayu, ini perjalanan darat kami di pedalaman, video bisa lihat di:

https://www.instagram.com/p/CD5ZyRjpSTb/

Perjalanan naik gunung yang longsor dan sampingnya adalah jurang ke laut. Salah injak kaki, kita bisa jatuh ke jurang. Sepeda motor pun harus dibantu didorong orang.

Bersyukur semua perjalanan panjang itu dapat terlewati dengan selamat dan tergantikan dengan melihat kegembiraan yang terpancarkan dari masyarakat pedalaman Halmahera saat menerima daging hewan qurban. Sehari-hari mereka biasanya hanya makan seadanya dengan sayuran yang ada di sekitar mereka. Sering pula mereka makan nasi dengan kuah air teh manis.

Maklum, di pedalaman Halmahera ini masih sulit terjamah bantuan seperti daging qurban. Beberapa tokoh masyarakat sendiri yang mengatakan bahwa, di Desanya belum ada hewan qurban, bahkan selama 30 tahun lamanya.

Selain bahagia bisa berbagi qurban, ada 2 saudara kita di sana tertarik belajar Islam dan memutuskan menjadi muallaf. Alhamdulillah menambah rasa syukur kami program qurban salur daerah minus ini, sekaligus sebagai syiar Islam di pedalaman Halmahera supaya terus berkembang dan semarak semangat Islamnya.

Meski dalam kondisi pandemi, antusias menjalankan qurban di tengah pandemi masih tinggi, Alhamdulillah qurban Nurul Hayat dapat menyalurkan di mana tahun sebelumnya 21 provinsi, saat ini bisa hadir di 32 provinsi (Kecuali Jambi dan Bangka Belitung). Target kami ditahun berikutnya insyaAllah dapat melengkapi 34 provinsi.

Tentu semua ini berkat qurban dari #SahabatSejuk NH Zakatkita melalui qurban online, mereka di daerah minus di 32 Provinsi dapat merasakan kebahagiaan tepat di Hari Raya Qurban 2020.

Ribuan masyarakat, sebanyak 107.750 tahun ini merasakan kenikmatan daging hewan qurban. Dengan jumlah 4.452 pengqurban hadir berpartisipasi menyambut dengan sukacita ibadah qurban satu tahun sekali ini. 6 provinsi mendapat distribusi qurban kambing dan sapi. Sedangkan 24 provinsi, khususnya di luar pulau Jawa masyarakat mendapat penyaluran qurban sapi dapat dilihat di infographic berikut,

Biidznilah walhamdulillah tahun demi tahun jumlah pengqurban ke daerah minus terus bertambah. Banyak #Sahabatsejuk NH Zakatkita yang peduli dan ingin qurbannya lebih memberikan manfaat untuk penerima di daerah minus. Semoga Allah memberikan kebaikan-kebaikan, keberkahan untuk kita semua dan menerima Ibadah qurban kita. Aamiin

Semoga Allah memberikan kelapangan rezeki dan bisa kembali berqurban di tahun yang akan datang di daerah – daerah minus yang lebih membutuhkan. Aamiin.

, Laznas Nurul Hayat kembali menjadi Laznas terbaik Nasional kategori Program Pendayagunaan ZIS Terbaik.

, Laznas Nurul Hayat kembali menjadi Laznas terbaik Nasional kategori Program Pendayagunaan ZIS Terbaik.

, Laznas Nurul Hayat kembali menjadi Laznas terbaik Nasional kategori Program Pendayagunaan ZIS Terbaik.

Alhamdulillah, Laznas Nurul Hayat kembali menjadi Laznas terbaik Nasional kategori Program Pendayagunaan ZIS Terbaik.

Melengkapi 3 Award sebelumnya.
Tahun 2017: Laznas Pertumbuhan ZIS Terbaik
Tahun 2018: Laznas Terbaik Nasional
Tahun 2019: Laznas Pendayagunaan ZIS Terbaik

Atas berkat rahmat Allah ta’ala. Didorong keinginan luhur teman-teman santri di NH. Dan dukungan para donatur semua. Jazakumullah khairan. Semoga dijaga ketulusan dan keamanahan. Aamiin.

#BerjuangBersamaMustahik
#BaznasAWARD2020
#2021Berlari

LAZNAS Nurul Hayat Kembali Mendapatkan Sertifikasi Internasional ISO 9001:2015

LAZNAS Nurul Hayat Kembali Mendapatkan Sertifikasi Internasional ISO 9001:2015

LAZNAS Nurul Hayat Kembali Mendapatkan Sertifikasi Internasional ISO 9001:2015

Alhamdulillah, tahun ini kami berhasil kembali mendapatkan Sertifikasi Internasional ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen kategori Manajemen dan Pelayanan Zakat, Infak, dan Sedekah.

Terima kasih untuk teman-teman santri khidmat, donatur, mitra, partner, relawan, dan semua pihak yang telah saling mendukung kami sampai jenjang ini.

Doakan kami agar bisa lebih berkembang kedepannya 😇🙏

zakatkita.org #lifeatnurulhayat
* * *
#zakatmenghidupkan #zakatmemberdayakan #globalzakatorganization #zakatdarirumah #sejukuntuksemua

Nurul Hayat Kembali Menjadi Lembaga Syariah WTP

Nurul Hayat Kembali Menjadi Lembaga Syariah WTP

Zakatkita – Sebagai lembaga zakat, Nurul Hayat mematuhi peraturan perundang-undangan Kementerian Keuangan Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat untuk melaksanakan audit keuangan bersama Kantor Akuntan Publik setiap tahunnya. Kegiatan audit ini juga dilakukan untuk menjaga keamanahan donatur yang dipercayakan kepada Nurul Hayat. Kategori WTP, Wajar Tanpa Pengecualian (Unqualified Opinion) merupakan kategori yang menyatakan laporan keuangan sebuah lembaga telah dibuat sesuai dengan prinsip akuntasi yang berlaku.

Beberapa syarat untuk mencapai Kategori Wajar Tanpa Pengecualian adalah penyajiannya lengkap, terdapat bukti audit yang dapat dipertanggungjawabkan, pelaporannya konsisten, dan memiliki dampak perkembangan lembaga tersebut untuk masa depan.

Oktober tahun 2020, Nurul Hayat bersama Kantor Akuntan Publik Benny & Veto telah selesai melakukan audit keuangan untuk yang kedelapan kalinya. Nurul Hayat memulai audit laporan berkala sejak tahun 2012. Tahun ini, audit yang dilakukan terkait LPJ dan laporan keuangan lembaga tahun 2019. Alhamdulillah selama satu windu, Nurul Hayat berhasil mempertahankan integritas dan kredibilitas sebagai pengelola zakat.

Sumber Air Jadi Sumber Kebaikan

Sumber Air Jadi Sumber Kebaikan

Sumber Air Jadi Sumber Kebaikan. Program Surga Desa (Sumber Air Untuk Warga Desa) yg didukung oleh Developer Hunian Syariah, Grand Village As-Salam sudah menghasilkan laba. Laporan keuangan akhir Mei 2020 kemarin. Terbaca ada saldo senilai 8,8jt.Berada di Dusun Sumbertimo, Desa Arjosari, Kec. Kalipare Kab. Malang ini. Mulai beroperasi sejak Maret 2020. Sudah 3 bulan beroperasi. Dikelola oleh Warga yg berbasis Musholla.Jadi ketika ada sisa saldo, sepenuhnya digunakan untuk kemakmuran Musholla. Sesuai akad awal. Karena lokasi sumur berada di area Musholla. Tanahnya Musholla yg di bor.

Selain untuk Musholla. Dana juga dianggarkan untuk program sosial. Santunan anak yatim contohnya. Seperti hari ini. Pengurus mengadakan Santunan untuk 7 anak yatim. Sebesar 100rb peranak.

InsyaAlloh program sosial ini akan diadakan setiap bulan. Selain anak yatim. Juga ada sembako untuk para lansia & Dhuafa yg lain.

Pengelolaan sumber ini bernama Hippam As-Salam. Nama diambil dr Donatur utama, Yakni Grand Village As-Salam. Developer Hunian Syariah di Malang. Sumber air ini dimanfaatkan oleh. 350 rumah, 1 masjid, 9 musholla, 3 sekolah dan kantor balai desa. Alhamdulillah kemanfaatannya luar biasa.

Terima kasih kepada segenap Donatur Warga Malang. Ini sedekah jariyah njenengan. Layaknya Sumur Ustman. InsyaAlloh Pahala terus mengalir.

#SurgaDesa

#ZakatWargaMalangUntukWargaMalang

www.zakatkita.org | #SedekahDariRumah

Edukasi untuk Pemberdayaan Petani Binaan Nurul Hayat

Edukasi untuk Pemberdayaan Petani Binaan Nurul Hayat

 

Sejauh ini Kementerian Pertanian, telah menggelontorkan lebih dari 300 ribu alat dan mesin pertanian untuk petani seluruh pelosok Indonesia.Tapi, masih banyak dari petani kita kesulitan dan belum bisa memakai Alsintan ini, jatuhnya bantuan ini ‘medag’, dan hanya jadi sebuah alat yang tak berguna.

Alhamdulillah, ini musim kedua kami, NH Zakat Kita memberikan edukasi kepada masyarakat petani desa untuk memaksimalkan penggunaan Alsintan ini. Dengan alsintan ini, kita bisa atur pola tanam, dalam skala luas, secara mudah dan cepat.

Harapan kami, produk petani lebih kompetitif, efisiensi biaya produksi tanam dan kesejahteraan petani mnjadi kenyataan.

Gandeng Ponpes Al Amin, NH Zakatkita Bangkitkan Ekonomi Pertanian Untuk Warga Dhuafa

Gandeng Ponpes Al Amin, NH Zakatkita Bangkitkan Ekonomi Pertanian Untuk Warga Dhuafa

Gandeng ponpes Al Amin, NH Zakatkita bangkitkan ekonomi pertanian untuk warga dhuafa. Ditengah ekonomi yang tidak menentu, banyak hal yang dapat dilakukan untuk mendapatkan penghasilan. salah satunya dengan memanfaatkan lahan pertanian yang masih kosong. Dengan memanfaatkan lahan berukuran 25×15 meter. NH Zakatkita Gresik-Lamongan menggerakkan ekonomi masyarakat dhuafa di bidang pertanian. lahan itu berada di desa Munggusoyi Kecamatan Benjeng. milik ponpes Al Amin.
“Ponpes Al Amin punya lahan yang masih belum dimanfaatkan. NH zakatkita Gresik-Lamongan dapat memanfaatkannya. demi kesejahteraan masyarakat. untuk biaya pengolahan, bibit dan pupuk dibantu NH, kami hanya menyediakan lahannya saja”. Tandas Pak Ruslan, Ketua Ponpes Al Amin. Ini merupakan kali pertama yang dilakukan oleh NH zakatkita Gresik-Lamongan. ketika nanti berhasil. akan kita kembangkan ditempat yang lain.
“Lahan itu akan kita tanami sayur mayur. kangkung dan bayam. pasalnya, cara merawatnya mudah. panennya juga cepat. 15 hari sudah dapat di panen. sistemnya dikelolah kelompok. satu kelompok 3 sampai 4 orang.  keuntungannya untuk mereka semua”. Terang M. Robby Amrizal, kepala Cabang NH zakatkita Gresik-Lamongan.Kami membuka pintu selebar-lebarnya kepada siapapun untuk saling bersinergi, demi kepentingan ummat. Agar bisa lebih sejahtera.Terimakasih kami haturkan kepada Ponpes Al Amin. yang sudah memberikan kesempatan untuk bersinergi. semoga lelah-lelah kita semua berbuah pahala yang tak terhitung nilainya.

Zakat Mengubah Mustahik Menjadi Muzakki

Zakat Mengubah Mustahik Menjadi Muzakki

 

Oleh Johan Rifky (@johan_rifki_maimunnudin)

Dalam hal menunaikan zakat yang angkanya hanya 2,5 persen, umat  Muslim ada yang melaksanakannya dengan sungguh-sungguh namun ada pula yang hanya sekadar menggugurkan kewajiban. Angka tersebut ada yang dikeluarkan tiap bulan, atau setiap memiliki rejeki . Adapula yang dikeluarkan setelah nishab dan haulnya tercapai. Yang berarti ditunaikan setahun sekali.

Yang jadi pertanyaan kemudian adalah, dengan dinamisnya persoalan kehidupan, apakah mengeluarkan zakat 2,5 persen sebulan sekali atau setahun sekali bisa memberikan dampak pengurangan kemiskinan?  Maka seharusnya, seorang Muslim yang berkemampuan cukup secara finansial, tidak perlu menunggu hingga nishabnya tercapai dan terlalu sibuk pada angka 2,5 persen. Sebab ada celah untuk mengambil pahala jariyah selain zakat,  yaitu melalui sedekah yang bisa dilakukan kapan pun dan dimana pun.

Memang betul,  kewajiban seorang Muslim adalah mengeluarkan zakat. Dan selesai pada urusan pahala karena diniatkan lurus tersebab Allah semata. Namun,  ada suatu hal yang menakjubkan dan lebih besar lagi jika kita tidak terpaku pada 2,5 persen dan mulai rutin bersedekah, yaitu: Memberikah daya ubah pada mustahik agar mereka “naik level” menjadi muzakki. Wah, keren banget kan kalau itu terlaksana? 

Sebuah proses berkelanjutan dari muzaki, oleh amil dan untuk mustahik,  akan memberikan dampak besar dan berkelanjutan, asalkan: Kondisi pertama, amil mempunyai kemampuan melakukan pemberdayaan. Kedua, amil mau dan sanggup mempertahankan sifat jujur. 

Dengan dana zakat yang telah disalurkan kepada mustahik melalui amil, maka masa depan kelompok ini bisa semakin tertata. Sebab, dana zakat yang terkumpul dari masyarakat bisa dijadikan modal.  Ya, modal kerja bagi si miskin yang mempunyai kekuatan untuk mengubah hidup menjadi lebih baik dan memutus rantai kemiskinan di sekitar lingkungan kelompoknya. 

Selain bantuan dana zakat, mustahik juga dipenuhi hak-hak dasarnya dan dibimbing untuk lebih dekat pada Allah agar muncul keistiqomahan, optimisme dan semangat juang untuk berubah lebih baik.

Fokus pembenahan pemberdayaan, akan terus ditingkatkan. Amil pun tak perlu risau, karena kemiskinan yang tak kunjung hilang. Sebab,  mengatasi kemiskinan bukan perkara mudah dan memang memerlukan waktu. Akan selalu ada tantangan, apalagi disaat pandemik seperti ini. 

Diperlukan terobosan-terobosan dari amil untuk membuat program-program yang akan memberikan dampak positif. Untuk saat ini mungkin pemberian sembako sebagai pemenuhan hak dasar menjadi sorotan dan prioritas yang pertama, agar tidak terjadi “kekacauan” di sektor lain.

Situasi pandemik yang sedang kita rasakan bersama ini, ada plus dan minusnya.  Volume kendaraan di jalanan mulai berkurang beberapa hari terakhir. Udara pun terasa lebih segar.  Sedang di sisi lain, beberapa masjid melakukan tindakan preventif  dengan meniadakan kegiatan rutin berjamaah, kajian dan aktivitas yang mengundang massa. Hal yang sama juga dapat kita jumpai di  tempat perbelanjaan dan fasilitas umum. 

 Akibat adanya virus yang proses penyebarannya sangat cepat ini, pemerintah merespon dengan memberlakukan pembatasan aktivitas. Masyarakat dihimbau agar tidak telalu berkerumun. Semua lapisan masyarakat pun merasakan dampaknya.  Efeknya terasa sekali pada sektor ekonomi. Terutama dikalangan strata bawah yang merupakan pekerja harian, pedagang, buruh, sopir dan beberapa orang yang bekerja pada perusahan yang tidak memiliki skill khusus.

Semoga apa yang akan kami sampaikan ini bukan sekadar menjadi mimpi apalagi berandai-andai. Tapi mewujud menjadi jalan keluar bersama. Ada potensi besar pada umat Muslim jika berjamaah dan kompak melakukan zakat dan infaq. Misal sederhananya begini: Tiap orang berkomitmen mengeluarkan 100 ribu tiap bulan, melalui akad zakat atau infaq. Dalam satu tahun berarti sudah terkumpul  1,2 juta rupiah.

Berdasarkan data global religius future, penduduk Indonesia yang beragama Islam pada 2010 mencapai 209,12 juta jiwa atau sekitar 87 persen dari total populasi. Diperkirakan pada tahun 2020 mencapai 229,62 juta jiwa. Jika diasumsikan 10 juta penduduk Indonesia yang mampu berzakat menunaikan zakat 100 ribu tiap bulan melalui Nurul Hayat, maka dana yang akan terkumpul mencapai satu triliun rupiah!

Woow, nominal yang sungguh besar. Dan tentunya Nurul Hayat tidak akan main-main dalam menjalankan amanah ini. Dana tersebut akan disalurkan melalui program-program pengentasan kemiskinan. 

Barangkali dengan berjamaah, kita bisa memberikan perubahan yang lebih baik dan bisa mengurangi angka kemiskinan yang menurut data BPS, pada Maret 2019 lalu, jumlahnya  mencapai 25,14 juta jiwa atau sekitar 9,82 % dari total penduduk.

Percayakan pada amil untuk mengelola dana zakat, infaq dan sedekah kita. Agar sedikit yang kita berikan dikumpulkan menjadi satu dengan yang muzaki lain berikan. Dan dari yang sedikit demi sedikit itu akhirnya terkumpul ratusan juta hingga triliunan rupiah yang akan merubah kehidupan mustahik dan memutus rantai kemiskinan. 

Nah, sekarang Anda yang memutuskan. Mari ikut andil dalam berjamaah dan takjub meihat perubahan mustahik menjadi muzakki. Mari berjamaah dan bergerak bersama! (Jr. Maimunnudin)

KANTOR PUSAT

  • Perum IKIP Gunung Anyar Blok B-48 Surabaya (Maps)
  • 082230773077
  • zakatkita@nurulhayat.org

PUBLIKASI

  • Majalah
  • Event
  • Laporan Publik
  • Laporan Situasi
  • Berita

GABUNG

  • Relawan
  • Karir
  • Mitra Kami
  • Ajukan Program

LAYANAN

  • Zakat
  • Infaq
  • Sedekah
  • Kalkulator Zakat
  • Layanan Lainnya

INFORMASI

  • Kantor Cabang
  • FAQ

Copyright © 2001-2021 LAZNAS Nurul Hayat