Syarat Wajib Zakat Beserta Ketentuannya

Syarat Wajib Zakat Beserta Ketentuannya

Syarat Wajib Zakat – Zakat fitrah diwajibkan bagi orang yang mampu, sehingga orang yang kekurangan makanan pokok pada saat hari raya dianggap tidak mampu dan tidak wajib melaksanakan zakat fitrah.

Untuk lebih jelasnya, berikut ketentuan atau syarat wajib zakat.

Syarat Wajib Zakat Mal

1. Kepemilikan sempurna

Pada syarat pertama, pemilik wajib berzakat apabila hartanya berada di bawah kekuasaannya secara utuh. Lalu, harta harus berasal dari usaha yang halal, bukan cara haram seperti mencuri, merampok, korupsi.

2. Mencapai nisab

Jika harta telah mencapai batas minimum atau nisab, pemilik wajib mengeluarkan zakat 2,5 persen dari total jumlah. Pada zakat mal, terdapat perbedaan cara menghitung nisab, tergantung harta yang dikuasai.

3. Berkembang secara produktif atau berpotensi produktif

Melansir dari Dompet Dhuafa, pengertian berkembang yaitu harta menghasilkan keuntungan atau pendapatan lain. Harta yang berkembang dapat digunakan sebagai modal usaha atau bisnis berkelanjutan, misalnya sawah, perdagangan, ternak, emas, perak, dan uang.

4. Kepemilikan satu tahun penuh

Selain mencapai nisab, sebuah harta hukumnya menjadi wajib zakat apabila sudah dimiliki selama satu tahun penuh menurut perhitungan hijriah. Persyaratan satu tahun berlaku untuk harta emas, uang, ternak, harta benda yang diperdagangkan, dan lain sebagainya.

Sementara itu, harta berbentuk pertanian, rikaz (barang temuan), buah-buahan, dan zakat penghasilan (profesi) tidak wajib mencapai satu tahun. Biasanya, zakat profesi dilakukan setiap gajian, lalu pertanian apabila berhasil panen.

5. Bebas dari utang

Pemilik terbebas dari hutang jadi syarat wajib zakat. Dalam ketentuan berzakat, orang yang memiliki utang dianggap sebagai sosok yang tidak memiliki kemampuan finansial yang cukup. Hal itu lantaran dia masih perlu melunasinya terlebih dahulu sembari memenuhi kebutuhan sehari-hari.

6. Melebihi kebutuhan pokok

Syarat selanjutnya untuk wajib zakat adalah kebutuhan pokok terpenuhi. Jika seorang muslim tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari atau primer seperti belanja, pakaian, rumah, perabot rumah tangga, kesehatan, pendidikan, dan transportasi, dia tidak wajib zakat.

Indikator utama apakah barang wajib dikeluarkan zakat atau tidak yaitu telah mencapai batas minimum zakat (nisab) dalam waktu 1 tahun. Umat Islam harus ingat bahwa zakat berfungsi untuk menyucikan harta sekaligus menyebarkan nilai pendidikan bahwa tidak semua hal di dunia ini milik kita sepenuhnya, melainkan ada sebagian porsi untuk 8 golongan penerima zakat.

Ketentuan Zakat Mal

Umat muslim menunaikan zakat penghasilan mengikuti harga emas terbaru. Sebagai contoh, harga emas per 5 Oktober 2021 adalah Rp 939.000, Maka nisab zakat profesi atau zakat mal Rp 79.815.000 per tahun atau Rp 6.651.000, per bulan. Dengan demikian, orang muslim yang memiliki penghasilan atau upah (take home pay) lebih dari Rp 6.375.000 per bulan, dia sudah wajib zakat penghasilan.

Contoh:

2,5% x  jumlah penghasilan dalam satu bulan

Jika harga emas pada hari ini sebesar Rp939.000 per gram, maka nisab zakat penghasilan dalam satu tahun adalah Rp79.815.000,-. Penghasilan Anda sebesar Rp10.000.000 per bulan, atau Rp120.000.000,- dalam satu tahun.  Artinya, penghasilan Anda sudah wajib zakat, maka zakat Anda adalah Rp250.000,- per bulan.

Contoh Lain:

2,5% x jumlah harta yang tersimpan selama satu tahun

Jika Anda memiliki emas 87 gram yang disimpan selama satu tahun penuh, maka wajib zakat yang dikeluarkan dalam setahun dari harta yang disimpan, adalah sebesar 2,5% x 87 gram = 2,175 gram atau uang seharga emas tersebut. JIka dikurs kan menjadi uang maka nominal zakatnya senilai 2.042.325 per tahun.

Baca Juga: Cara menghitung zakat mal yang benar

Bayar Zakat Online

Sekarang bayar zakat mal makin mudah bisa langsung dari rumah via online. Nah bagaimana hukumnya bayar zakat online ini?

Pandemi Covid-19 yang terjadi di negara mayoritas muslim seperti Indonesia mengubah beberapa transaksi ekonomi menjadi digital, salah satunya zakat mal. Niat dan akad muzakki jadi syarat sah utama dalam berzakat.

Sementara itu, akad jabat tangan secara langsung bukan bagian dari syarat sah. Dengan demikian, semua tergantung niat zakat yang diucapkan dalam hati. Zakat mal online tetap sah tanpa akad yang terlihat langsung.

Berikut platform bayar zakat online yang terpercaya dan amanah sudah diakui oleh BAZNAS sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional. Klik saja zakatkita.org

klik zakatkitaorg

Cara Menjaga Imunitas Tubuh

Cara Menjaga Imunitas Tubuh

Cara Menjaga Imunitas Tubuh – Seperti yang sudah banyak orang tahu bahwa sistem imunitas yang kuat dapat melindungi tubuh dari virus dan penyakit, sedangkan sistem daya tahan tubuh yang lemah membuat Anda rentan terserang pilek atau lebih parah.

Definisi dari imunitas

Cara Menjaga Imunitas Tubuh – Secara sederhana, imunitas didefinisikan sebagai kemampuan tubuh dalam melawan racun, terhindar dari jatuh sakit, dan zat atau mikroorganisme berbahaya lain penggunaan sel darah putih atau antibodi tertentu. Anggap saja seperti sistem pelindung – begitulah cara tubuh melindungi diri. Jika bukan karena sistem imun, berbagai jenis bakteri, virus, dan bahkan jamur bisa menyerang atau menginfeksi tubuh dengan sesuka hati. Berkat imunitas, hal tersebut tidak terjadi.

Jenis-jenis sistem imun

Terdapat 4 tipe sistem imun – tiga di antaranya imunitas alami dan satu lagi merupakan tambahan:

  • Imunitas bawaan – jenis yang dibawa sejak lahir. Kekuatan imunitas ini berbeda-beda pada setiap orang karena sebagian terlahir dengan imunitas yang kuat dan beberapa orang terlahir dengan imunitas yang lemah.
  • Imunitas adaptif – disebut juga “imunitas yang didapat”. Imunitas ini melindungi kita berdasarkan “pengalaman”. Oleh karena itu, setelah terserang infeksi tertentu dan sembuh, Anda tidak akan lagi (setidaknya untuk sementara) rentan terserang infeksi yang sama.
  • Imunitas pasif – imunitas sementara, juga disebut “imunitas pinjaman”. Imunitas yang diperoleh dari orang lain, contohnya bayi yang meminjam imunitas sementara dari sang Ibu melalui ASI.
  • Imunisasi – kita dapat dibuat imun terhadap sesuatu – biasanya melalui pemberian vaksin.

Tujuan dan fungsi dari sistem imun

Fungsi utama dari sistem imun yaitu untuk melindungi Anda dari mikroorganisme berbahaya yang bisa menyebabkan infeksi. Namun, bukan hanya mencegah – ketika Anda sakit, sistem imun-lah yang merupakan pertahanan pertama tubuh. Sistem imun akan melawan infeksi dan berperan untuk menghambat kerusakan dalam tubuh. Sistem imun yang sehat akan mampu melawan sebagian besar jenis infeksi. Sistem imunitas tubuh yang lemah berarti penyakit lebih lama bertahan, dan gejala bisa lebih parah.

Cara meningkatkan sistem imun

Gaya hidup sehat merupakan cara terbaik untuk meningkatkan sistem imun. Ada baiknya Anda selalu memperhatikan sistem imun setiap hari. Berikut Anda akan menemukan beberapa tips tentang cara menjaga sistem imun yang sehat dan kuat melalui aktivitas sehari-hari. Jika Anda merasa imunitas menurun, selalu ingat Anda dapat berkonsultasi pada dokter.

  • Mengonsumsi makanan secara seimbang, termasuk buah dan sayur segar yang banyak. Pola makan sehat akan memberikan berbagai vitamin dan mineral esensial yang dibutuhkan daya tahan tubuh untuk berfungsi normal.
  • Ketika Anda ragu karena merasa tidak mendapat cukup asupan vitamin dan mineral dari makanan, pertimbangkan untuk menambah asupannya dari suplemen yang mengandung Vitamin CVitamin D, dan Zinc yang dapat membantu memperkuat sistem imunitas tubuh yang lemah.
  • Rutin berolahraga. Kebiasaan ini akan membantu mengurangi stres yang berdampak negatif pada imunitas dan meningkatkan sirkulasi darah, serta mendorong sel darah putih untuk mencapai setiap sel yang terserang penyakit.
  • Lakukan langkah untuk mengurangi stres. Jika Anda termasuk orang yang sering merasa stres, coba teknik meditasi atau yoga.
  • Tidur berkualitas. Beristirahat memungkinkan tubuh beregenerasi dan membantu sistem imun bekerja sesuai fungsinya.
  • Menjaga berat badan ideal. Orang yang kelebihan berat badan memiliki fungsi sistem imun yang lemah sehingga menyebabkan mereka lebih berisiko terserang penyakit 4.
  • Bersikap proaktif agar terhindar dari jatuh penyakit. Cuci tangan secara menyeluruh dan teratur, hindari berbagi barang pribadi ketika sedang dekat dengan orang yang terinfeksi dan pastikan daging yang dikonsumsi dimasak hingga matang.
  • Berhenti/jangan merokok. Merokok tembakau dapat membahayakan sistem imun dan membuatnya kurang efektif dalam melawan penyakit.
  • Batasi asupan alkohol. Alkohol dapat merusak respon imun
Cara Menghilangkan Pikiran Negatif

Cara Menghilangkan Pikiran Negatif

Cara Menghilangkan Pikiran Negatif – Kadang, memiliki pikiran negatif dapat menyerang dan menjadi racun untuk kondisi psikologis dan suasana hati. Entah saat Anda Anda bekerja, belajar, bersama dengan orang tercinta, dan sebagainya. Kalau sudah sangat mengganggu ketenteraman diri dan tak dapat dikontrol, Anda perlu mempraktikkan cara menghilangkan pikiran negatif berikut ini.

Untuk menghilangkan pikiran negatif, hal ini bisa Anda coba dan terapkan:

1. Mengenali pikiran negatif yang muncul

Untuk mulai menghilangkan pikiran negatif, Anda harus bisa mengenal dan mengindentifikasi pikiran yang bisa muncul di pikiran. Mengenali dan mengidentifikasi pikiran negatif memang sulit dilakukan. Kadang, apa yang muncul di benak Anda terjadi secara spontan.Observasi dan identifikasi tersebut membantu Anda untuk mengenali bagaimana pikiran negatif itu muncul. Saat Anda mulai mengenal polanya, Anda akan lebih mudah untuk menyingkirkannya. Mengenali pikiran negatif yang muncul tersebut menjadi cara awal untuk menghilangkannya.

2. Mencatat pola dan area pikiran negatif

Setelah mampu mengidentifikasi pikiran negatif, Anda bisa membuat jurnal untuk mengetahui pola dan area yang paling sering memancing pikiran negatif. Area tersebut dapat beraneka ragam, misalnya:

  • Pekerjaan, seperti tidak percaya diri dengan hasil kerja yang dilakukan atau khawatir dengan pekerjaan di masa depan.
  • Hubungan percintaan. Misalnya tidak pede dengan bentuk tubuh untuk disukai calon pasangan.
  • Performa akademik. Misalnya meragukan kemampuan diri untuk mencapai prestasi atau merasa menjadi yang paling bodoh di kelas.

Anda bisa memulai langkah menenangkan pikiran tersebut dengan memfokuskan diri pada satu area terlebih dahulu.

3. Menyediakan alternatif untuk pikiran negatif tersebut

Anda dapat memulai menghilangkan pikiran negatif yang muncul dengan memberikan ide alternatif. Misalnya, pikiran bahwa Anda tak memiliki kompetensi dalam pekerjaan dapat dilawan dengan memunculkan “kekuatan” yang Anda miliki.Cara tersebut dapat berupa mengingat prestasi yang pernah dicapai di pekerjaan tersebut, atau mengingatkan diri bahwa Anda lulus dan pantas diterima di pekerjaan tersebut.

4. Memberikan afirmasi terhadap diri

Ciptakan pernyataan-pernyataan positif atau afirmasi yang dapat melawan pikiran negatif dan menghilangkannya. Afirmasi tersebut diucapkan berulang-ulang setiap harinya.Dalam sebuah studi yang dimuat dalam Social Cognitive and Affective Neuroscience, afirmasi diri mengaktifkan bagian otak yang berkaitan dengan proses diri dan penghargaan diri.Aturan berikut harus Anda terapkan: Jangan pernah mengatakan hal-hal pada diri sendiri yang tak akan pernah Anda katakan pada orang lain.

5. Berteman dengan orang-orang yang memberikan suasana positif

Pikiran negatif kadang dapat berasal dari orang-orang sekitar. Pastikan Anda berteman dengan orang-orang yang dapat memberikan perspektif positif terhadap diri serta mendukung dengan hal-hal baik yang Anda tekuni. Teman teman ini dapat memberikan nasihat dan feedback, yang membantu Anda untuk berkembang lebih baik.

6. Menjalani gaya hidup sehat

Gaya hidup sehat pun tak hanya penting untuk kesehatan fisik, namun juga untuk kesehatan mental dan pikiran. Olahraga dan latihan fisik, misalnya, memengaruhi mood secara positif dan dapat mengurangi stres. Dengan demikian, luangkanlah waktu dengan berolahraga dan beraktivitas fisik. Makanan sehat juga menjadi bahan bakar yang diperlukan pikiran dan tubuh, sehingga pastikan nutrisi selalu tercukupi dengan makanan yang bervariasi.

7. Belajar untuk meditasi

Cara menghilangkan pikiran negatif ialah mencari ketenangan dengan meditasi. Selain menghilangkan pikiran negatif, bermeditasi juga bisa membantu Anda mendapatkan perspektif baru terhadap situasi genting, membantu Anda belajar menghadapi stres, hingga meningkatkan kesabaran.

Cara menghilangkan pikiran negatif harus dilakukan dengan komitmen

Menyingkirkan dan menghilangkan pikiran negatif memang bukan proses yang instan, terutama jika Anda cenderung berpikiran negatif terhadap semua hal yang Anda alami. Walau begitu, dengan komitmen, pikiran negatif dan kritis terhadap diri dapat pelan-pelan berubah menjadi penerimaan diri. Apabila pikiran Anda cenderung positif, Anda akan lebih terlatih untuk menangani stres dengan cara yang konstruktif. Artinya, Anda dapat menjadikan pengalaman untuk membuat hidup lebih baik.

Cara Menghitung Zakat Hewan Ternak Dalam Islam

Cara Menghitung Zakat Hewan Ternak Dalam Islam

Cara menghitung zakat hewan ternak sangat diperlukan dan perlu diketahui masyarakat muslim terkhusus di Indonesia. Karena kebanyakan mata pencarian masyarakat Indonesia selain bertani adalah beternak. Salah satu rukun Islam yang wajib dipenuhi oleh umatnya adalah menunaikan zakat. Selain mengeluarkan zakat fitrah pada bulan Ramadan, seorang muslim juga wajib mengeluarkan zakat harta dimana salah satunya adalah zakat hewan ternak. Perhitungannya pun berbeda dengan cara menghitung zakat mal pada umumnya.

Hal ini didasarkan pada hadits Nabi Shallallahu’alaihi wasallam, di antaranya adalah hadits riwayat Mu’adz bin Jabal RA, beliau berkata, “Bahwa Nabi Shallallahu’alaihi wasallam memerintahkan aku untuk mengambil dari setiap 30 ekor sapi ada zakatnya berupa 1 ekor tabi’ (sapi jantan umur satu tahun) atau tabi’ah (sapi betina umur satu tahun) dan dari setiap 40 ekor sapi ada zakat dengan kadar 1 ekor musinnah (sapi berumur dua tahun).” (HR. Tirmidzi).

Dalam riwayat lainnya disebutkan, “…dan pada kambing yang digembalakan, bila mencapai 40 ekor, maka zakatnya adalah seekor kambing. Jika hanya 39 ekor, maka tidak terkena kewajiban zakat.” (HR. Abu Daud).

Rasulullah a bersabda, “Seorang laki-laki yang memiliki unta atau sapi atau kambingdan tidak menunaikan zakatnya di Hari Kiamat kelak akan datang dengan membawa hewan-hewan tersebut dalam keadaan lebih besar dan lebih gemuk yang akan menginjak-nginjaknya dengan kaki-kakinya dan menanduknya dengan tanduk-tanduknya. Setiap kali yang terakhir darinya lewat dikembalikan lagi dari yang pertamanya, sampai dikeluarkan putusan untuk semua orang.” (HR. al-Bukhari)

Ketiga hadits di atas dan juga tentunya hadits-hadits lainnya menggambarkan kepada kita tentang wajibnya mengeluarkan zakat hewan ternak, yaitu kambing dengan segala jenisnya, sapi dengan segala jenisnya dan unta dengan segala jenisnya. Nah selanjutnya apa saja ketentuan dan persyaratan dalam zakat hewan ternak ini?

Cara menghitung zakat hewan ternak

Ketentuan dan Nishab Zakat Hewan Ternak

1. Nisab Hewan Ternak Unta

Kewajiban zakat unta ini diatur melalui sabda Nabi Muhammad SAW, ia berkata: ”Unta yang digembala (di tempat bebas, tanpa upah), setiap 40 unta zakatnya satu ekor bintu labun,” (H.R. Abu Daud dan Nasai’).

Rasulullah SAW juga bersabda dari hadis yang diriwayatkan Abu Said Alkhudri: “Tidak terkena zakat unta yang kurang dari lima ekor [dzuwadin].”

Ketentuan nisab unta secara lengkap adalah sebagai berikut:

  • Untuk lima ekor unta, maka zakatnya adalah 1 ekor kambing umur 2 tahun, atau 1 ekor domba umur 1 tahun.
  • Untuk 10 ekor unta, maka zakatnya adalah 2 ekor kambing umur 2 tahun, atau 2 ekor domba umur 1 tahun.
  • Untuk 15 ekor unta, maka zakatnya adalah 3 ekor kambing umur 2 tahun, atau 3 ekor domba umur 1 tahun.
  • Untuk 20 ekor unta, maka zakatnya adalah 4 ekor kambing umur 2 tahun, atau 4 ekor domba umur 1 tahun.
  • Untuk 25 ekor unta, maka zakatnya adalah 1 ekor onta betina umur 1 tahun.
  • Untuk 36 ekor unta, maka zakatnya adalah 1 ekor onta betina umur 2 tahun. Untuk 46 ekor unta, maka zakatnya adalah 1 ekor onta betina umur 3 tahun.
  • Untuk 61 ekor unta, maka zakatnya adalah 1 ekor onta betina umur 4 tahun.
  • Untuk 76 ekor unta, maka zakatnya adalah 2 ekor onta betina umur 2 tahun.
  • Untuk 91 ekor unta, maka zakatnya adalah 2 ekor onta betina umur 3 tahun.
  • Untuk 121 ekor unta, maka zakatnya adalah 3 ekor onta betina umur 2 tahun.

Jika ternak sudah mencapai 140 ekor unta, maka cara menghitung ukuran zakatnya adalah, setiap kelipatan 40 ekor, zakatnya 1 ekor unta betina umur 2 tahun, dan setiap kelipatan 50 ekor, zakatnya 1 ekor unta betina umur 3 tahun.

2. Nisab Hewan Ternak Sapi atau Kerbau

Zakat hewan ternak sapi atau kerbau diatur dalam hadis riwayat Mu’adz, ia berkata:

“Nabi SAW memerintahkanku untuk mengambil dari setiap 30 ekor sapi ada zakat dengan kadar 1 ekor tabi’ [sapi jantan umur satu tahun] atau tabi’ah [sapi betina umur satu tahun], dan setiap 40 ekor sapi ada zakat dengan kadar 1 ekor musinnah [sapi berumur dua tahun],” (H.R. Tirmidzi).

Ketentuan nisab hewan ternak sapi:

  • Untuk peliharaan 30 ekor sapi, maka zakatnya adalah 1 ekor sapi umur 1 tahun.
  • Untuk ternak 40 ekor sapi, maka zakatnya adalah 1 ekor sapi umur 2 tahun.

Setelah ternak sapi mencapai 60 ekor, maka setiap kelipatan 30, zakatnya 1 ekor sapi umur 1 tahun, dan setiap kelipatan 40, zakatnya 1 ekor sapi umur 2 tahun.

3. Nisab Hewan Ternak Kambing/Domba/Biri-biri

Mengenai zakat hewan ternak kambing, biri-biri, atau domba, ketentuannya berasal dari hadis yang diriwayatkan Anas bin Malik, ia berkata:

“Mengenai zakat pada kambing yang digembalakan [dan diternakkan] jika telah mencapai 40-120 ekor dikenai zakat 1 ekor kambing,” (H.R. Bukhari).

Ketentuan nisab zakat hewan ternak kambing sebagai berikut:

  • Untuk ternak 40 ekor kambing, maka zakatnya adalah 1 ekor kambing umur 2 tahun, atau 1 ekor domba umur 1 tahun.
  • Untuk ternak 121 ekor kambing, maka zakatnya adalah 2 ekor kambing umur 2 tahun, atau 2 ekor domba umur 1 tahun.
  • Untuk ternak 201 ekor kambing, maka zakatnya adalah 3 ekor kambing umur 2 tahun, atau 3 ekor domba umur 1 tahun.
  • Untuk ternak 400 ekor kambing, maka zakatnya adalah 4 ekor kambing umur 2 tahun, atau 4 ekor domba umur 1 tahun.

Setelah ternak kambing mencapai 500 ekor, maka perhitungan zakatnya berubah, yaitu setiap kelipatan 100 ekor, zakatnya 1 ekor kambing umur 2 tahun atau 1 ekor domba umur 1 tahun.

Cara Menghitung Zakat Hewan Ternak

Hewan-hewan ternak ini apabila telah dijadikan komoditas perdagangan, zakatnya sama dengan zakat harta perniagaan dan dihitung berdasarkan nilai bukan bilangan. Namun, bila nilai hewan yang dimiliki tidak mencapai nisab, tetapi berdasarkan bilangan ternyata memenuhi nisab, zakatnya dikeluarkan sebagaimana halnya hewan-hewan sebelumnya.

Beberapa Perinsip dalam Zakat Binatang Ternak

  1. Muzakki tidak diharus mengeluarkan yang paling unggul dari hewan yang dimilikinya, tetapi dia tidak boleh pula mengeluarkan yang berkualitas rendah. Cukuplah baginya mengeluarkan hewan yang berkualitas standar, asalkan tidak dalam keadaan sakit, tua atau cacat. Hewan yang masih kecil dihitung bersama yang besar.
  2. Jumhur berpendapat zakat hewan ternak tidak boleh dikeluarkan nilainya. Tetapi menurut Abu Hanifah boleh saja dilakukan demi kemudahan bagi muzakki dan petugas zakat.
  3. Hewan-hewan lain yang diternakkan secara komersial seperti ayam, bebek, burung puyuh, dan sejenisnya, zakatnya sama dengan zakat harta perdagangan, seperti yang akan dijelaskan pada zakat perniagaan yaitu senilai 2,5%.

Bayar Zakat Online

Setelah mengetahui cara menghitung zakat hewan ternak, sekarang bayar zakat makin mudah cukup dari rumah, Klik saja zakatkita.org

klik zakatkitaorg

Jenis Zakat Serta Ketentuannya Dalam Islam

Jenis Zakat Serta Ketentuannya Dalam Islam

Jenis – jenis zakat – zakat adalah tumbuh, berkembang, subur, atau bertambah. Menurut istilah, dalam Kitab Al-Hawi, Al-Mawardi mendefinisikan pengertian zakat dengan nama pengambilan tertentu, dari harta yang tertentu, menurut sifat-sifat tertentu, dan untuk diberikan kepada golongan tertentu.

Zakat merupakan salah satu rukun islam dan menjadi unsur pokok bagi penegakan syariat islam. Dalam Al-Quran zakat disebutkan sebanyak 30 kali dan 27 diantaranya disejajarkan dengan shalat

دُوْهُ عِنْدَ اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ

“Dan laksanakanlah salat dan tunaikanlah zakat. Dan segala kebaikan yang kamu kerjakan untuk dirimu, kamu akan mendapatkannya (pahala) di sisi Allah. Sungguh, Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan”

(Q.S Al-Baqarah : 110)

Beragamnya jenis – jenis zakat yang dikenali masyarakat terkadang membuat sebagian dari kita bingung terkait jumlah jenis zakat. Dan juga mungkin masih banyak diantara sahabat yang masih bimbang jika ditanya untuk sebutkan macam-macam zakat yang diketahui. Namun jika ditinjau secara umum, ternyata pada dasarnya zakat hanya terbagi atas dua jenis yakni:

zakat fitrah

1. Zakat Fitrah

Zakat Fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan muslim menjelang Idul Fitri pada bulan suci Ramadan. Besar zakat ini setara dengan 3,5 liter (2,7 kilogram) makanan pokok yang ada di daerah bersangkutan seperti beras, gandum dan sejenisnya.

Baca Juga: Pengertian dan Hukum Seputar Zakat Fitrah

zakat mal

2. Zakat Mal

Zakat Maal adalah zakat harta yang wajib dikeluarkan seorang muslim sesuai dengan nishab dan haulnya. Waktu pengeluaran zakat jenis ini tidak dibatasi jadi bisa dikeluarkan sepanjang tahun ketika syarat zakat terpenuhi. Tidak seperti zakat fitrah yang hanya dikeluarkan ketika Ramadhan.

Baca Juga: Pengertian dan Syarat Wajib Zakat Mal

Nah, Zakat Mal ini yang akhirnya melahirkan banyak jenis zakat diantaranya : zakat penghasilan, perniagaan, pertanian, pertambangan, hasil laut, hasil ternak, harta temuan, obligasi, saham, tabungan, emas dan perak dan lainnya. Masing-masing jenis zakat memiliki perhitungannya sendiri-sendiri.

Jenis – Jenis Zakat Mal

  • Zakat Penghasilan

Jika kita mempunyai penghasilan perbulannya/gaji, sebaiknya kita mulai memikirkan berapa banyak zakat penghasilan kita. Zakat penghasilan merupakan zakat yang perlu dikeluarkan setiap kita mendapatkan penghasilan yang berupa harta atau uang. Sama dengan zakat mal yang memiliki jangka waktu satu tahun, namun zakat penghasilan juga bisa dikeluarkan perbulan dengan cara dicicil dan dengan perhitungan yang berbeda.

Baca Juga: Cara Menghitung Zakat Penghasilan

  • Zakat Pertanian

Zakat pertanian identik dengan hasil pertanian. Berbeda dengan zakat penghasilan, zakat pertanian merupakan zakat yang dikeluarkan seorang petani atau sebuah perusahaan pertanian sesuai dengan cara mengolah pertanian tersebut.

Baca Juga: Cara menghitung zakat pertanian

  • Zakat Emas

Zakat emas ini dikeluarkan hanya jika kita memiliki simpanan emas yang dimana emas itu sifatnya pasif (tidak untuk dipakai tapi hanya disimpan). Dan wajib zakat ketika sudah mencapai nishab dan sudah haul selama satu tahun.

Baca Juga: Cara menghitung zakat emas

  • Zakat Saham

Zakat saham dikeluarkan hanya jika kita memiliki saham perusahaan, baik perusahaan yang tercatat di bursa efek maupun saham perseorangan. Ketentuannya sama jika sudah mencapa nishab dan haul selama satu tahun.

Baca Juga: Cara menghitung zakat saham

  • Zakat Tabungan

Zakat tabungan dikeluarkan ketika jumlah tabungan kita deposito di bank sudah mencapa nishab dan haul selama satu tahun. Hampir mirip seperti zakat penghasilan karena bisa jadi tabungan kita itu merupakan penghasilan kita setiap bulan. Jadi zakat tabungan ini beririsan dengan zakat penghasilan.

Baca Juga: Cara menghitung zakat tabungan

  • Zakat Hasil Ternak

Dalil yang menunjukkan adanya kewajiban zakat binatang ternak adalah hadis Nabi riwayat al-Bukhari dari Abī Żar, sebagai berikut:

مامن رجل تكون له ابل أوبقرأوغنم لا يؤ دّى حقّهاإلاّأوتي بهايوم القيامة اعظم ماتكون وأسمنه تطؤه بأخفافهاتنطحه بقرونها كلمّاجازت أخراهاردّت عليه اولاهاحتّى يقض بين النّاس

(H.R Bukhari)

Dari hadis tersebut di atas, jumhur ulama sepakat bahwa binatang yang wajib dikeluarkan zakatnya adalah unta, sapi, kerbau dan kambing (dan sejenisnya).

Ketentuan Zakat Hasil Ternak

  1. Harta (hewan ternak) yang akan dizakati adalah 100% milik sendiri, bukan hasil utang atau ada hak orang lain dialamnya.
  2. Mencapai haul. Hewan ternak baru boleh dibayar zakatnya jika masa kepemilikan sudah mencapai haul (satu tahun).
  3. Dirawat dan digembalakan. Maksudnya sengaja diurus sepanjanh tahun untuk memperoleh susu, daging, dan hasil pengembangbiakannya.
  4. Hewan tidak dipakai untuk membajak sawah, mengangkut barang, atau menarik gerobak. Ketentuan ini tertuang dalam sabda Rasul yang artinya: “Tidaklah ada zakat untuk sapi yang digunakan bekerja.” (HR Abu Daud dan Daruqutni)

Baca Juga: Cara menghitung zakat hasil ternak

Demikianlah jenis-jenis zakat sesuai dengan perkembangannya saat ini. Namun apapun jenis zakatnya, Anda bisa bayar zakat lebih mudah via online, klik saja:

klik zakatkitaorg

Zakat Online Apakah Diperbolehkan Dalam Islam

Zakat Online Apakah Diperbolehkan Dalam Islam

Bayar Zakat Online menjadi solusi saat kondisi pandemi dimana semua orang dianjurkan tetap stay di rumah aja. Bayar zakat yang awalnya perlu datang ke amil zakat atau masjid sekarang makin mudah cukup di rumah aja, melalui handphone atau laptop sudah bisa bayar zakat. Banyak lembaga zakat menyediakan platform donasi online sehingga memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban sebagai seorang muslim yaitu bayar zakat. Nah bagaimana kah hukumnya dalam islam membayar zakat secara online tersebut?

Allah menitipkan harta benda kepada Sahabat bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga berbagi ke orang-orang sekitar. Surat At-Taubah ayat 103 menyebutkan bahwa zakat mensucikan harta:

“Ambilah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan harta mereka” (QS. At-Taubah 103)

Ayat tersebut menjelaskan bahwa Allah memerintahkan umat Islam untuk wajib membayar zakat, baik itu zakat fitrah maupun zakat mal. Zakat merupakan cara membersihkan harta kita serta menjadi manusia yang bermanfaat dengan membantu sesama.

Ketika membayar zakat, biasanya kita perlu melakukan doa sebagai tanda terima dari zakat yang telah kita berikan. Apakah doa tersebut termasuk wajib atau sunnah? Lalu, bagaimana dengan zakat online yang langsung membayar lewat dunia maya tanpa bertemu dengan amilnya?

Hukum Bayar Zakat Online

Hukum zakat online

Pada dasarnya ijab qabul tidak termasuk salah satu rukun zakat. Ijab qabul juga tidak termasuk syarat sah zakat. Sebenarnya, ibadah zakat berbeda dengan wakaf, akad jual beli, hutang piutang, gadai dan sejenisnya.

Unsur yang terpenting dalam zakat adalah pemberi zakat, harta zakat dan penerima zakat. Seorang muzakki haruslah orang yang memiliki harta mencapai nishab atau memenuhi kriteria wajib zakat. Sedangkan harta zakat adalah harta yang diperbolehkan sebagai zakat. Sementara penerima zakat haruslah orang yang benar-benar berhak menerima zakat.

Adapun unsur penting lainnya, meskipun tidak harus, dalam penyerahan zakat adalah yaitu pernyataan zakat dan doa penerima zakat. Syaikh Yusuf Al-Qardhawi, dalam Fiqhuzzakat-nya, berpendapat bahwa seorang pemberi zakat tidak harus menyatakan secara eksplisit kepada mustahik bahwa dana yang ia berikan adalah zakat.

Oleh karena itu, apabila seorang muzakki (pemberi zakat) tanpa menyatakan kepada penerima zakat bahwa uang yang ia serahkan adalah zakat, maka zakatnya tetap sah. Dengan demikian, seseorang bisa menyerahkan zakatnya secara online kepada lembaga amil zakat.

Bersamaan dengan itu, idealnya seseorang yang menyalurkan dana zakatnya via online ke lembaga amil zakat disertai dengan konfirmasi zakat secara tertulis. Konfirmasi tertulis itu merupakan salah satu bentuk pernyataan zakat.

Lalu, konfirmasi zakat atau transfer ke rekening zakat secara khusus akan memudahkan amil dalam mendistribusikan harta zakat kepada orang-orang yang berhak.

Sementara itu, Ustaz Abdul Somad (UAS) menyebut bila ijab dan qabul dalam zakat adalah sunnah, berbeda dengan ijab dan qabul dalam pernikahan yang hukumnya wajib. Dalam transaksi komersial dan zakat, hukum ijab dan qabul adalah sunnah.

Ada pula Buya Yahya yang memberikan arahan bagi seseorang yang membayarkan zakat secara online hendaknya si pembayar zakat (muzakki) memperhatikan kemaslahatan orang sekitar. Jangan sampai seseorang membayar zakat secara online yang disalurkan ke wilayah yang jauh, padahal tetangga kita sesungguhnya sangat membutuhkan bantuan.

Dari penjelasan bberapa tokoh ulama di atas dapat disimpulkan bahwa hukum membayarkan zakat fitrah secara online adalah boleh dan sah. Namun, kita harus tetap memastikan distribusi zakat dilakukan transparan dan tepat sasaran.

Bagaiaman Cara Bayar Zakat Secara Online?

Lembaga Amil Zakat Nurul Hayat merupakan Lembaga zakat nasional resmi diakui oleh BAZNAS sebagai lembaga penghimpun sekaligus penyalur dana zakat. Banyak program kemanfaatan yang telah dilakukan oleh LAZNAS Nurul Hayat. Untuk semakin memperluas manfaat kepada mustahik, LAZNAS Nurul Hayat juga menyediakan platform Zakat Online sehingga bayar zakat, infaq makin mudah cukup dari rumah aja. Caranya klik zakatkita.org

klik zakatkitaorg

KANTOR PUSAT

  • Perum IKIP Gunung Anyar Blok B-48 Surabaya (Maps)
  • cs@nurulhayat.org

Platform donasi Yayasan Nurul Hayat, klik aja zakatkita.org

PUBLIKASI

  • Majalah
  • Event
  • Laporan Publik
  • Laporan Situasi
  • Berita

GABUNG

  • Relawan
  • Karir
  • Mitra Kami
  • Ajukan Program

LAYANAN

  • Zakat
  • Infaq
  • Sedekah
  • Kalkulator Zakat
  • Layanan Lainnya

INFORMASI

  • Kantor Cabang
  • FAQ

Copyright © 2001-2021 Yayasan Nurul Hayat Surabaya