Tambah Kebaikan di Bulan Sya’ban bersama Nurul Hayat Tuban

Tambah Kebaikan di Bulan Sya’ban bersama Nurul Hayat Tuban

ZAKAT TUBAN – Tambahan kebaikan di kemuliaan Sya’ban bersama 1500 Janda Tua Dhuafa’ . Selain menerima paket sembako sebagaimana didapatkan setiap bulannya. Khusus di Bulan Sya’ban ini ada tambahan titipan dari Keluarga Sejuk Nurul Hayat. Tambahan BLT untuk kebutuhan sehari-hari. Dan sekiranya juga bisa membantu menyiapkan kebutuhan di Bulan Ramadhan yg tinggal beberapa pekan menjelang.

Memberikan lebih kebahagiaan kepada para janda tua dhuafa’ dalam menyambut tamu agung yang selalu dirindukan, Ramadhan. Kegembiraan yang mendorong lisan untuk berucap terima kasih dan wujud syukur. Menggerakkan hati untuk melangitkan do’a kepada segenap Keluarga Sejuk Donatur Nurul Hayat. Agar senantiasa dilimpahkan keberkahan rizki, kesehatan dan keselamatan. Dan yg utama kita semua mendapatkan ridho-Nya.

Bantuan Sarpras untuk Taman Pendidikan Al-Qur’an di Banyuwangi

Bantuan Sarpras untuk Taman Pendidikan Al-Qur’an di Banyuwangi

ZAKAT BANYUWANGI – Di era globalisasi pendidikan karakter memiliki peran yang vital bagi setiap individu, khusunya anak usia dini karena kelak agar menjadi manusia yang beradab yang diharapkan oleh masyarakat, bangsa dan Negara. Pendidikan karakter dalam institusi pendidikan baik formal maupun non formal, diharapkan menjadi solusi dekadensi moral anak bangsa. Pendidikan karakter dalam perspektif Islam secara teoritik telah ada sejak Islam diturunkan di dunia, dengan diutusnya Nabi Muhammad SAW untuk memperbaiki atau menyempurnakan akhlak (karakter) manusia. Ajaran Islam mengandung ajaran yang tidak hanya menekankan pada aspek keimanan, ibadah dan mu’amalah, tetapi juga akhlak. Pengalaman ajaran Islam secara utuh (kaffah) merupakan model karakter seorang muslim, bahkan dipersonifikasikan dengan model karakter Nabi Muhammad SAW, yang memiliki sifat Shidiq, Tabliqh, Amanah, Fathonah.


Melihat banyaknya krisis moral yang ada saat ini tentu adanya suatu pendidikan religi menjadi salah satu solusi terbaik untuk menyelamatkan karakter generasi penerus bangsa ini. Sebagai bangsa dengan mayoritas penduduk beragama Islam, maka pendidikan keagamaan dan akhlak dapat dimulai sejak usia dini. Pendidikan religi yang anak usia dini dapat dilakukan secara informal melalui keluarga maupun lingkungan sosial masyarakat, salah satu bentuknya adalah melalui Taman Pendidikan Al-Quran (TPA/TPQ).


Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA/TPQ) adalah unit pendidikan non-formal jenis keagamaan berbasis komunitas muslim yang menjadikan al-Qur’an sebagai materi utamanya, dan diselenggararakan dalam suasana yang Indah, Bersih, Rapi, Nyaman, dan Menyenangkan sebagai cerminan nilai simbolis dan filosofis dari kata TAMAN yang dipergunakan. TPA/TPQ bertujuan menyiapkan terbentuknya generasi Qur’ani, yaitu generasi yang memiliki komitmen terhadap al-Qur’an sebagai sumber perilaku, pijakan hidup dan rujukan segala urusannya. Hal ini ditandai dengan kecintaan yang mendalam terhadap al-Qur’an, mampu dan rajin membacanya, terus menerus mempelajari isi kandungannya, dan memiliki kemauan yang kuat untuk mengamalkannya secara kaffah dalam kehidupan sehari-hari. (Kemenag).


Sebagai salah satu lembaga keamilan yang ada di Indonesia, Nurul Hayat juga hadir untuk mendukung kegiatan keagamaan melalui Taman Pendidikan Al Qur’an ini agar tercipta generasi-generasi yang agamis. Nurul Hayat hadir dalam bentuk pemberian bantuan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh Lembaga Pendidikan TPQ di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya. Baik berupa material bahan bangunan, ataupun peralatan yang mendukung proses kegiatan belajar mengajar di sebuah TPQ tersebut.


Untuk pengajuan Sarpras TPQ bisa datang langsung ke kantor Nurul Hayat Banyuwangi :
Jl. Letjen. Sutoyo No. 12 Tukang Kayu Banyuwangi
(Depan Lap. Futsal Scudetto Banyuwangi)
Telp. (0333) 417-773 | Hotline : 0822 3167 1717

MENAMBAH NUTRISI HATI DENGAN ZIARAH WALI

MENAMBAH NUTRISI HATI DENGAN ZIARAH WALI

ZAKAT MADIUN – MATABACA Merupakan singkatan dari Majelis Taklim Abang Becak
Para abang becak yang tergabung dalam MATABACA ini setiap bulannya mengadakan kajian rutin ditempat-tempat yang sudah disepakati, sebagaimana taglinenya “Yo Mbecak-Yo Ngaji”

Selain acara rutin bulanan, anggota MATABACA juga mempunyai acara tahunan, salahsatunya yakni program “Wisata Religi” .
kali ini wisata religi dengan mengadakan zirah wali jatim, sebanyak tiga puluh abang becak telah mengikutinya (12/03)

Dengan diadakannya program wisata religi ini harapnya bisa meningkatkan semangat dalam beribadah kepada sang Kholik

Bersama Wakil Bupati Gresik, NH Zakatkita Salurkan 100 Ekor Kambing Untuk Warga Bungah

Bersama Wakil Bupati Gresik, NH Zakatkita Salurkan 100 Ekor Kambing Untuk Warga Bungah

ZAKAT GRESIK – Nurul Hayat (NH) Zakatkita Gresik – Lamongan hari ini kamis 25 Maret 2021, menyalurkan 100 ekor kambing kepada peternak dhuafa di Desa Bungah Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik.

Pada acara tersebut dihadiri Ibu Wakil Bupati Gresik Bu Aminatun Habibah, M.Pd menyampaikan, Harapan Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Wakil Bupati Gresik, pembagian 100 ekor kambing tersebut dapat membantu masyarakat, serta warga yang memang ekonominya lagi gak stabil di Masa Pandemi Covid-19 ini. Besar harapan Pemkab Gresik, dapat bermitra dengan NH Zakatkita serta meningkatkan ekonomi warga secara produktif.

“Sesuai dengan mawakarsa bupati dan wakil bupati, bisa ada desa wisata, edukasi tentang kambing halal, juga menjadi wisata kuliner sate dan gule. selain itu Desa Bungah menjadi kampung domba. dan bersinergi dengan Nurul Hayat” ucap Pak Eko Anindito Putra, Kepala Dinas Pertanian.

Untuk Program Ternak Desa Sejahtera atau TDS, Kepala Cabang NH Zakatkita Gresik – Lamongan M. Robby Afrizal menyampaikan, bahwa ada 100 ekor kambing yang dibagikan ke 10 peternak, setiap peternak mendapatkan 10 ekor kambing. setiap bulan akan di monitoring dan evaluasi (Monev), agar ternak menjadi gemuk dan sehat, selanjutnya pihak NH. harapannya dalam 3 – 4 bulan sudah bisa dipanen.

Selain itu Camat Bungah Kiki Nuriyadi yang hadir di acara TDS NH Zakatkita menyampaikan pula, bahwa Desa Bungah sebagai percontohan dan segera dikembangkan, serta nantinya bisa juga menjadi lokasi Pasar Hewan dan Lokasi Wisata Alam dan Fauna, maka pihak Kecamatan Bungah sangat mendukung Program NH Zakatkita.

Perkuat Ekonomi, Nurul Hayat Zakat Kita Luncurkan program Ternak Desa Sejahtera

Perkuat Ekonomi, Nurul Hayat Zakat Kita Luncurkan program Ternak Desa Sejahtera

ZAKAT BOJONEGORO – Perkuat Ekonomi, Nurul Hayat Zakat Kita Luncurkan Program Ternak Desa Sejahtera

Bojonegoro– Laznas Nurul Hayat luncurkan lagi program Ternak Desa Sejahtera (TDS), sebuah program yang tahun kemarin dirasa berhasil menguatkan ekonomi masyarakat desa pada bidang peternakan di masa pandemi covid 19.

Acara serah terima program TDS di hadiri oleh Kepala Cabang Nurul Hayat Bojonegoro Suluh Adi Gunawan, Dinas Peternakan Elfia Nuraini, Sekdes Sidomukti Abdullah Aziz, serta Angota TDS dari Desa Sidomukti dan Banjarsari Kab Bojonegoro pada Senin,15 Maret 2021.

Gunawan selaku kepala cabang Nurul Hayat menyampaikan, dimasa Pandemi Covid-19 program ternak desa berdaya ini merupakan salah satu solusi penguatan serta meningkatkan ekonomi masyarakat dhuafa. Program yang diinisiasi Nurul Hayat beberapa kali ini dinilai berhasil dan manfaatnya dirasakan hususnya warga dhuafa, dan Alhamdulillah ada anggota dari program ini yang sudah mandiri memiliki ternak sendiri tanpa bantuan dari Nurul Hayat lagi.

Bagi warga Sidomukti, program ini menjadi kebanggaan tersendiri. Pasalnya, desa ini telah ditunjuk projek pemberdayaan desa sejahtera, sehingga masyarakat banyak yang terlibat pemberdayaan dan bisa menjadikan desa mandiri. Kami ucapkan terima kasih kepada Nurul Hayat atas adanya program ini di desa kami, papar Abdul Aziz selaku Sekdes.

Program ini juga mendapat sambutan positif Dinas Peternakan Bojonegoro. Selaku pejabat dinas, Elfi Nuraini menyampaikan dukungan program TDS Nurul Hayat untuk terus ditingkatkan. Program Seperti ini, lanjutnya, sebenarnya yang harus di kerjakan semua pihak, banyak bersinergi antara hulu dan hilir yang telah di lakukan Nurul Hayat Bojonegoro.

“Kami berharap tidak hanya virus Covid 19 yang bisa menular, tetapi ‘virus kemandirian’ seperti ini bisa menyebar ke pedesaan dengan adanya program ternak desa berdaya,” paparnya.

Tahun 2021! Ada Lima Puluh Domba Baru untuk Peternak Kediri

Tahun 2021! Ada Lima Puluh Domba Baru untuk Peternak Kediri

ZAKAT KEDIRI – Setelah sukses membantu menyejahterakan warga di periode pertama tahun 2020, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nurul Hayat kembali menyerahkan 50 ekor domba untuk peternak di Kediri. Domba-domba ini merupakan bantuan dari program Ternak Desa Sejahtera (TDS) untuk mendukung peternak desa, tepatnya di Desa Besowo Kecamatan Kepung yang masuk dalam kategori keluarga yatim dan dhuafa pada hari rabu, 10 Maret 2021 lalu.

“Program ini dilaksanakan yang kedua kali, pertama pada tahun lalu dan Alhamdulillah berjalan lancar dan ini kami teruskan,” kata Imron Rosadi selaku Departemen Program Nurul Hayat Kediri.

Dari program ini pihaknya mengaku memperoleh 5 orang dhuafa yang diberdayakan untuk diberikan domba. Setiap orang mendapatkan 10 ekor domba, yang nantinya bisa dijual saat musim qurban. Imron melanjutkan, laba dari penjualan domba dapat dinikmati oleh penerima program.


“Rata-rata labanya 3-4 juta per orang, bahkan bisa sampai 100 persen dan bisa dinikmati oleh penerima program. Sehingga bisa produktif dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” urainya.


Dalam acara tersebut turut hadir dari perwakilan Pemerintah Desa serta Babinsa setempat. Imron berharap adanya program ini bisa menyalurkan data dari para donatur ke tangan yang tepat sasaran dan program ini bisa ditiru oleh pihak manapun karena tujuannya yakni berdaya pada masyarakat.

“Kami tidak menutup konsep seperti program ini, silahkan apabila nanti dari pihak dinas atau instansi manapun yang mau meniru program ini, karena semua kembali ke masyarakat untuk kesejahteraannya juga,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Program Ternak Desa Sejahtera yang menaungi 5 warga binaan Supartono mengaku jika adanya program ini sangat membantu perekonomian warga.

“Alhamdulillah, bagi teman-teman peternak, program ini sangat membantu perekonomian warga lebih-lebih di masa pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Lanjut Tono sapaan akrabnya, para peternak yang diberi domba hanya perlu membuat kandangnya saja, untuk kesiapan bibit domba hingga pakan sudah tidak ditanggung peternak.

“Jadi Ini kan cuma proses penggemukan selama 4 bulan saja, jadi dikasih pakan kering seperti campuran jagung, katul, polar, kopra kangkung kering, kulit kopi, onggok kedelai semuanya di campur dan dikasih ke domba,” urainya. Dari berat awal yang masuk domba berbobot sekitar 17 kilo gram. Setelah melakukan penggemukan, domba bisa di jadikan hewan kurban setelah berbobot minimal 24 kilo gram. “Jadi setelah 4 bulan, bobotnya bisa sampai 24-28 kilo gram. Minimal dalam sebulan bisa nambah 2-3 kilo gram,” tuturnya.

Diketahui selain mendapatkan ternak, penerima program akan diberikan pendampingan untuk mengatasi masalah yang kemungkinan akan terjadi nanti. Seperti mengatasi penyakit pada hewan domba.

Pendidikan untuk Keluarga Kecil Dhuafa

Pendidikan untuk Keluarga Kecil Dhuafa

ZAKAT MALANG – Ini cerita tentang keluarga ibu Dia, salah seorang dhuafa yang sedang diuji oleh Allah, dengan kerasnya hidup dan sulitnya ekonomi yang dialami oleh beliau dan keluarga. Bu Dia hanyalah seorang ibu rumah tangga seperti pada umumnya, sedangkan suami -Pak Syaifudin- kesehariannya hanya bekerja sebagai tukang (maaf) sampah, yang tugasnya mengumpulkan sampah-sampah lalu kemudian dibawa ke TPA setempat, yang kita tau semua besarnya gaji pekerjaan itu tidaklah seberapa.

Yang menjadi cukup memprihatinkan adalah adanya lima buah hati dalam keluarga tersebut, dan rentang usianya pun berdekatan. Di mulai dari anak pertama yang masih berada di jejang kelas 3 SD, kemudian anak kedua yang saat ini masih TK. Lalu adiknya, anak ketiga yang saat ini masih PAUD, yang akan di susul adiknya -anak keempat- di tahun depan. Dan anak bungsu dari Ibu Dia masih berusia balita, dan mirisnya namanya pun belum terdaftar di dalam Kartu Keluarga.

Bisa kita bayangkan bagaimana perjuang dari keluarga Bu Dia dan suami dalam menghudupi kebutuhan sehari-hari, ditambah lagi adanya biaya untuk pendidikan anak-anaknya. Beruntung saat ini SPP untuk jenjang pendidikan tinka SD sdh disubsidi oleh pemerintah. Setidaknya itu bisa menjadi peringan bagi Bu Dia.

Dengan kondisi seperti itu, merupakan hal yang wajar apabila tunggakan Bu Dia dimana-mana dan mulai menumpuk, terutama untuk biaya sekolah TK dan PAUD. Hal itu yang terjadi dengan keluarga beliau, yang menjadikan Bu Dia beserta istri hendak berencana untuk menghentikan proses kegiatan sekolah sang anak, terutama yang saat ini menduduki jenjang TK, dikarenakan tunggakan yang sudah menumpuk dan juga ada rasa malu dan khawatir nanti akan menganggu psikis sang anak.

Beruntung pihak sekolah setempat, TK Dharma Wanita Persatuan Balearjosari bertindak cekatan dan mengharap agar Bu Dia tidak menghentikan sekolah anaknya, demi perkembangan dan pendidikan sang buah hati. Dan Alhamdulillah setelah kepala sekolah berkoordinasi dengan LAZ Nurul Hayat Malang, akhirnya kedua belah pihak sepakat untuk bersinergi dan membantu keluarga Bu Dia, dalam hal pelunasan tunggakan SPP dan juga kelengkapan sekolah seperti buku, seragam dan alat sekolah lainnya.

Tak lupa pula kabar bahagia ini kami sampaikan ke Bu Dia dan keluarga, beserta juga anak-anaknya dengan harapan ini semua bisa menjadi pelecut semangat untuk keluarga Bu Dia pada khususnya, dan juga untuk kita semua pada umumnya, bahwa segala sesuatu yang menimpa kita itu adalah rencana Allah, dan Tuhan tidak akan pernah diam meninggalkan kita, selama kita selalu ingat kepadaNya.

NOT TODAY! Perjuangan Ibu Solekah Masih Terus Berlanjut Hingga Hari Ini

NOT TODAY! Perjuangan Ibu Solekah Masih Terus Berlanjut Hingga Hari Ini

ZAKAT SEMARANG – Terima kasih kepada para Donatur yang sudah membantu bu Solekah. Kenapa kami bilang seperti ini? Pasalnya, sebulan yang lalu (Januari 2021), ibu Solekah masuk lagi ke rumah sakit. Dan kondisinya semakin memprihatinkan. Setelah perawatan yang terakhir tahun 2020 kemarin, hasil diagnosanya beliau mengalami gangguan ginjal.

Gangguan ginjal ini membuat kakinya sekarang membengkak sehingga untuk melakukan aktifitas sehari-hari sekarang harus dibantu oleh suaminya. Hingga di satu titik, sekarang ibu Solekah harus tidur dengan posisi duduk. Sakit jika dibawa berbaring. Pengobatan yang dilakukan saat ini adalah kontrol seminggu sekali terutama setiap kali timbul sesak nafas yang parah.

Pada hari ini, Rabu 17 Februari 2021. Donasi yang terkumpul dari zakatkita.org, sudah kami salurkan untuk bu Solekah. Total santunan yang kami berikan sejumlah Rp 4.000.000,-. Semoga dapat membantu biaya perawatan dan kontrol beliau. Dan program kesehatan ini terus berlanjut dan bisa dilihat disini.

“Terima kasih kepada donatur Nurul Hayat, yang sudah mau membantu kami, semoga yang sudah diberikan ini dapat membantu biaya pengobatan istri saya.” ucap pak Kasmudi suami bu Solekah.

Semoga bu Solekah sekeluarga diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menjalani ujian ini. aamiin.

 

Bedah Rumah Nurul Hayat Hadir di Boyolangu Giri, Banyuwangi

Bedah Rumah Nurul Hayat Hadir di Boyolangu Giri, Banyuwangi

ZAKAT BANYUWANGI  – Pembangunan Program Bedah Rumah untuk Jumai (60 tahun) warga Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Banyuwangi telah usai dan diresmikan oleh Nurul Hayat cabang Banyuwangi. Ditandai dengan pemberian kunci secara simbolis yang diberikan lanlgsung oleh Kepala Cabang Laznas Nurul Hayat Banyuwangi M. Farid Hamasi kepada Jumai Rabu (17/02/21)

Jumai sendiri merupakan seorang lanjut usia yang tinggal sebatangkara di rumahnya dengan keterbelakangan mental sejak dulu. Namun bukan berarti tidak bisa berbuat apa-apa, Jumai masih tetap bekerja walau dengan pekerjaan yang serabutan tidak menentu. Asal ada orang meminta bantuan, baik itü nggebros, mencangkul, atau kuli, dia sanggup menjalani. Diketahui sebelumnya, Jumai tertimpa musibah akibat kondisi alam yang ekstrim Bulan Januari lalu. Atap rumahnya ambruk dan menghancurkan bagian rumah lain di bawahnya. Beruntung saat kejadian Jumai sedang tidak berada di rumah, sehingga kejadian tersebut tidak sampai menimpa dirinya dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Hadir dalam Peresmian Bedah Rumah tersebut segenap jajaran Pemerintah Kecamatan Giri Pemerintah Kelurahan Boyolangu, Babinsa, Ketua RW, Ketua RT, tokoh masyarakat serta beberapa tetangga sekitar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan covid-1 9.


“Kami berterima kasih atas nama pemerintah Kecamatan Giri Banyuwangi kepada Laznas Nurul Hayat Banyuwangi atas bantuan bedah rumah ini kepada bapak Jumai. Tentunya rumah ini sangat layak sekali dan sehat huni, “kata Sunar, yang wakili Camat Giri.

 

“lni merupakan bedah rumah yang sangat bagus sekali menurut kami. Bisa kami jadikan rekomendasi bila ada program bedah rumah lain di lingkungan sini nanti, ” Kata babinsa Shodikin dalam sambutannya mewakili tiga pilar pejabat di Kelurahan Boyolangu.


Shodikin juga berharap, Nurul Hayat Banyuwangi tidak hanya berhenti di program ini saja. Semoga dapat membantu warga masyarakat Boyolangu dalam program kemanusiaan lainnya yang pastinya akan bermanfaat sekali bagi penerimanya.



Bak gayung bersambut, Kepala Cabang Laznas Nurul Hayat Banyuwangi langsung menjawab harapan dari Babinsa yang sudah kurang lebih empat tahun mengabdi di Kelurahan Boyolangu.“Alhamdulillah, terima kasih kepada semua komponen yang telah membantu lancarnya kegiatan bedah rumah ini. Pak RT yang tentunya sangat berperan sekali, kami sangat berterima kasih sekali. Tentunya kami sebagai pimpinan Laznas Nurul Hayat Banyuwangi juga senantiasa ingin terus berbagi kemanfaatan khususnya untuk warga Banyuwangi. Dan insya Allah kami sudah merencanakan juga akan memberi bantuan keranda untuk warga RT sini yang katanya selalu meminjam di lokasi yang jauh bila selalu ada kifayah, ” Kata M. Farid Harmasi dengan mantap.

 

M. Farid Hamasi juga menyampaikan beberapa program yang ada di Nurul Hayat. Diantaranya seperti Santunan Anak Yatim, Beasiswa Pendidikan Siswa Dhuafa, Sembako untuk Janda Tua Dhuafa, dan program Iainnya yang bisa diakses langsung melalui kanal-kanal online milik Laznas Nurul Hayat Banyuwangi. (Widi)

Belajar Berzakat Bersama Kelompok Pemberdaya Ikan Ngawi

Belajar Berzakat Bersama Kelompok Pemberdaya Ikan Ngawi

ZAKAT NGAWI – (13/02) Sebanyak tujuh puluh satu janda dhuafa mendapatkan paket sembako & ikan lele. Program ini terlaksana berkat kerjasama Nurul Hayat cabang Madiun, Humanity Respect, Kelompok Pemberdaya Ikan (Pokdakan) Gangga Mina dan PT. Central Proteina (CP) Prima.

Selain bermanfaat untuk masyarakat (janda dhuafa) harapannya juga bisa melatih anggota binaan Pokdakan kendal untuk mengeluarkan zakat , dalam pengelolaan zakat, Pokdakan mempercayakan kepada zakatkita.org, ungkap Winarno, selaku ketua Pokdakan kendal. Dengan memaksimalkan zakat dalam bekerja, semoga rizki juga bisa lebih berkah, ungkap Imam selaku koordinator Humanity Respect.


Tujuh puluh satu paket sembako & ikan lele dibagikan kepada para janda dhuafa ditiga desa yakni desa kendal, desa majasem & desa randusongo, imbuh imam.

“Kerjasama yang baik ini semoga bisa berkesinambungan, hingga menjadikan kemanfaatan yg lebih maksimal”, ungkap Afif, Dev. Sosial zakatkita.org Madiun.

Terimakasih Nurul Hayat, Terimakasih Teman-Teman Relawan, Terimakasih Para Dermawan

KANTOR PUSAT

  • Perum IKIP Gunung Anyar Blok B-48 Surabaya (Maps)
  • cs@nurulhayat.org

Platform donasi Yayasan Nurul Hayat, klik aja zakatkita.org

PUBLIKASI

  • Majalah
  • Event
  • Laporan Publik
  • Laporan Situasi
  • Berita

GABUNG

  • Relawan
  • Karir
  • Mitra Kami
  • Ajukan Program

LAYANAN

  • Zakat
  • Infaq
  • Sedekah
  • Kalkulator Zakat
  • Layanan Lainnya

INFORMASI

  • Kantor Cabang
  • FAQ

Copyright © 2001-2021 Yayasan Nurul Hayat Surabaya