Meneladani Semangat Perjuangan Veteran

Meneladani Semangat Perjuangan Veteran

Meski raga telah dimakan usia, namun semangat patriotisme masih terjaga. Seperti itulah sosok Bapak H. Moch. Ngalimoen. Salah seorang veteran dari Tuban. Di usia beliau yang sudah menginjak 92 tahun, beliau masih begitu lancar menuturkan kisah hidup beliau di masa-masa perjuangan. Tak hanya itu, penglihatan dan ingatan beliau pun masih cukup baik.

Alhamdulillah, beberapa waktu yang lalu, tim Nurul Hayat Tuban berkesempatan bersilturahmi dengan Bapak H. Moch. Ngalimoen. Ditemani Bapak Kabul, yang merupakan salah satu pengurus veteran Tuban, selama  kurang lebih 45 menit tim Nurul Hayat Tuban banyak mengambil pelajaran dan spirit dari saksi hidup masa perjuangan.

Satu hal yang sangat relevan, yang dipesankan beliau kepada kami yang hadir bersilaturahmi saat itu adalah, agar kami mau untuk terus belajar, bersabar, bersyukur dan ikhlas. Juga menjaga kerukunan dan nilai-nilai persatuan.

Biarpun zaman terus berubah. Namun nilai dasar ini tak boleh lepas dan menjadi lemah. Terus berjuang memperbaiki agar kebaikan-kebaikan yang beliau pesankan tersebut menjadi sebuah karakter yang mendarah daging. Semoga kami semua bisa mengikuti jejak langkah positif para pendahulu bangsa. Dan mengestafetkannya kepada generasi selanjutnya.

Merdeka!

 

#NHZakatKitaTuban #HUT76RI #DirgahayuRI #LVRITuban #IndonesiaTangguh #IndonesiaTumbuh

 

Nurul Hayat Madiun Bantu Peternak Kecil Magetan

Nurul Hayat Madiun Bantu Peternak Kecil Magetan

MADIUN (13/08) – Pandemi memang mengubah kehidupan kita. Tapi pandemi tak boleh menghentikan gerak kebaikan kita. Alhamdulillah, meski di tengah pandemi, Nurul Hayat Madiun tetap bergerak menebarkan kebaikan. Kali ini, Nurul Hayat Madiun membantu para peternak kecil di Magetan. Melalui sebuah program yang bertajuk Ternak Desa Sejahtera NH Zakatkita Madiun.

Dalam program ini Nurul Hayat Madiun memberikan modal berupa sepuluh ekor kambing. Kambing-kambing tersebut dititipkan kepada setiap anggota. Dalam jangka waktu kurang lebih sembilan puluh hari (tiga bulan), kambing-kambing tersebut akan kami ambil (beli). Modal kembali ke BMT. Keuntungan 100% kembali ke peternak.

NH Madiun Bantu Peternak Kecil Magetan

 

Alhamdulillah, total keuntungan kelompok tahun ini menyentuh angka Rp. 32.974.350. Dari total keuntungan itu, tak lupa para peternak menunaikan zakat sebesar 2,5%. Sehingga para anggota program Ternak Desa Sejahtera bisa berbagi kemanfaatan kepada para janda dhuafa yang ada di sekitar kandang.

NH Madiun Bantu Peternak Kecil Magetan

Dalam kondisi ekonomi yang masih belum stabil seperti saat ini, alhamdulillah para anggota program Ternak Desa Sejahtera bisa mendapat tambahan pendapatan untuk keluarganya sebesar 4,6 juta rupiah, dalam waktu monitoring kurang lebih tiga bulan.

Terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada seluruh Sahabat sejuk yang telah mendukung program Ternak Desa Sejahtera. Semoga apa yang telah kita ikhtiarkan bersama, mendapat balasan terbaik dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Amiin ya Rabbal Alamiin..

Mari terus bantu para peternak kecil, agar bisa lebih sejahtera.

#Ternak #TernakDesaSejahtera #Pemberdayaan #PemberdayaanMasyarakat #Sosial #SosialKemanusiaan #NH #NurulHayat #NHZakatKita #ZakatKita #Madiun #Magetan #Ngawi #Ponorogo #TrimakasihDonaturNH

TP PKK Pemkot Madiun dan NH Salurkan Sarpras TPA

TP PKK Pemkot Madiun dan NH Salurkan Sarpras TPA

MADIUN (20/08) – Bekerja sama dengan TP (Tim Penggerak) PKK Kota Madiun, Nurul Hayat Madiun salurkan sarana dan prasarana  TPA untuk kelompok Majelis Taklim Rusunawa Kota Madiun. Bantuan yang disalurkan berupa Al-Qur’an, Iqro, meja, dan papan tulis.

Bantuan-bantuan tersebut secara simbolis, disampaikan langsung oleh Ibu Wali Kota, Yuni Setyawati Maidi (selaku ketua TP-PKK Pemkot Madiun) kepada Majelis Taklim Rusunawa.

Sarpras TPA

Acara serah terima sarpras TPA ini juga dihadiri oleh  Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Totok Sugiarto.

Sarpras TPA

“Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang telah turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga  program majelis taklim dan bantuan sarpras TPA ini, bisa membantu warga, khususnya generasi muda dan anak-anak di komplek rusunawa Madiun, untuk terus bertumbuh menjadi lebih baik lagi,” ungkap Rupin Indrajana selaku koordinator program .

www.zakatkita.org | #TempatBerinfak

#Sosial #SosialKemanusiaan #MajelisTaklim #NH #ZakatKita #Madiu

 

Menjemput Calon Santri Istimewa Griya Lansia Malang

Menjemput Calon Santri Istimewa Griya Lansia Malang

MADIUN (14/08) – Bismillah, Nurul Hayat Madiun menjemput calon santri istimewa Griya Lansia Malang. Mbah Pur. Begitulah orang-orang di sekitarnya memanggilnya. Sebab tak ada satu pun yang tahu siapa nama beliau sebenarnya. Lansia ini tidak memiliki identitas.  Ditanya keluarganya dimana, Mbah Pur juga sudah lupa. Tapi satu yang pasti, beliau bukan ODGJ. Beliau masih komunikatif, hanya saja sudah mulai pikun. Mungkin karena faktor usia.

Mbah Pur sudah berbulan-bulan tidur dan makan di emperan sebuah gudang, di daerah Jiwan, Madiun. Beliau mendapat makanan dari pemberian orang-orang. Mbah Pur adalah sosok yang ramah dan tak pernah merusak lingkungan. Juga tak pernah mengamuk pada orang lain.

Berkat info dari seorang warga, team Nurul Hayat (NH) Madiun bersama SYD Griya Lansia Malang, segera melakukan koordinasi dengan aparat setempat . Keputusan yang disepakati, hari ini Mbah Pur berangkat ke Griya Lansia Malang. Beliau akan menjadi santri istimewa di sana. Beliau akan mendapatkan pendampingan serta fasilitas dari NH Madiun dan SYD Malang. Sebelum berangkat, oleh para relawan, Mbah Pur dimandikan dan bajunya diganti dengan yang lebih layak. Beliau juga didampingi oleh petugas dan aparat setempat.

 

Bismillah, naik mobil, ya Mbah.. Semoga di tempat yang baru , Mbah Pur bisa menjadi lebih baik dan mendapatkan hidup yang lebih layak.

Terima kasih kepada seluruh Sahabat Sejuk yang telah mendukung hadirnya program ini. Mari terus saling dukung  agar lebih banyak orang-orang seperti Mbah Pur yang bisa kita bantu.

 

www.zakatkita.org | #TempatBerinfak

#Sosial #SosialKemanusiaan #SantunanDhuafa #FakirMiskin #NH #NurulHayat #SYD

Kajian Rutin dan Kegembiraan Anggota Matabaca Ngawi

Kajian Rutin dan Kegembiraan Anggota Matabaca Ngawi

NGAWI (14/08) – Anggota MATABACA (Majelis Taklim Abang Becak) Ngawi, kembali mengikuti acara kajian rutin bulanan. Kajian ini dilaksanakan setiap satu bulan sekali. Disela-sela aktivitas mereka mencari nafkah dengan menarik becak, Nurul Hayat Madiun mengajak anggota MATABACA Ngawi ini untuk mencari ilmu agama dengan mengikuti kajian.

Kajian Matabaca Ngawi

Pada acara kajian yang diikuti oleh 60 anggota MATABACA kali ini, ada salah satu anggota  yang mendapat rezeki. Namanya Pak Suprapto. Akrab disapa Pak Prapto. Pada kajian bulan Agustus ini, beliau merasa sangat gembira. Karena selain pulang membawa ilmu agama yang didapat dari kajian, beliau juga membawa pulang sebuah ban becak baru hasil arisan. Ya, di MATABACA Ngawi selain diadakan acara kajian, juga diadakan arisan ban becak. Hal ini dimaksudkan agar para abang becak Ngawi ini, semakin semangat menimba ilmu agama dan mencari nafkah dengan menarik becak.

Kajian Matabaca Ngawi

Terima kasih untuk seluruh Sahabat Sejuk yang telah mendukung program MATABACA ini. Semoga segala amal Anda mendapatkan sebaik-baiknya balasan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Aamiin ya Rabbal Alamiin..

www.zakatkita.org | #TempatBerinfak

#Dakwah #Kajian #AbangBecak #NH #NurulHayat #ZakatKita #Madiun #Ngawi

Bantuan Dana Pendidikan untuk Mas Ona

Bantuan Dana Pendidikan untuk Mas Ona

Zakat Kita Yogyakarta – Kamis, 12 Agustus 2021, tim Laznas Nurul Hayat DI. Yogyakarta menuju Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, untuk menyalurkan amanah #SahabatSejuk, yaitu bantuan dana pendidikan untuk Ona Rusniawan, siswa kelas XII, SMA Negeri 1 Srandakan.

Mas Ona memiliki tunggakan kewajiban dana pendidikan sejak kelas X. Setelah kami telusuri, ternyata Mas Ona sudah menjadi yatim sejak kelas X. Sepeninggal sang ayah, kondisi ekonomi keluarga Mas Ona kurang sejahtera. Sang Ibu sebagai tulang punggung keluarga harus bekerja sebagai buruh serabutan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Meski sudah bekerja keras, ternyata hasil yang didapatkan oleh ibu Mas Ona, belum cukup untuk membiayai pendidikan Mas Ona. Beruntung sejak kelas X, sekolah memberi kebijakan untuk menangguhkan biaya sekolah Mas Ona, sehingga sang Ibu memiliki waktu yang cukup panjang untuk mengumpulkan dana.

Ya, kepergian sang suami tak membuat ibunda Mas Ona menyerah untuk memberikan pendidikan bagi sang anak. Beliau bertekad, Mas Ona harus tetap sekolah sampai tuntas. Pihak sekolah pun mendukung keinginan Ibunda Mas Ona. Selain menangguhkan keseluruhan biaya pendidikan, pihak sekolah juga berupaya membantu meringankan kebutuhan belajar online (termasuk bantuan kuota belajar online), sehingga Mas Ona tetap bisa sekolah. Sembari itu, ibunda Mas Ona terus bekerja sekuat tenaga dan mengusahakan mencari bantuan untuk biaya sekolah Mas Ona.

Alhamdulillah, Ibunda Mas Ona dipertemukan dengan Laznas Nurul Hayat DI. Yogyakarta. Setelah melalui tahapan registrasi dan survey, Tim Laznas Nurul Hayat DIY bersama Mas Ona langsung menuju SMAN 1 Srandakan untuk melunasi tunggakan biaya pendidikan yang telah terkonfirmasi resmi dari sekolah.

Terima kasih #SahabatSejuk atas bantuan program Bantuan Dana Pendidikan yang telah Anda berikan. Semoga menjadi amal jariyah yang berbuah pahala dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Amiin ya Rabbal Alamiin.

Mas Ona merupakan penerima manfaat Bantuan Pendidikan Dhuafa yang kelima di tahun 2021 ini. Masih banyak siswa/siswi lain yang membutuhkan bantuan pendidikan ini. Mari terus bergandengan tangan untuk ringankan beban mereka.

Sedekah Buka Puasa Tasu’a dan Asyura untuk Para Santri

Sedekah Buka Puasa Tasu’a dan Asyura untuk Para Santri

Bulan Muharram adalah salah satu bulan mulia. Bulan yang memiliki sejumlah amalan utama yang dianjurkan untuk kita kerjakan. Beberapa amalan yang kita anjurkan untuk dikerjakan adalah dua puasa sunnah. Yaitu puasa Tasu’a dan puasa Asyura. Pada tahun ini, puasa Tasu’a jatuh pada tanggal 18 Agustus 2021. Sedangkan puasa Asyura dilaksanakan satu hari kemudian, yaitu pada tanggal 19 Agustus 2021.  Dua puasa sunnah ini merupakan ibadah puasa yang istimewa. Keistimewaannya dapat kita lihat di sabda Rasulullah Shalallalahu Alaihi Wassalam berikut ini: “Puasa yang paling afdhol setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah al-Muharram.” (HR. HR.Muslim: 1982). Keistimewaan puasa Tasu’a dan Asyura bukan hanya bagi mereka yang menjalankan puasa namun juga untuk mereka yang menyediakan buka puasa.

 

Menyambut datangnya puasa Tasu’a dan Asyura, Lembaga Amil Zakat Nasional Nurul Hayat  menghadirkan program “Sedekah Buka Puasa Tasu’a dan Asyura”.  Alhamdulillah, program ini mendapatkan sambutan luar biasa dari Sahabat Sejuk Nurul Hayat di seluruh Indonesia. Tercatat, amanah sedekah puasa Asyura tahun ini, meningkat drastis dibanding tahun lalu. Ya, amanah sedekah puasa Tasu’a dan Asyura yang pada tahun lalu mencapai 147 juta rupiah,  tahun ini alhamdulillah meningkat tajam menjadi 394 juta rupiah.

 

Penyaluran buka puasa Tasu'a dan Asyura

Alhamdulillah, terdapat 2.272 Sahabat Sejuk Nurul Hayat dari berbagai daerah mempercayakan sedekah buka puasa Tasu’a dan Asyura melalui NH Zakat Kita. Sedekah tersebut telah dinikmati oleh lebih dari 31 ribu santri  yang tersebar di 165 pondok pesantren yang ada di Jawa, Madura, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

 

Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh sahabat sejuk NH Zakat Kita yang telah berpartisipasi dan berbagi kebahagiaan kepada para santri melalui program “Sedekah Buka Puasa Tasu’a dan Asyura”  ini.  Semoga apa yang telah Anda salurkan mendapat balasan terbaik dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan dapat menjadi tambahan amal soleh di bulan Muharram ini.

 

Sampai jumpa di gotong royong kebaikan berikutnya.

 

zakatkita.org | #TempatBerinfak

Jabat erat,
Laznas Nurul Hayat

 

 

 

Berbagi dan Peduli  Melalui  Warung  Berkah

Berbagi dan Peduli Melalui Warung Berkah

Langit masih tampak gelap. Matahari belum muncul dari peraduannya. Di antara suasana pagi hari kota Tuban yang masih sepi, terlihat salah satu warung berkah yang berlokasi di tengah kota, sudah memulai geliat aktivitasnya. Ya, warung tersebut adalah warung yang masuk dalam Program Warung Berkah Laznas Nurul Hayat. Sebuah program berbagi dan peduli dengan  menyediakan makan gratis setiap hari Jum’at.

Warung berkah menjadi semakin relevan keberadaannya di tengah keterbatasan aktivitas di masa pandemi ini. Terutama saat PPKM diberlakukan, di mana dampak PPKM juga berimbas terhadap aktivitas di masjid. Ya, selama masa PPKM kegiatan di masjid relatif vakum. Termasuk kegiatan berbagi makanan gratis. Beberapa masjid yang selama ini selalu menyediakan sarapan gratis untuk masyarakat,  harus menghentikan kegiatan tersebut sementara waktu agar sesuai dengan PPKM yang tengah diberlakukan.

Warung berkah NH Tuban, kini telah tersebar di lima lokasi. Kiranya hadirnya program ini bisa membantu masyarakat, utamanya para pekerja harian, agar mereka bisa memenuhi salah satu kebutuhan pokoknya yaitu makanan. Warung berkah ini diharapkan juga bisa menjadi salah satu landasan tumbuhnya keyakinan, bahwa meskipun situasi saat ini sedang serba sulit, di luar sana masih ada orang baik yang terus ingin berbagi dan saling peduli.

Dengan semangat kebersamaan. Dengan saling berbagi dan saling peduli, serta kekuatan do’a yang kita panjatkan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, tentunya. InsyaAllah bersama-sama kita akan bisa bangkit dan dapat melewati masa-masa sulit ini. Lalu mengambil hikmah dan makna dari ujian yang kita alami ini. Sebagai pelajaran dan bekal yang sangat berharga untuk menjalani hari-hari kita selanjutnya.

Terima kasih kami ucapkan kepada semua sahabat sejuk dan para dermawan yang telah mendukung giat program warung berkah ini. Semoga sahabat sejuk semua mendapat balasan berlipat dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.  Mari kita terus berjalan di rel yang seharusnya. Sebelum kelak nanti semua menjadi tidak memiliki arti apa-apa. Kecuali apa yang sudah kita keluarkan di jalan-Nya, menjadi satu-satunya yang sangat berharga.

 

Qurban Salur dan Makna Idul Adha

Qurban Salur dan Makna Idul Adha

 

Alhamdulillah. Puji syukur atas kebesaran dan kasih sayang Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Sebab hanya atas berkat kasih sayang Allah Subhanahu Wa Ta’ala  pada momen Hari Raya Qurban tahun 1442 H ini kita tetap bisa berbagi kepada sesama dalam satu program yang bertajuk Program Qurban Salur Laznas Nurul Hayat.

Kami bersyukur karena kembali mendapat kepercayaan untuk berbagi qurban salur kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Yaitu mereka yang ada di pelosok desa dan yang ada di perkampungan kota yang padat.  Tak hanya itu, daging qurban salur juga telah terdistribusi kepada mereka yang sedang menjalani isolasi di rumah sehat karantina.

Bicara tentang momen hari raya Idul Adha. Momen hari raya qurban atau hari raya Idul Adha adalah momen istimewa yang penuh dengan makna. Salah satu makna yang bisa kita petik di balik peristiwa Idul Adha adalah tentang percaya dan keikhlasan. Ya, percaya dan ikhlas. Dua hal yang menjadi tidak mudah di tengah-tengah situasi pandemi yang belum usai seperti saat ini.

Banyak hal yang dulu terasa biasa, pada masa pandemi ini menjadi terasa “mewah”. Banyak yang kita rasa sudah menjadi bagian hidup kita, tapi pada masa pandemi ini ternyata harus kita relakan. Tentang merelakan ini, kita harus meneladani kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Setiap kita adalah Ibrahim. Ibrahim punya Ismail. Ismail kita mungkin adalah harta kita. Bisa juga ego kita. Ismail kita adalah sesuatu yang kita sayangi dan kita pertahankan di dunia ini. Ibrahim tidak diperintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk membunuh Ismail. Ibrahim hanya diminta untuk membunuh rasa “kepemilikan” terhadap Ismail. Karena hakikatnya semua adalah milik Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Sahabat sejuk, semoga program qurban salur yang kita laksanakan tahun ini dapat menjadi sarana peningkatan imun dan tumbuhnya kebersamaan serta rasa saling peduli. Karena hanya dengan saling peduli kita bisa saling meringankan beban masing-masing.

Terima kasih kami ucapkan kepada segenap sahabat sejuk yang telah berpatisipasi dalam program qurban salur Laznas Nurul Hayat. Semoga apa yang telah Anda salurkan mendapat balasan berlipat ganda dari Allah ta’ala. Aamiin ya Rabbal Alamiin..

 

Qurban Salur Untuk Penyintas Gempa Malang

Qurban Salur Untuk Penyintas Gempa Malang

Hari Raya Idul Adha tahun ini tidaklah jauh berbeda dengan tahun lalu. Di situasi dan kondisi yang masih pandemi, ekonomi menjadi semakin sulit. Tantangan untuk bertahan hidup dan bertahan dari ganasnya Covid-19, masih harus dirasakan oleh hampir sebagian besar masyarakat Indonesia. Pembatasan kegiatan pun juga diberlakukan. Termasuk kegiatan-kegiatan keagamaan di tempat peribadatan. Memang tidak dilarang, namun pemerintah menganjurkan dengan sangat untuk melaksanakan ibadah di rumah masing. Hal ini semata-mata untuk mengendalikan laju penyebaran virus Covid-19.

Qurban Salur

Dampak pandemi terasa semakin berat bagi para penyintas gempa di Malang, yang terjadi pada Ramadhan lalu. Mereka masih berjuang untuk bangkit dari reruntuhan, memperbaiki apa yang bisa diperbaiki, dan mencoba untuk membangun kembali kehidupan lama mereka yang kini runtuh. Mungkin, bagi penyintas seperti mereka, keberkahan Idul Adha tahun ini tidak begitu berasa, karena kondisi yang mengharuskan mereka untuk kembali bangkit.

Namun Tuhan tidak pernah tidur dan abai untuk umatnya. Melalui LAZ Nurul Hayat Malang, para penyintas gempa Dampit, bisa merasakan keberkahan Idul Adha dengan rasa syukur. Amanah donatur berupa qurban salur 3 ekor sapi, telah disalurkan ke lokasi penyintas, yang beberapa masih tinggal di tenda darurat. Tepatnya pada tanggal 15 Juli 2021, yang mana masih merupakan hari tasyrik, 2 ekor sapi disalurkan untuk penyintas gempa di desa Majang Tengah, kecamatan Dampit, dan 1 ekor sapi untuk penyintas di Desa Wirotaman, kecamatan Ampelgading, kab. Malang.

Bekerjasama dengan aparat desa dan juga pemuda-pemudi karang taruna setempat, proses penyembelihan dilaksanakan saat itu juga. Warga bergotong royong untuk menguliti dan memotong-motong daging, yang nantinya dibagi secara rata.

Semoga dengan adanya Qurban Salur ini bisa memberi sedikit kebahagiaan bagi para penyintas, paling tidak membuat mereka merasakan keberkahan Idul Adha 1442 H. Besar harapan kita, agar para penyintas gempa ini segera bangkit dan bisa menjalani kehidupan seperti sedia kala. Amiin ya Rabbal Alamiin..

 

KANTOR PUSAT

  • Perum IKIP Gunung Anyar Blok B-48 Surabaya (Maps)
  • cs@nurulhayat.org

Platform donasi Yayasan Nurul Hayat, klik aja zakatkita.org

PUBLIKASI

  • Majalah
  • Event
  • Laporan Publik
  • Laporan Situasi
  • Berita

GABUNG

  • Relawan
  • Karir
  • Mitra Kami
  • Ajukan Program

LAYANAN

  • Zakat
  • Infaq
  • Sedekah
  • Kalkulator Zakat
  • Layanan Lainnya

INFORMASI

  • Kantor Cabang
  • FAQ

Copyright © 2001-2021 Yayasan Nurul Hayat Surabaya