Update Kemanfaatan Ambulans Gratis untuk Malang Raya

Update Kemanfaatan Ambulans Gratis untuk Malang Raya

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh. Sahabat sejuk Nurul Hayat, kembali lagi kami akan menyampaikan kabar terbaru dari giat kemanfaatan ambulans gratis untuk Malang Raya.

Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena sampai hari ini keberadaan ambulans gratis Nurul Hayat terus terasa kemanfaatannya, terutama bagi dhuafa, sebab memang itulah visi utama dari adanya ambulans ini.

Kabar terbaru, beberapa waktu yang lalu, ambulans Nurul Hayat telah membantu proses evakuasi saudara Riyan yang mengalami kesulitan bernafas sampai tak sanggup berdiri. Posisi Riyan saat itu sudah dirawat di rumah sakit, namun sayang karena satu dan lain hal, BPJS tidak bisa diterima di tempat tersebut sehingga yang bersangkutan harus dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar.

Alhamdulillah-nya, rumah sakit tersebut mau menerima Riyan dan BPJS-nya sehingga ia bisa melanjutkan proses pengobatan yang diperlukan.

Terima kasih kami ucapkan kepada sahabat sejuk Nurul Hayat yang telah mendukung giat kemanfaatan ambulans gratis Nurul Hayat. Semoga segala kebaikan sahabat sejuk mendapat balasan berlipat ganda dari Allah Ta’ala. Aamiin ya Rabbal Alamiin.

Tak henti-hentinya kami ingin memohon doa dan dukungan dari sahabat sejuk sekalian, agar ambulans Nurul Hayat bisa terus membantu sesama yang membutuhkan.

Bantu Pengobatan Pak Hayata

Bantu Pengobatan Pak Hayata

Namanya Bapak Hayata. Usia 65 tahun. Beliau tinggal bersama sang adik. Belum mempunyai istri. Usai pensiun dari pekerjaan sebagai buruh pabrik, kondisi tubuh beliau menurun. Sehingga berdampak pada ginjal dan kekebalan tubuh beliau.

Hingga saat ini, beliau memakai Nasogastric Tube (tabung fleksibel yang dipasang untuk membantu seseorang memasukan makanan atau minuman ke perutnya) dalam kesehariannya. Hanya bisa berbaring di kasur, juga dibantu kursi roda.

Dengan kondisi adik beliau yang hanya berjualan sosis di depan rumah, tidak ada yang dapat diandalkan untuk mencukupi kebutuhan gizi Pak Hayata. Padahal, Pak Hayata harus mengonsumsi susu khusus setiap 4 jam sekali.

Melihat kondisi ini, Laznas Nurul Hayat mengajak sahabat sejuk untuk membantu Pak Hayata. Alhamdulillah per tanggal 29 Desember 2023, telah terkumpul donasi kurang lebih 500 ribu rupiah. Terkait kondisi Pak Hayat, saat ini beliau kontrol dengan diantar ambulance Nurul Hayat. Beliau masih merasa sesak dan dirawat penuh oleh keluarga di rumah. Mohon doa sahabat sejuk sekalian, semoga Pak Hayata segera diberi kesehatan.

Terima kasih kepada sahabat sejuk yang telah mendukung program ini. Semoga segala kebaikan sahabat mendapat sebaik-baik balasan dari Allah Ta’ala. Amiin ya Rabbal Alamiin.

Bantu Adik Dimas Sembuh dari Kanker Tulang

Bantu Adik Dimas Sembuh dari Kanker Tulang

Namanya Dimas. Usianya 15 tahun. Qodarullah, Dimas mendapatkan ujian sakit kanker tulang. Sakit tersebut, ia alami sejak kurang lebih 10 bulan yang lalu.

Awalnya Dimas sering mengeluh capek dan badan sakit-sakit. Saat berobat di pusat kesehatan setempat, diperkirakan Dimas hanya sakit flu dan kecapekan biasa. Namun lama kelamaan rasa sakit tersebut menjalar ke sekujur tubuh.

Hari demi hari kondisi Dimas bukannya semakin membaik malah semakin sering kambuh rasa sakitnya. Ia kemudian dirujuk ke RSU Pacitan. Di sana diketahui Dimas mengalami permasalahan di tulang. Diperkirakan ia menderita kanker tulang. Karena sakit yang diderita serius, RSU Pacitan langsung memberikan Dimas rujukan untuk dirawat di RSU Yogyakarta.

Setelah empat kali menjalani pengobatan di RSU Yogyakarta, Dimas dinyatakan positif terkena kanker tulang ganas. Ia harus segera mendapatkan tindakan lebih lanjut. Saat tulisan ini dibuat, Dimas masih di rumah keluarganya di Pacitan. Ia masih menunggu panggilan dari dokter untuk tindakan selanjutnya. Dimas harus menjalani proses amputasi di bagian kaki.

Keluarga Dimas, kondisi perekonomiannya terbatas. Untuk operasional berobat,  keluarga mempunyai hutang sebesar 10 juta rupiah. Melihat kondisi ini, Laznas Nurul Hayat mengajak sahabat sejuk untuk membantu Dimas dan keluarga.

Alhamdulillah, sahabat sejuk Nurul Hayat sangat antusias untuk membantu meringankan beban Dimas dan keluarga. Bantuan dari sahabat sejuk sudah terkumpul. Bantuan tersebut juga telah kami salurkan dan telah diterima langsung oleh pihak keluarga.

Terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada segenap keluarga sejuk Nurul Hayat yang telah berpartisipasi membantu Dimas dan keluarga. Semoga apa yang telah sahabat sejuk berikan mendapat sebaik-baik balasan dari Allah Ta’ala. Aamiin ya Rabbal Alamiin.

URGENT! Bantu Sembuhkan Mata Adik Dimas

URGENT! Bantu Sembuhkan Mata Adik Dimas

Nasib malang menimpa Dimas, balita asal Dukuh Ringin Surup, RT 03, RW 01, Desa Kupuk Bungkal, Ponorogo. Di usianya yang masih balita, Dimas mengalami pembengkakan mata.

Awalnya, balita 2 tahun tersebut hanya mengeluh matanya sakit. Berdasarkan keterangan keluarga, mata sebelah kiri pernah terkena getah jambu biji. Getah itu membuat matanya gatal dan dikucek-kucek akhirnya infeksi dan membengkak.

Sedihnya, Ayah Dimas yang sebelumnya menjadi tulang punggung keluarga, baru saja meninggal sekitar 40 hari yang lalu. Kini Dimas tinggal di rumah sederhana bersama Ibunya yang tentunya berstatus janda. Keluarga Dimas termasuk kategori kurang mampu, sehingga butuh uluran tangan dermawan agar Dimas bisa  menjalani pengobatan. Mari bantu selamatkan mata Dimas.

Alhamdulillah, per tanggal 4 November 2023, bantuan dari sahabat sejuk Nurul Hayat untuk Dimas terkumpul kurang lebih 30 juta rupiah. Tercatat lebih dari 600 donatur membantu perjuangan Dimas untuk sembuh dari sakit mata yang diderita.

Kabar terkini, pertengahan bulan Oktober lalu, Dimas telah berpulang ke Rahmatullah. Saat menjalani proses kemo terakhir, kondisi Dimas semakin drop sehingga tidak tertolong lagi. Mohon doa dari sahabat sejuk semua, semoga Dimas mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran.

Bantu Adik Azizah Lawan Leukimia

Bantu Adik Azizah Lawan Leukimia

Namanya Adik Azizah. Ia sakit dan menjalani pengobatan awal di RSU Ponorogo. Ia menjalani perawatan selama dua pekan. Karena penyakit yang diderita membutuhkan penanganan khusus, Adik Azizah akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Malang.

Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa Adik Azizah sakit kanker darah atau leukimia. Ia harus menjalani kemoterapi sebanyak 21 kali.  Harus bolak-balik Ponorogo-Malang. Sehingga sangat membutuhkan biaya yang cukup banyak.

Ibu Adik Azizah adalah Ibu rumah tangga, sedangkan Ayahnya pedagang kaki lima dan buruh percetakan. Biaya operasional ke Malang, belum lagi untuk beli susu dan vitamin penunjang, sangat memberatkan bagi mereka. Apalagi selama pengobatan Adik Azizah tidak bisa lepas dari Ayahnya, sehingga sang Ayah tidak bisa bekerja dan berjualan.

Nurul Hayat mengajak sahabat sejuk untuk membantu Adik Azizah. Alhamdulillah sahabat sejuk sangat antusias membantu Adik Azizah. Per tanggal 10 Oktober 2023, telah terkumpul donasi kurang lebih 25 juta rupiah. Tercatat lebih dari 400 donatur bergabung membantu Adik Azizah.

Kabar terkini dari Adik Azizah, setelah terapi kesekian kali, kondisinya drop hingga akhirnya Adik Azizah berpulang ke Rahmatullah.

Bantuan dari sahabat sejuk sekalian telah kami serahkan kepada keluarga Almh Adik Azizah. Bantuan ini akan digunakan untuk melunasi pinjaman sebab keluarga masih memiliki pinjaman yang digunakan untuk perawatan Adik Azizah semasa ia masih menjalani proses pengobatan.

Terima kasih atas dukungan sahabat sejuk untuk Adik Azizah. Semoga Allah memberikan limpahan keberkahan kepada sahabat sejuk semua. Tak lupa mari kita doakan semoga Adik Azizah mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta kesabaran. Aamiin ya Rabbal Alamiin.

Kabar Terbaru Ananda Akhyar

Kabar Terbaru Ananda Akhyar

Sahabat sejuk Nurul Hayat pada kesempatan kali ini, kami akan kembali memberikan kabar terbaru dari ananda Akhyar.

Satu bulan setelah menjalani operasi, saat ini ananda Akhyar dalam pemantauan untuk pemulihan kesehatannya. Jadwal kontrol secara bertahap menyesuaikan dengan progress kesehatan pasca operasi. Kebutuhan pokok penunjang masih sangat dibutuhkan seperti susu dan pampers. Pemenuhan kebutuhan tersebut cukup berat bagi orangtua ananda Akhyar yang bekerja serabutan untuk menanggung biaya pengobatan putranya. meskipun tetap segala upaya akan diusahakan demi sang buah hati. Terlebih untuk kontrol kesehatan di rumah sakit Surabaya bisa 2-3 kali dalam sebulan.

Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh sahabat sejuk yang  telah membantu ananda Akhyar. Semoga kebaikan sahabat sejuk mendapat balasan berlipat ganda dari Allah Ta’ala. Aamiin ya Rabbal Alamiin.

Bantu Penuhi Kebutuhan Nutrisi Pak Lukman

Bantu Penuhi Kebutuhan Nutrisi Pak Lukman

Nama beliau Pak Lukman. Beliau tinggal di Desa Tanjung Gunung, Kec. Peterongan, Kab. Jombang, Jawa Timur.

Tubuh Pak Lukman sangat kurus. Berat badannya hanya 28 Kg. Sejak awal tahun 2023 Pak Lukman menderita punyumbatan saluran pencernaan. Akibatnya beliau tidak bisa mengonsumsi makanan dan minuman melalui lambung. Hanya bisa mengonsumsi susu. Itu pun harus melalui selang yang dipasang di hidung. Hal ini harus dilakukan, sebab setiap dicoba makan dan minum, lambung beliau berkontraksi lalu muntah. Inilah yang menjadi penyebab berat badan beliau terus menurun.

Pak Lukman rutin melakukan kontrol ke RSUD Soetomo. Untuk biaya berobat alhamdulillah di-cover BPJS KIS dari pemerintah. Solusi dari tim medis agar berat badan beliau tidak terus menurun adalah dengan dilakukan operasi dan penambahan nutrisi melalui susu yang direkomendasikan dokter.

Sebelum sakit, Pak Lukman bekerja sebagai cleaning service. Beliau memilik 2 anak yang masih kecil. Anak pertama berusia 10 tahun, sedangkan anak kedua 4 tahun. Saat ini yang menjadi tulang punggung keluarga adalah istrinya dengan berjualan nasi untuk mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari.

Nurul Hayat mengajak sahabat sejuk untuk membantu Pak Lukman terkait akomodasi kontrol ke RSUD Soetomo dan kebutuhan susu agar nutrisi beliau tercukupi.

Kabar terkini, Pak Lukman telah beberapa kali menerima bantuan dari sahabat sejuk Nurul Hayat. Bantuan itu sangat berarti bagi beliau. Dan beliaupun semangat untuk sembuh dari sakitnya. Namun Allah Ta’ala berkehendak lain. Pak Lukman meninggal saat sedang menjalani perawatan di RS Soetomo Surabaya.

Beberapa waktu yang lalu, kami bersilaturahmi ke rumah beliau. Menemui istri beliau. Masih terlihat jelas kesedihan di mata Bu Lilik, istri Pak Lukman. Kini beliau menjadi tulang punggung sepenuhnya bagi kedua anaknya.

Terima kasih kami ucapkan kepada segenap sahabat sejuk Nurul Hayat yang telah membantu Pak Lukman dan keluarga. Semoga kebaikan sahabat sejuk dibalas berlipat ganda oleh Allah Ta’ala. Semoga Almarhum Pak Lukman diterima semua amal baiknya dan diampuni segala dosanya. Serta semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

Bantu Adik Azmi Sembuh dari Tumor

Bantu Adik Azmi Sembuh dari Tumor

Namanya Azmi. Saat ini usianya 1,8 tahun. Adik Azmi tengah diuji sakit. Sakit ini ia alami sejak usianya masih 5 bulan. Sakit ini bermula dari bengkak di bagian dalam hidung. Saat diperiksakan di puskesmas, disebutkan hanya efek pilek saja.

Seiring berjalannya waktu, bengkak itu semakin membesar hingga sampai ke mata kiri dan mulut. Adik Azmi sempat menjalani perawatan di berbagai rumah sakit. Sebelum akhirnya terus rawat jalan di Rumah Sakit Moewardi. Hasil pemeriksaan di rumah sakit menunjukkan bahwa adik Azmi menderita sakit tumor.

Adik Azmi membutuhkan perawatan intensif. Ia harus menjalani rawat jalan bolak-balik Ngawi-Solo. Namun hal tersebut berat bagi orangtuanya yang hanya bekerja serabutan dengan penghasilan tak tentu.

Laznas Nurul Hayat mengajak sahabat sejuk untuk membantu biaya pengobatan adik Azmi. Alhamdulillah per tanggal 24 Oktober telah terkumpul donasi sekitar 15 juta rupiah. Terhitung lebih dari 200 sahabat sejuk yang berpartisipasi dalam program ini.

Tentang kondisi adik Azmi sendiri, qodarullah setelah selama hampir satu tahun bolak-balik rumah sakit untuk menjali kemo dan kontrol, juga ikhtiar mencari pengobatan alternatif, ternyata takdir berkata lain. Adik Azmi berpulang ke rahmatullah. InsyaAllah adik Azmi saat ini sudah berada di sisi Allah, di tempat yang paling baik baginya.

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran. Dan kami ucapkan terima kasih kepada seluruh sahabat sejuk yang telah membantu proses berobat adik Azmi selama ini.

Bantu Adik Akhyar Sembuh dari Sakitnya

Bantu Adik Akhyar Sembuh dari Sakitnya

Abdul Wafa Muhammad, nama lengkapnya. Akhyar panggilannya. Balita berusia 1,5 tahun ini merupakan warga Dusun Kowang Utara, Desa Kowang, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Saat ini Akhyar tengah diuji sakit. Awalnya Akhyar sering mual dan muntah. Saat makan terasa sakit. Kata dokter, saluran pencernaannya tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Akhyar harus menjalani pengobatan dan kontrol rutin di RS Dr. Soetomo Surabaya. Saat ini ia sedang menjalani operasi kedua untuk pemulihan kesehatannya.

Adik Akhyar membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk proses pengobatannya. Ayahnya hanya bekerja serabutan. Sementara sang ibu merupakan ibu rumah tangga. Akhyar hanya mendapat bantuan seadanya dari tetangga dan teman-teman orangtuanya.

Perkembangan terkini, Akhyar masih harus menjalani beberapa tahap proses pengobatan. Pada bulan Juni lalu, Akhyar telah menjalani proses radiologi di RSUD Dr. Soetomo. Akhyar dan keluarga sudah tiga kali wara-wiri ke rumah sakit yang terletak di kota Surabaya tersebut. Info dari kerabat yang mengantar, hasil pemeriksaan belum bisa tuntas karena ada beberapa peralatan di rumah sakit yang sedang rusak.

Sahabat sejuk mari bersama bantu adik Akhyar untuk sembuh dari sakitnya. Agar ia bisa tumbuh menjadi anak yang ceria dan bersemangat sebagaimana anak-anak lainnya.

Bantu Khayra Sembuh dari Hidrosefalus

Bantu Khayra Sembuh dari Hidrosefalus

Khayra namanya. Adik kita yang satu ini, qadarallah, ketika lahir mengalami sakit hidrosefalus. Pihak keluarga sangat terpukul melihat kondisinya. Kepalanya sudah membesar. Hingga akhirnya pihak keluarga menyetujui untuk dilakukan operasi.

Saat ini Adik Khayra masih menjalani perawatan pasca operasi. Setiap pekan ia harus bolak-balik ke rumah sakit 2 kali untuk menjalani terapi. Namun tak jarang Adik Kharya tak bisa pergi terapi karena pihak keluarga tidak ada biaya untuk transportasi dan membeli vitamin. Sekali menjalani terapi, Adik Khayra membutuhkan dana sekitar Rp 500.000 untuk biaya perjalanan dan tebus vitamin.

Menurut dokter, Adik Khayra masih harus terus menjalani terapi sampai ia bisa berjalan sendiri. Tentu saja itu waktu yang cukup lama dan membutuhkan kesabaran serta biaya yang tak sedikit.

Ibu Khayra sehari-hari mengajar di TPQ. Beliau tidak mendapatkan gaji. Sementara sang Ayah bekerja serabutan dengan gaji Rp 60.000/ hari.

Melihat kondisi Adik Khayra, Laznas Nurul Hayat mengajak sahabat sejuk untuk membantu biaya pengobatannya. Alhamdulillah, sahabat sejuk antusias mendukung Adik Khayra untuk bisa segera sehat.

Pada tanggal 25 Agustus 2023, telah diserahkan bantuan tahap 1 untuk Adik Khayra. Bantuan ini rencananya akan digunakan untuk perawatan rutin yaitu untuk membeli vitamin dan biaya transportasi saat perawatan ke rumah sakit.

Ibu Riyadul Jannah, Ibunda Adik Khayra menuturkan, bahwa kemarin Adik Khayra sempat sepekan tidak menjalani terapi di rumah sakit karena sudah tidak ada biaya. Setelah kami kunjungi, beliau sangat senang dan merasa terbantu untuk dapat melanjutkan pengobatan rutin Adik Khayra.

Terima kasih sahabat sejuk Nurul Hayat atas bantuan yang sudah diberikan kepada Adik Khayra. Semoga apa yang telah sahabat berikan mendapat balasan kebaikan berlipat ganda dari Allah Ta’ala. Aamiin ya Rabbal Alamiin.

Copyright © 2001-2023 Yayasan Yay. Nurul Hayat Surabaya