Memuliakan Sesama Saudara Muslim

Memuliakan Sesama Saudara Muslim

Memuliakan Sesama Saudara Muslim-Semua orang Islam berharap dirinya masuk dalam jajaran orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kiamat atau hari akhir. Rasulullah dalam salah satu haditsnya memberikan gambaran tentang tanda-tanda atau ciri mereka yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir.

Rasulullah SAW bersabda:

 

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلاَ يُؤْذِ جَارَهُ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا، أَوْ لِيَصْمُتْ. (رواه البخاري).

 

Dari Abu Hurairah, ia berkata: Telah bersabda rasulullah SAW: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka janganlah menyakiti tetangganya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka muliakanlah tamunya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia berkata yang baik atau diamlah.” (HR. al-Bukhari).

Dari hadits di atas setidaknya ada 3 tanda orang yang dianggap beriman kepada Allah dan kepada Hari Kiamat, pertama tidak menyakiti tetangganya, kedua memuliakan tamunya, dan ketiga berkata yang baik atau diam.

 

  1. Tidak Menyakiti Tetangga

 

Salah satu hal yang ditekankan dalam Islam adalah hidup rukun dalam bertetangga. Hal itu dilakukan adalah agar terciptanya ketenteraman, keamanan, dan kenyamanan dalam kehidupan masyarakat.

 

Kedudukan tetangga bagi seorang muslim sangat penting, hingga Allah dalam Alquran surat an-Nisa ayat 36 berfirman.

 

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا

 

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang memiliki hubungan kerabat dan tetangga yang bukan kerabat, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri” (QS. An Nisa: 36)

 

Lantas siapakah yang dimaksud dengan tetangga itu, dalam Kitab Fathul Baari dijelaskan ada perbedaan terkait definisi tetangga. Sebagian mereka mengatakan tetangga adalah ‘orang yang shalat subuh bersamamu’, sebagian mengatakan ’40 rumah dari setiap sisi, yakni kanan, kiri, depan, belakang’, sebagian lagi mengatakan ’40 rumah disekitarmu’, ada yang mengatakan ’10 rumah daei tiap sisi’, dan beberapa pendapat lainnya (Fathul Baari, 10/367).

 

Namun demikian, pendapat mana yang hendak diambil terkait definisi tetangga tidak masalah, yang paling penting adalah tidak menyakiti mereka.

 

  1. Memuliakan Tamu

 

Terkait pentingnya hal ini, Islam memberikan rambu-rambu dan tuntunan bagaimana kita memuliakan tamu itu. Beberapa diantara adabnya adalah:

 

  1. Mengundang orang yang bertaqwa

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

لاَ تُصَاحِبْ إِلاَّ مُؤْمِنًا,وَلاَ يَأْكُلُ طَعَامَك َإِلاَّ تَقِيٌّ

 

“Janganlah engkau berteman melainkan dengan seorang mukmin, dan janganlah memakan makananmu melainkan orang yang bertakwa!” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

 

  1. Tidak hanya mengundang orang kaya

Berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

 

شَرُّ الطَّعَامِ طَعَامُ الْوَلِيمَةِ يُدْعَى لَهَا الأَغْنِيَاءُ ، وَيُتْرَكُ الْفُقَرَاءُ

 

“Sejelek-jelek makanan adalah makanan walimah di mana orang-orang kayanya diundang dan orang-orang miskinnya ditinggalkan.” (HR. Bukhari Muslim)

 

  1. Disunnahkan mengucapkan selamat datang

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya tatkala utusan Abi Qais datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau bersabda,

 

مَرْحَبًا بِالْوَفْدِ الَّذِينَ جَاءُوا غَيْرَ خَزَايَا وَلاَ نَدَامَى

 

“Selamat datang kepada para utusan yang datang tanpa merasa terhina dan menyesal.” (HR. Bukhari)

 

  1. Menyediakan hidangan sebaik mungkin

Allah ta’ala telah berfirman yang mengisahkan Nabi Ibrahim ‘alaihis salam bersama tamu-tamunya:

 

فَرَاغَ إِلىَ أَهْلِهِ فَجَاءَ بِعِجْلٍ سَمِيْنٍ . فَقَرَّبَهُ إِلَيْهِمْ قَالَ آلاَ تَأْكُلُوْنَ

 

“Dan Ibrahim datang pada keluarganya dengan membawa daging anak sapi gemuk kemudian ia mendekatkan makanan tersebut pada mereka (tamu-tamu Ibrahim-ed) sambil berkata: ‘Tidakkah kalian makan?’” (Qs. Adz-Dzariyat: 26-27)

  1. Mendahulukan tamu yang lebih tua

Sebagaimana sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam:

 

مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيْرَنَا وَيُجِلَّ كَبِيْرَنَا فَلَيْسَ مِنَّا

 

“Barang siapa yang tidak mengasihi yang lebih kecil dari kami serta tidak menghormati yang lebih tua dari kami bukanlah golongan kami.” (HR Bukhari).

 

  1. Berkata yang Baik atau Diam

 

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW mengingatkan kita agar jangan sampai kita menjadi orang yang “muflis”. Sebagaimana sabdanya

 

عن أبي هريرة : أن رسول الله صلى الله عليه و سلم قال أَتَدْرُونَ مَا الْمُفْلِسُ قَالُوْاالْمُفْلِسُ فِيْنَا يَا رَسُو لَ اللَّهِ مَنْ لاَ دِرْهَمَ لَهُ وَلاَ مَتَاعَ قَالَ رَسُو لَ اللَّهِ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُفْلِسُ مِنْ أُمَّيِي مَنْ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلاَتِهِ وَصِيَامِهِ وِزَكَاتِهِ وَيَأتِي قَدْ شَتَمَ هَذَا وَقَذَفَ هَذَا وَاَكَلاَ مَالَ هَذَا وَسَفَكَ دَمَ هَذَا وَضَرَبَ هَذَا فَيُعْطَى هَذَا مِنْ حَيَنَاتِهِ وَهَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ فَإِنْ فَنِيَتْ حَسَنَاتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْضَى مَا عَلَيْهِ أُحِذَ مِنْ خَطَايَاهُم فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ ثُمَّ طُرحَ فِي النَّارِ

 

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu; bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tahukah kalian siapa orang yang bangkrut?”

 

Para shahabat pun menjawab, ”Orang yang bangkrut adalah orang yang tidak memiliki uang dirham maupun harta benda.”

 

Beliau menimpali, ”Sesungguhnya orang yang bangkrut di kalangan umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa, dan zakat, tetapi ia juga datang membawa dosa berupa perbuatan mencela, menuduh, memakan harta, menumpahkan darah, dan memukul orang lain. Kelak kebaikan-kebaikannya akan diberikan kepada orang yang terzalimi. Apabila amalan kebaikannya sudah habis diberikan, sementara belum selesai pembalasan tindak kezalimannya, maka diambillah dosa-dosa orang yang terzalimi itu, lalu diberikan kepadanya. Kemudian dia pun dicampakkan ke dalam neraka.” (HR. Muslim dalam Shahih-nya, no. 2581).

 

Dari penjelasan di atas Nabi sangat mewanti-wanti terkait pentingnya menjaga lisan, hingga memberikan pilihan kepada kita “berkata yang baik” atau “diam”.

 

Semoga kita di jadikan hamba Allah yang senantiasa memuliakan tamu, tidak menyakiti tetangga, mampu menjaga lisan untuk senantiasa berkata baik atau diam.

 

Adab Pergaulan Remaja Dalam Islam

Adab Pergaulan Remaja Dalam Islam

Adab Pergaulan Remaja Islam – Islam mengajarkan kepada umatnya agar selalu menjaga hubungan baik dengan sesama. Baik kepada saudara di dalam keluarga, teman, maupun para tetangga. Dalam surah An-Nisa’ ayat 36, Allah SWT telah berfirman sebagai berikut: وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا

Artinya: “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri”.

Selain itu, sejumlah hadis juga menyebutkan tentang pentingnya menjaga hubungan dengan sesama. Dari Anas Bin Malik dia berkata: “Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berjumpa dengan seseorang dan beliau mengajaknya bicara, maka beliau tidak memalingkan mukanya dari orang tersebut sehingga orang itu sendiri yang berpaling, dan apabila menjabatnya, beliau tidak melepas tangannya sehingga ia sendiri yang melepaskannya, beliau juga tidak pernah terlihat mendahului teman duduknya dengan kedua lututnya,” (HR Ibnu Majah No. 3706).

Terkait salah satu kunci dalam pertemanan, riwayat Abu Dawud menuliskan, dari Abu Hurairah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Seorang laki-laki itu bergantung dengan agama teman gaulnya, maka hendaklah salah seorang melihat siapa yang menjadi teman gaulnya”. Demikian di antara dalil yang menyebutkan tentang pentingnya menjaga hubungan antar sesama, baik terhadap keluarga, memilih teman baik, atau dalam hal bertetangga. Berbicara mengenai pergaulan antar remaja, seorang muslim juga perlu memperhatikan beberapa adab dan layak untuk diterapkan sesuai dengan ajaran Islam. Remaja ialah usia menuju dewasa. Artinya, periode ini merupakan masa peralihan dari seorang anak sebelum menjadi dewasa. Maka, beberapa akhlak mulia sebaiknya diterapkan demi menjaga pergaulan menuju ke arah yang positif.

Adab Pergaulan Remaja Dalam Islam

Berikut adalah contoh adab pergaulan remaja menurut Islam sebagaimana dikutip dari buku Akidah Akhlak Kementerian Agama RI 2020.

  1. Menjaga sopan santun. Sopan santun diperlukan dalam bertindak dan berucap. Hal ini dilakukan demi menghargai orang lain atau antar sesama remaja.
  2. Mengerti dan memahami. Dua sifat ini bisa menimbulkan dampak positif. Yakni dapat terjalinnya persahabatan antar remaja hingga waktu yang cukup lama.
  3. Selalu mengajak ke arah kebaikan. Mengajak ke arah kebaikan dapat meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Seorang remaja diharapkan selalu dapat menjadi rekan bagi temannya untuk selalu mengajak ke jalan kebaikan.
  4. Saling membantu. Dalam pergaulan, dibutuhkan sikap saling membantu. Selain itu, juga diiringi sifat lapang dada. Apabila ada teman yang membutuhkan pertolongan, maka selayaknya dibantu. Namun demikian, andai ada yang kurang berkenan, setidaknya lapang dada dalam menyikapinya juga diperlukan.
  5. Jujur dan Adil. Dua sifat yang penting dimiliki remaja. Dengan menanamkan perilaku jujur, maka tidak akan menimbulkan masalah bagi orang lain. Demikian pula perilaku adil atau tidak pilih kasih terhadap sesama.
  6. Berjuang mencari ilmu. Sebagai seorang remaja, mencari ilmu merupakan hal terpenting sebelum memasuki masa dewasa. Dalam salah satu riwayat, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda: “Barangsiapa keluar dalam rangka menuntut ilmu maka dia berada di jalan Allah sampai dia kembali,” (HR At-Tirmidzi No. 2571).

Sementara beberapa tindakan negatif juga perlu dihindari oleh seorang remaja. Lantaran perilaku tersebut dapat merugikan bagi dirinya sendiri maupun orang lain, baik keluarga, teman, atau tetangga. Berikut adalah deretan perilaku menyimpang yang biasa dialami remaja dan layak menjadi perhatian untuk selalu dihindari.

  1. Minum minumas keras dan judi. Dua hal tersebut sudah dilarang dalam agara Islam. Surah al-Maidah ayat 90 menyebutkan: “Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung”.
  2. Pergaulan bebas,seperti berpasangan. Berpasangan atau memiliki hubungan khusus dengan lawan jenis termasuk perilaku negatif dan layak untuk dihindari bagi remaja. Dengan hanya berdasarkan nafsu demi memenuhi kebutuhan akan bersenang-senang, maka dikhawatirkan dapat menimbulkan hal negatif berikutnya. “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk,” (QS Al-Isra ayat 32).
  3. Tawuran atau berkelahi antar kelompok. Biasa terjadi di antara kelompok remaja akibat perselisihan yang sebelumnya terjadi. Tentang hal ini, surat Al-Hujurat ayat 11 menuliskan: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. “Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim”. Selain beberapa contoh perilaku menyimpang di atas, juga terdapat hal negatif lainnya dan bisa menjadi acuan bagi seorang remaja untuk tidak melakukan. Yakni seperti mengumbar syahwat, membentuk sebuah kelompok atau geng dengan tujuan buruk, melakukan bullying, suka berbohong, hingga tidak takut terhadap dosa.

Semoga kita selalu dalam lindungan Allah agar terhindar dari segala perbuatan keji dan tercela.

Anda bisa Juga ikut membantu menyebarluaskan Yayasan nurulhayat agar semakin semangat dalam menyebarkan dakwah dan kebaikan.

NH Zakatkita Bantu Bebaskan Ijazah Mas Sadewa

NH Zakatkita Bantu Bebaskan Ijazah Mas Sadewa

Yogyakarta – Raden Sadewa Republik Indonesia 2 Sakti Aji atau biasa dipanggil mas Sadewa, sudah setahun belum menerima ijazah kelulusan SMK nya. Ada tunggakan kewajiban biaya pendidikan yang belum dilunasi.

Ayah mas Sadewa sebelumnya merupakan seorang supir wisata di Jogja. Sejak pandemi melanda, terpaksa harus kehilangan pekerjaannya. Bersama sang istri, kini berdagang sayur kecil -kecilan di depan rumahnya untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup.

Ijazah sangat diperlukan mas Sadewa untuk mendaftar bekerja atau melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, salah satu cita -cita nya adalah menjadi seorang tentara. Namun, karena belum kunjung bisa melunasi tunggakan biaya pendidikan dan ijazahnya tertahan, mas Sadewa sementara bekerja di sebuah kedai susu untuk membantu orang tuanya memenuhi kebutuhan sehari – hari dirinya dan keluarganya. Penghasilan yang mereka dapat, hingga saat ini belum dapat mencukupi untuk melunasi tunggakan biaya pendidikan tersebut.

Alhamdulillah, dengan izin Allah SWT pada hari Selasa, 6 Juli 2021 kemarin setelah melalui serangkaian proses regristrasi dan assesement, tim Laznas Nurul Hayat Yogyakarta menyalurkan Bantuan Pendidikan Dhuafa untuk membantu mas Sadewa. Tim juga menemani mas Sadewa hingga mendapatkan Ijazah yang sudah satu tahun Ia nanti – nantikan.

Terima kasih Sahabat Sejuk Nurul Hayat yang telah mendukung program Bantuan Pendidikan Dhuafa. Semoga setiap ilmu yang mas Sadewa dapat dan diaplikasikan menjadi bermanfaat dan menjadi jariyah bagi para Sahabat Sejuk. Dan semoga mas Sadewa segera dapat mengejar cita – citanya. Aamiin.

Khitan Ceria Bersama Polresta Sidoarjo

Khitan Ceria Bersama Polresta Sidoarjo

Bekerjasama dengan Polresta Sidoarjo, Nurul Hayat Sidoarjo mengadakan program Khitan Ceria. Khitan Ceria gratis ini dengan meriah diikuti oleh anak-anak Sidoarjo yang membutuhkan. Selain dalam rangka program sosial NH Sidoarjo, kegiatan ini dilakukan sekaligus merupakan rangkaian acara memperingati Hari Jadi Bhayangkara yang ke 75.

Bertempat di gedung serbaguna Polresta Sidoarjo, kegiatan ini diikuti oleh 113 anak. Dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, kegiatan yang dilakukan pada Sabtu 19 Juni 2021 ini berjalan dengan lancar.

Acara dibuka langsung oleh Bapak Kapolresta Sidoarjo AKBP Kusumo Wahyu Bintoro. Dalam sambutannya beliau menyampaikan “Selain khitan massal, nantinya ada banyak kegiatan sosial untuk masyarakat yang kami lakukan dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-75. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para stakeholder, netizen dan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan sosial ini”. Mereka dibagi 4 gelombang agar tidak ada penumpukan masa. Selain itu juga supaya anak-anak tidak jenuh menunggu giliran khitan.

Selain bergiat bersama Polresta, Nurul Hayat Sidoarjo juga mengadakan kegiatan Khitan Ceria Spesial bersama anak-anak berkebutuhan khusus. Mereka terdiri dari anak-anak Downsyndrom dan Autis. Bekerjasama dengan Yayasan Ananda Mutiara (Y-AMI), 57 Anak telah mengikuti acara ini. Karena mereka anak spesial, khusus untuk mereka kali ini menggunakan metode Khitan Smart Clamp. Sehingga anak-anak bisa langsung aktifitas walau baru saja dikhitan.

Mereka memiliki kelebihan dari pada anak normal lain. Walau seperti itu, mereka tetap memiliki hak yang sama seperti anak-anak yang lainnya. Bahkan sebagian orang tua malu memiliki buah hati seperti itu. Sehingga anak tidak dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik karena mengalami diskriminasi dari orang tua. Dengan kegiatan ini, harapan kedepannya bisa memberikan semangat bagi para orang tua. Yang paling penting anak-anak beribadah dalam keadaan suci, tidak membawa najis.

Alhamdulillah para orang tua anak -anak spesial ini sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Masih banyak anak-anak seperti ini yang belum dikhitan, hanya karena mereka menganggap khitan tidak perlu dikarenakan kondisi sang anak yang memiliki keterbatasan. Terima kasih sahabat sejuk Nurul Hayat ..

Berkomitmen Mencerdaskan Anak Bangsa, NH Zakatkita Bantu Biaya Pendidikan Dhuafa

Berkomitmen Mencerdaskan Anak Bangsa, NH Zakatkita Bantu Biaya Pendidikan Dhuafa

Memasuki tahun kedua pandemi. Belum tampak ada tanda mereda. Namun demikian denyut nadi kehidupan harus tetap berjalan. Terutama pada bidang cukup vital, seperti kebutuhan pangan, layanan kesehatan, transportasi dan tentunya yang berkaitan dengan dunia pendidikan.

Di saat bersamaan bagi anak-anak sekolah, tiba saat yang mendebarkan namun ditunggu-tunggu. Yakni saat pergantian jenjang pendidikan. Baik yang kenaikan kelas ataupun kelulusan. Sebagai salah satu proses menapak pada level berikutnya.

Kabar diterimanya sang anak di salah satu sekolah negeri favorit, Menjadi kegembiraan dan sekaligus dilema bagi Pak Yan. Bapak dua anak dalam kesehariannya ini berprofesi sebagai pengamen dari bus ke bus. Meskipun dari pihak sekolah ada subsidi untuk murid baru, tetapi masih cukup berat bagi Pak Yan untuk bisa melunasi seluruh biaya yang dibutuhkan.

Alhamdulillah melalui program sektor pendidikan. Laznas Nurul Hayat Tuban telah menyalurkan amanah dari keluarga sejuk Nurul Hayat untuk membantu kesulitan Pak Yan. Bantuan berupa biaya pelunasan 4 stel seragam putrinya telah diterima secara langsung. Semoga tetap semangat dan optimis menatap masa depan. Juga bagi setiap insan pendidikan. Dan bagi para donatur semoga bisa menjadi salah satu ladang amal yang memberatkan timbangan amal. Amiin …

Kebaikan Ramadhan Akan Terus Bergulir

Kebaikan Ramadhan Akan Terus Bergulir

Awal kolaborasi Laznas Nurul Hayat Tuban bersama BAZNAS Kabupaten Tuban. Bersama berbagi kebaikan dalam aksi yang nyata. Keluarga Ibu Nofi yang mempunyai 4 anak yatim adalah penerima manfa’atnya. Saling bertaut dan bergerak bersama dalam Program (Bukan) Bedah Rumah. Memberikan kegembiraan keluarga yatim yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Saling koordinasi secara intens dan support penuh dari 2 kecamatan yang terlibat. Kecamatan Tuban sebagai tempat kediaman yang selama ini menjadi domisili. Dan Kecamatan Semanding sebagai lokasi baru.

Di lokasi tanah baru dengan luas 120 m² telah dibangunkan rumah berukuran 5×6 m. Jauh lebih luas dan insya Allah lebih nyaman dari rumah yg ditinggali selama ini. Jadi memang ini bukan bedah rumah, karena rumah yg lama masih berdiri kokoh. Dan tetap ditempati nenek Ibu Nofi bersama 2 adiknya. Sedangkan rumah baru di lokasi baru nantinya akan ditempati Ibu Nofi bersama 4 anaknya.

Semangat berbagi ini tak ubahnya seperti bola salju. Di momen akhir Ramadhan, banyak pihak yang turut mensupport program kemanfa’atan ini. Keterlibatan komunitas kemanusiaan yang tergabung dalam Tuban Humanity. Terus melebar dan bersambung dengan Fave Hotel, Rena Factory Outlet dan Dandiya Cafe.

Terima kasih untuk semua pihak yang terlibat dan mendukung suksesnya acara. Senyum dari keluarga yatim semoga menjadi salah satu wasilah diringankannya hisab kita. Terus bergerak dalam kebaikan saat sendiri atau bersama. Jaga dan tumbuhkan empati di sekitar kita. Salam kemanusiaan …

Bantu Biaya Pelunasan Hutang untuk Kesehatan Adik Bryan

Bantu Biaya Pelunasan Hutang untuk Kesehatan Adik Bryan

Kediri (03/06/2021) Namanya Bryan. Tempat tinggalnya di dusun Sekarputih, kecamatan Bagor, kabupaten Nganjuk. Wajah adik Bryan tampak terlihat benar-benar tidak sehat. Bibirnya dan jari jemarinya berwarna biru kehitaman. Ini akibat kelainan jantung yang dideritanya.

Setiap bulan adik Bryan selalu rutin kontrol ke RSUD Soetomo Surabaya. Dengan bantuan BPJS KIS, alhamdulillah biaya obat semua gratis. Namun, untuk rutin berobat setiap bulan ke Surabaya, pastinya dibutuhkan biaya-biaya lain seperti biaya makan, transportasi, dan kebutuhan yang lain.

Kali ini Nurul Hayat diberikan kesempatan berkunjung ke rumahnya guna untuk menyampaikan amanah dari para donatur. Sesampai rumahnya disambut hangat oleh ibu Anik, yang tidak lain adalah ibunda dari adik Bryan. Ayahnya sehari-hari bekerja sebagai tukang sampah, yang keliling mengambil sampah warga dari rumah ke rumah.

Lantas ibunya bercerita, bahwa tahun lalu, tepatnya di bulan Juni 2020 beliau terpaksa berhutang kepada seorang rentenir dikarenakan hasil upah dari suaminya tidak mencukupi untuk biaya kebutuhan pokok keluarga. Tidak hanya untuk kebutuhan perawatan adik Bryan, biaya hutangnya juga untuk mencukupi kebutuhan anak pertamanya yang masih kelas 2 SMP.

Ketika dari tim Nurul Hayat bertanya nominal hutangnya, beliau menjawab bahwa jika seluruh hutangnya di kalkulasikan ada sekitar 4,5 juta meski hutang beliau tidak langsung cash 4 juta. Itupun belum juga termasuk bunganya. Bingungnya beliau, si rentenir selalu menagih setiap hari. Beliau juga sempat mengatakan jika beliau malu untuk mengajukan bantuan ke Nurul Hayat, karena sejak tahun 2018 Nurul Hayat sudah membantu proses pengobatan adik Bryan.

Tim Nurul Hayat pun menjelaskan kepada beliau, bahwasanya sebagai tugas amil zakat, Nurul Hayat siap membantu dalam hal seperti ini. Dengan harapan kedepannya semoga si ibu tidak lagi berhutang kepada rentenir.

Kalau dalam asnaf atau golongan penerima zakat, keluarga ibu Anik termasuk golongan Gharim. Beliau berhutang digunakan untuk mencukupi kebutuhan premier, bukan kebutuhan tersier. Tidak ada alasan lagi beliau berhutang, selain dikarenakan hasil kerja suaminya yang tidak seberapa, dan untuk biaya berobat adik Bryan yang mempunyai penyakit kelainan pada jantungnya.

Alhamdulillah, pada tanggal 9 Juni 2021 amanah dari para donatur sudah tersampaikan. Yaitu menutup hutang pokok ibu Anik di rentenir sebesar Rp. 4.500.000,-. Terima kasih sahabat sejuk NH atas bantuan dan dukungannya. Semoga adik Bryan selalu diberi kesembuhan dan dapat hidup selayaknya anak anak yang lain. Amiin..

 

Pipa Air Rusak Akibat Tanah Longsor, NH Zakatkita Bantu Air Bersih Warga Tulungagung

Pipa Air Rusak Akibat Tanah Longsor, NH Zakatkita Bantu Air Bersih Warga Tulungagung

Alhamdulillah, pada hari Senin 21 Juni 2021 tim Laznas Nurul Hayat telah bantu kebutuhan air bersih sebanyak 12 ribu liter di Kabupaten Tulungagung. Hal ini tepatnya dilaksanakan di 2 dusun yang berada di Kecamatan Sendang, yaitu Dusun Tugu dan Dusun Soko.

Tanah longsor yang terjadi di area lereng gunung Wilis pada hari Kamis, 17 Juni lalu mengakibatkan masyarakat kekurangan air bersih. Beberapa titik pipa PDAM dan HIPAM mengalami kerusakan. Hal ini perlu dilakukan perbaikan kurang lebih 1 pekan. Dampaknya, sekitar 80% masyarakat sekitar kekurangan air bersih. Terutama di area Kecamatan Sendang, salah satu tempat yang kami dropping.

Tidak sedikit warga yang mengambil air bersih dari bilik sumber. Jalan menuju lokasi pengambilan air cukup menanjak dan curam. Dengan adanya bantu air bersih ini, warga sekitar sangat terbantu. Setidaknya mereka bisa menambah pasokan air bersih, terutama untuk memasak. Sebelumnya daerah ini tidak pernah sampai kekurangan air bersih, bahkan bisa dibilang baru di tahun ini terjadi. Hal itupun dikarenakan adanya longsor di area pegunungan yang mengakibatkan banyak pipa saluran air rusak. Mengakibatkan suplai air bersih dari sumber mata air berkurang.

“Saya mewakili warga desa Tugu, mengucapkan terima kasih kepada para donatur Nurul Hayat yang telah membantu warga saya untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Semoga berkah, Amiin” Ungkap pak Parlan, selaku Kepala Desa Tugu.

Ini adalah bentuk siap tanggap bencana yang Nurul Hayat lakukan sebagai lembaga yang turut andil setiap ada bencana. Membantu masyarakat yang membutuhkan.

Kabar baiknya, per tanggal 21 Juli nantinya air di beberapa warga sudah mulai mengalir dan kembali normal, meski debit airnya masih kecil. Terima kasih sahabat sejuk NH, semoga setiap aliran air yang warga gunakan dapat menjadi amal jariyah. Amiin.

Nurul Hayat Gresik-Lamongan Panen Ternak Kambing

Nurul Hayat Gresik-Lamongan Panen Ternak Kambing

Yayasan Nurul Hayat Gresik- Lamongan akan memulai panen ternak kambing di dua desa yang berada di kecamatan Bungah, kabupaten Gresik. Ada sekitar 100 ekor kambing yang siap akan di panen, serta digunakan untuk persiapan menjelang Hari Raya Idul Adha tahun 2021 ini.

Sholihul Amin, staf layanan NH Gresik-Lamongan yang biasa dipanggil Amin mengatakan “Saat ini, peternak kambing binaan Nurul Hayat ada di desa Bungah dan desa Kisik, kecamatan Bungah kabupaten Gresik. Sekitar 100 ekor kambing siap untuk dipanen menjelang hari raya Idul Adha tahun ini. Langkah selanjutnya, Nurul Hayat akan membeli 100 ekor kambing dari peternak tersebut. Tiap kg daging kambing nantinya akan dibeli seharga kisaran Rp 64.000 yang akan digunakan sebagai program Qurban Pelosok Desa

Beliau juga menambahkan, bahwa jumlah kambing sebanyak 100 ekor tersebut untuk persiapan qurban di berbagai wilayah pelosok desa. Selanjutnya, untuk mengetahui proses perkembangan ternak kambing, maka akan dilakukan timbang bobot kambing setiap bulannya. Kambing-kambing tersebut di rawat oleh peternak dhuafa selama 3 bulan, kemudian Nurul Hayat membeli lagi kambing-kambing tersebut saat Idul Qurban. Hasil keuntungan ternak kambing tersebut semuanya untuk peternak. Mereka para peternak kambing hanya diwajibkan untuk mengeluarkan zakat sebesar 2,5%, yang mana kemudian zakat tersebut dibagikan ke warga dhuafa yang berada di sekitar rumah para peternak kambing.

Sementara itu, kepala desa Kisik kecamatan Bungah M. Ali Ishaq menyampaikan “Saya sangat mengapresiasi program ternak kambing dari yayasan Nurul Hayat Gresik-Lamongan. Karena telah membantu saya dan warga desa untuk mengembangkan panen ternak kambing sehingga perekonomian desa tidak hanya berjalan, melainkan juga berkembang” (09/06/2021)

Khitan Ceria Kerjasama Walikota Madiun bersama Nurul Hayat

Khitan Ceria Kerjasama Walikota Madiun bersama Nurul Hayat

Alhamdulillah, kemarin (08/06) telah terlaksana program Khitan Ceria hasil kerjasama Walikota Madiun bersama Nurul Hayat. Khitan ini dilaksanakan dalam dua tahapan. Tahap pertama dilaksanakan pada hari Senin (08/06) dan tahap kedua di hari Selasa (09/06) yang bertempat di rumah dinas Walikota Madiun Jl. Pahlawan Madiun. Tercatat sebanyak 309 anak telah mengikuti program khitan ceria.

H. Maidi, selaku Walikota Madiun dalam sambutannya mengatakan “Khitan merupakan salah satu syariat Islam yang harus dilaksanakan khususnya bagi seorang muslim laki-laki, maka khitan tidak boleh ditunda. Kalau masih ada yang daftar, jangan ditolak”


“Alhamdulillah, dihari ulang tahun kota Madiun yang ke 103 ini bisa terlaksana khitan massal berkat kerjasama Nurul Hayat dan PT. Sunat Modern Indonesia, harapan kedepannya semoga kerjasama ini bisa terus terjalin, sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan” tutur Yuni Setyawati Maidi, saat berbincang-bincang diruang team khitan dan para relawan, sambil berfoto-foto.

“Walaupun dilaksanakan secara massal, tapi khitan ini memakai metode termodern saat ini, yaitu Super Ring, yang mana metode ini tanpa jahit dan tanpa kontrol, sehingga setelah di khitan bisa langsung beraktifitas seperti biasa” ungkap Khoirul Rohman, selaku Branch Manager Nurul Hayat Madiun.

KANTOR PUSAT

  • Perum IKIP Gunung Anyar Blok B-48 Surabaya (Maps)
  • cs@nurulhayat.org

Platform donasi Yayasan Nurul Hayat, klik aja zakatkita.org

PUBLIKASI

  • Majalah
  • Event
  • Laporan Publik
  • Laporan Situasi
  • Berita

GABUNG

  • Relawan
  • Karir
  • Mitra Kami
  • Ajukan Program

LAYANAN

  • Zakat
  • Infaq
  • Sedekah
  • Kalkulator Zakat
  • Layanan Lainnya

INFORMASI

  • Kantor Cabang
  • FAQ

Copyright © 2001-2021 Yayasan Nurul Hayat Surabaya