Sedekah Alas Surga

Sedekah Alas Surga

Seringkali kita temukan, masjid atau musholla, terutama musholla atau masjid di pelosok, belum memiliki sajadah atau sudah ada sajadah namun kondisinya sudah tak layak lagi digunakan. Padahal sajadah bisa menjadi penunjang kekhusyukan dalam beribadah, yang mampu membuat jamaah sholat lebih khidmat dalam beribadah di masjid. Ketiadaan sajadah di musholla atau  masjid di pelosok ini, bisa jadi salah satu faktor penyebabnya adalah infak yang tersedia belum mencukupi untuk membeli gulungan karpet.

Melihat kondisi ini, Lembaga Amil Zakat Nasional Nurul Hayat, menginisiasi program Sedekah Alas Surga untuk masjid yang membutuhkan sajadah agar lebih banyak masyarakat yang bisa beribadah dengan nyaman dan khusyuk.  Lembaga Amil Zakat Nasional Nurul Hayat mengajak Sahabat Sejuk Nurul Hayat untuk meraih pahala jariyah dengan berpartisipasi dalam program ini. Harapannya dengan adanya sajadah yang lebih layak, jamaah mushollah atau masjid di pelosok desa, dapat lebih semangat untuk memakmurkan musholla dan masjid.

Sedekah Alas Surga

Alhamdulillah, kami sangat bersukur, program ini disambut antusias oleh Sahabat Sejuk Nurul Hayat. Alas surga/karpet pun telah didistribusikan. Di Gresik, alas surga/karpet  telah didistribusikan ke 30 masjid/mushollah yang ada di Gresik dan Lamongan oleh Laznas Nurul Hayat Gresik. Laznas Nurul Hayat  juga masih membuka kesempatan bagi Sahabat Sejuk Nurul Hayat yang ingin berpartisipasi dalam program ini. Sebab, masih ada permintaan dari takmir masjid/mushollah yang belum terpenuhi.

Terima kasih kami ucapakan kepada seluruh Sahabat Sejuk Nurul Hayat yang berpartisipasi dalam program ini. Semoga apa yang Sahabat Sejuk berikan menjadi jariyah yang mengalir tiada henti. Aamiin ya Rabbal Alamiin..

Pipanisasi Air Bersih untuk Warga Flores

Pipanisasi Air Bersih untuk Warga Flores

Desa Bilal adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Desa yang memiliki tiga dusun ini merupakan sebuah desa tertinggi di Pulau Adonara dengan jumlah total penduduk kurang lebih 800 jiwa. Mayoritas penduduk tersebut bermata pencaharian sebagai petani.

Enam bulan pasca banjir bandang yang melanda Pulau Adonara, dampak yang ditimbulkan masih terasa di desa ini.  Beberapa sumber air, baik untuk pertanian maupun untuk kebutuhan pribadi warga, merupakan salah satu yang terkena dampak. Karena banjir bandang tersebut, pipa untuk aliran air ada yang tertimbun tanah dan ada juga yang patah. Akibatnya ketersediaan air menjadi langka. Warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih mereka.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, baik untuk mandi maupun minum, warga harus membeli dengan harga lima sampai sepuluh ribu rupiah per galon. Itu pun mereka harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk bisa mendapatkannya. Dan air galon tersebut hanya bisa mencukupi kebutuhan dua sampai tiga hari saja. Selama satu bulan, jika ditotal untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga harus mengeluarkan biaya sekitar 300 ribu rupiah.

Melihat hal tersebut, perangkat desa dan warga pun bermusyawarah mencari solusi dari permasalahan yang mereka alami. Dari musyawarah tersebut ditemukan solusi. Salah satunya mencari sumber air baru di pegunungan. Alhamdulillah, warga menemukan satu-satunya mata air yang masih mengalir.

Warga pun bergotong royong untuk mengalirkan sumber air tersebut sampai ke rumah-rumah mereka. Pipa-pipa bekas yang sudah berkarat hingga bambu yang dibelah, mereka manfaatkan untuk mengalirkan air.

Membantu warga Desa Bilal yang mengalami permasalahan ketersediaan air bersih, Laznas Nurul Hayat menerjunkan relawan untuk melakukan assessment langsung ke lokasi. Dari hasil assessment tersebut didapati bahwa warga membutuhkan kurang lebih 5 km panjang pipa agar air dari mata air di pengunungan bisa mengalir sampai ke desa mereka.

Laznas Nurul Hayat pun bergerak cepat untuk memenuhi kebutuhan pipa tersebut. Setelah melalui beberapa tahapan, mulai dari survey pabrik pipa, penentuan harga, ekspedisi angkut, hingga penentuan pengiriman dengan memperhatikan kondisi laut yang tidak menentu ombaknya. Alhamdulillah, minggu ini (minggu keempat Maret 2022), program pipanisasi air bersih untuk warga Flores ini telah memasuki tahap pembelian dan loading barang.

Terima kasih Sahabat Sejuk Nurul Hayat, yang telah berpartisipasi dalam program ini. Semoga program bantuan pipanisasi untuk warga Flores khususnya Desa Bilal ini, berjalan lancar tanpa hambatan. Sehingga warga di sana segera bisa mendapatkan aliran air bersih yang merata.

Mari bersama mengalirkan air untuk warga Flores!

Harta Hanya Titipan

Harta Hanya Titipan

Harta Hanya TitipanSejatinya, kita tidak pernah kehilangan sesuatu. Karena pada dasarnya kita tidak pernah benar-benar memiliki sesuatu. Coba lihat kembali siapa yang memiliki diri kita? Allah. Jangan pernah merasa memiliki. Kalau ternyata kita hanya dititipi. -Harun Tsaqif-

Kita tidak memiliki apa apa selain yang Allah ridhoi untuk kita. Termasuk harta kita. Maka, tugas kita hanyalah menjaga titipan tersebut sebaik mungkin. Dan harta terbaik adalah harta yang disedekahkan. Sebagai manusia apalagi hamba Allah, harus bijak dan mampu memanfaatkan dengan baik titipan Allah yang luar biasa cukup untuk memenuhi kebutuhan kita. Dalam sebuah hadist :

 

“Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai dia ditanya (dimintai pertanggungjawaban) tentang umurnya kemana dihabiskannya, tentang ilmunya bagaimana dia mengamalkannya, tentang hartanya; dari mana diperolehnya dan ke mana dibelanjakannya, serta tentang tubuhnya untuk apa digunakannya” (HR. Tirmidzi).

 

Pada hari kiamat, setiap dari kita akan mempertanggungjawabkan semua perbuatan kita. Termasuk tentang harta. Apakah dengan cara halal kita mendapatkannya? dan untuk hal-hal apa saja harta tersebut dibelanjakan? Sebagaimana Allah memerintahkan untuk makan makanan yang halal, cara mendapatkan makanan tersebut pun dengan cara yang halal juga. Halalnya makanan dan cara mencarinya sangat ditekankan, sehingga kita wajib makan harta yang halal, maka jika sewaktu di dunia kita selalu memperhatikan makanan yang kita makan dan cara mencarinya, tentu akan menyelamatkan kita dari pertanyaan pada hari kiamat.

Tanda sayang Allah terhadap hamba-NYA yaitu melalui ujian. Bisa jadi harta yang berlimpah itu merupakan ujian dari Allah. Allah ingin tahu, jika diberi harta yang banyak apakah dia ini tetap mau beribadah kepada Allah dan tidak sombong? atau mungkin Allah ingin tahu apakah harta tersebut dimanfaatkan dengan baik atau tidak? 

Sama halnya dengan harta yang sedikit. Allah ingin menguji apakah Hamba-NYA ini mau bersyukur atas apa yang Allah kehendaki atau tidak? lalu dengan yang sedikit itu apakah dia akan memanfaatkannya dengan baik atau tidak? Allah pun maha adil. Allah tahu batas kemampuan hamba-NYA.Tidak akan Allah menguji diluar kemampuan hamba-NYA. Dan tidak mungkin Allah memberi masalah tanpa solusi. Oleh karena itu seberapa banyak harta yang kita miliki, baiknya disyukuri. Seperti dalam firman Allah berikut :

 

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.’”“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.’” (Q.S. Ibrahim:7)

 

Baca Juga : Dunia ini Hanya Permainan

Sedekah adalah harta yang sesungguhnya. Sedekah juga merupakan cara kita untuk mesyukuri nikmat Allah melalui harta. Namun sayangnya, ada sebagian orang malah gara-gara sibuk mencari harta hingga lupa kepada Pemberi harta. Mereka lupa kepada yang empunya rezeki yaitu Allah Swt. Gara-gara mencari harta lupa salat, tinggal puasa, yang lebih parah lagi enggan mengeluarkan zakat dan sedekah. Padahal dalam hartanya memiliki hak-hak fakir miskin yang harus ia tunaikan. Sebagai pengingat kembali, dalam pandangan Islam, harta yang kita miliki bukanlah harta kita, melainkan semua titipan dari Allah Swt. Kita tidak tahu kapan harta itu diambil oleh Allah Swt secara tiba-tiba. Kita tak bisa mengklaim itu harta kita seutuhnya ketika nyawa sudah terpisah dari badan.

Namun, hanya satu cara agar harta tersebut benar-benar menjadi abadi milik kita yaitu dengan cara bersedekah. Harta hanya titipan ini kita belanjakan di jalan Allah. Kita sisihkan harta kita untuk membayar zakat dan menolong orang-orang yang lemah. Ketika harta yang kita keluarkan di jalan Allah, sesungguhnya kita sudah menabung untuk akhirat kelak. Yuk, sedekah!

 

Amal Jariyah

Amal Jariyah

Amal Jariyah – Berbagi terhadap sesama merupakan amalan yang baik yang dapat dilakukan kapan pun dan di mana pun. Salah satu amalan yang dapat dilakukan adalah amal jariyah. Dalam Islam, amal jariyah merupakan amalan yang terus mengalir kebaikannya meski orang yang melakukannya telah meninggal dunia. Ketika amalan-amalan yang lain terputus, amal jariyah akan tetap  memberinya pahala yang tiada henti.

Ada tiga kategori amal jariyah manusia, yaitu ilmu yang bermanfaat, sedekah jariyah, dan anak muslim yang mendoakannya. Hal ini seperti dalah hadist yang berbunyi :

“Jika manusia mati maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya (kedua orang tua).” (HR.Muslim)

 

Amal jariyah tidak hanya tentang waqaf. Cakupan amal jariyah atau sedekah jariyah dapat diperluas. Dengan catatan, amalan tersebut masih bermanfaat bagi generasi mendatang. Sebut saja seperti mendirikan, membangun serta merawat berbagai fasilitas yang sering dipergunakan oleh lembaga pendidikan, lalu mendirikan rumah sakit, masjid/musholla, panti asuhan untuk anak-anak yatim dan terlantar, mewariskan Al-Quran dan lainnya.

Terkesan sederhana sekali. Namun, tindakan tersebut dapat memberi manfaat luar biasa bagi kehidupan. Ketika orang lain merasakan manfaatnya, maka pahalanya akan terus mengalir ke kamu.

Kalau kamu ingin yang lebih mudah, coba lah untuk memberikan manfaat dari ilmu pengetahuan. Sebagai contoh adalah mengajarkan saudara, teman atau anak untuk mengaji. Setiap huruf yang dibacakan orang tersebut, kamu akan mendapat pahalanya.

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW bersabda (yang artinya), “Ada tujuh amalan yang pahalanya tetap mengalir untuk seorang hamba setelah dia meninggal, padahal dia berada di dalam kuburnya: (1) orang yang mengajarkan ilmu agama, (2) orang yang mengalirkan sungai (yang mati) (3) orang yang membuat sumur, (4) orang yang menanam kurma, (5) orang yang membangun masjid, (6) orang yang memberi mushaf Al-Qur’an, dan (7) orang yang meninggalkan seorang anak yang senantiasa memohonkan ampun untuknya setelah dia wafat.” (HR Baihaqi).

 

Contoh paling sederhana lagi yaitu orang tua yang mengajarkan al-fatihah pada anaknya. Karena bacaan al-fatihah itu akan anak bawa sepanjang hidupnya, akan ia bacakan 17 kali dalam sehari. Maka, orang tuanya sendiri yang harus langsung mengajarkan al-fatihah pada sang anak. Karena pahalanya akan terus mengalir untuk orang tuanya. Contoh lain lagi, menjadi perantara hidayah bagi orang lain. Yaitu mengajarkan ilmu kepada orang lain dan ketika orang lain itu mengamalkannya, maka pahala tersebut akan mengalir kepada pemberi ilmu.

Amalan tersebut menghasilkan pahala yang datang kepadanya dan dianjurkan untuk melaksanakannya semasa hidup karena Islam selalu mengajarkan umatnya untuk selalu berbuat kebaikan.

Berbuat kebaikan yang dimaksud adalah menebarkan kebajikan dan kasih sayang kepada sesama serta kebaikannya bisa terus dimanfaatkan oleh orang banyak.

Seorang muslim memiliki hakikat bahwa Ia merupakan seorang insan yang mempunyai keimanan juga kebaikan dalam kehidupannya. Bukan hanya sebatas beribadah kepada Allah saja akan tetapi juga perlu untuk menjalin hubungan antar sesama atau yang biasa disebut Hablum Minannas. Mengenai hal tersebut upaya yang bisa kita lakukan agar amal yang kita perbuat bermanfaat bagi orang lain adalah dengan memahami pengertian amal jariyah dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

Gotong Royong Bangun Asrama Tahfidz KQS Magetan

Gotong Royong Bangun Asrama Tahfidz KQS Magetan

Al Quran adalah pedoman hidup ummat Islam. Oleh karena itu wajib bagi ummat Islam untuk mempelajari Al Quran. Lembaga-lembaga atau instansi yang memberikan pembelajaran dan mendakwahkan Al Quran juga harus didukung. Agar generasi penerus dapat memahami firman-firman Allah dengan baik.

Salah satu lembaga yang hingga hari ini giat memberikan pembelajaran Al Quran adalah Rumah Tahfidz Kauny Quranic School (KQS). Rumah tahfidz ini terletak di Desa Bogorejo, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Pembelajaran di rumah tahfidz ini, alhamdulillah sudah berjalan selama hampir dua tahun. Pembelajaran Al Quran yang dikelola yakni dengan memadukan program belajar cara membaca (tahsin) menggunakan metode An Nur dan program menghafalkan Quran (tahfidz)  menggunakan metoda kauny, yaitu mempelajari arti atau makna setiap kata dan setiap ayat dalam Al Quran dengan gerakan tangan.

Kegiatan pembelajaran Al Quran di Kauny Quranic School saat ini berlangsung di rumah. Dengan segala keterbatasannya, rumah tahfidz ini memiliki santri hingga 50 anak. Mengingat jumlah santri yang cukup banyak dengan lokasi pembelajaran yang berada di rumah, tentu ini belum sesuai harapan standar kelayakan pembelajaran sebagaimana mestinya. Hal inilah yang kemudian mendorong Kauny Quranic School berniat dan berusaha memiliki sebuah gedung sendiri yang lebih nyaman dan representatif untuk belajar Al Quran, agar dapat meraih tujuan pembelajaran dengan baik dan optimal.

Laznas Nurul Hayat Madiun mendukung Kauny Quranic School untuk memiliki gedung sendiri dengan mengajak Sahabat Sejuk Nurul Hayat untuk turut serta dalam program “Gotong Royong Bangun Asrama Tahfidz KQS Magetan”. Alhamdulillah program ini disambut antusias oleh Sahabat Sejuk. Bantuan yang telah terkumpul pun sudah direalisasikan.

Alhamdulillah, proses pengerjaan aula KQS Magetan terus berjalan. Untuk lantai dan atap sudah selesai. Saat ini sedang dilakukan pengerjaan dinding, kemudian rencana akan dilanjutkan dengan MCK serta tempat wudhu.

Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh Sahabat Sejuk Nurul Hayat yang berpartisipasi dalam program ini. Mohon doa dan dukungan semoga pengerjaan bisa cepat selesai sehingga bulan Ramadhan sudah bisa dimanfaatkan dengan maksimal.

Kaki Palsu untuk Sandi

Kaki Palsu untuk Sandi

Ia bernama Sandi Ananda Putra. Hari itu, Sandi keluar rumah untuk membeli makan di jalan depan tak jauh dari tempat tinggalnya di Desa Prambon, Sidoarjo. Saat ia keluar gang, sebuah mobil sedang melintas namun tak terlihat karena posisinya berada di tikungan jalan yang tertutup tembok rumah. Sesuatu yang tak diharapkan pun terjadi. Sandi tertabrak mobil yang sedang melintas tersebut dan ia langsung tak sadarkan diri.

Tabrakan yang dialami oleh Sandi menyebabkan ia mengalami patah tulang kaki. Di sekitar tulang yang patah tersebut terdapat lebam yang kondisinya mengkhawatirkan karena setelah kejadian, Sandi tak langsung dibawa ke rumah sakit. Remaja berusia 13 tahun tersebut baru dibawa ke rumah sakit setelah mendapat pengantar dari desa. Namun sayang, kondisi lebam di sekitar tulang yang patah, sudah sedemikian parah, sehingga dokter menyarankan untuk mengambil tindakan amputasi. Pak Febrianto, Ayah Sandi, tak menyangka musibah yang dialami Sandi membuat putra semata wayangnya tersebut harus kehilangan satu kaki.

Saat ini, setelah proses operasi selesai dijalani, Sandi masih harus sering ke RSUD untuk terapi saraf kaki kanannya agar tetap bisa digerakkan. Beberapa waktu lalu, tim Laznas Nurul Hayat Sidoarjo berkesempatan untuk mengunjungi Sandi. Dalam kesempatan tersebut, tim mengantarkan kursi roda agar Sandi lebih mudah beraktivitas.

Tak hanya berhenti di situ. Selasa 22 Maret 2022, tim Laznas Nurul Hayat Sidoarjo, bekerjasama dengan YBM PLN memberikan suntikan semangat untuk Sandi dengan menghaturkan sebuah kaki palsu. Harapannya,  dengan kaki palsu tersebut, Sandi bisa kembali semangat beraktivitas, belajar, dan tentu saja semangat untuk mewujudkan mimpi-mimpinya.

Terima kasih Sahabat Sejuk Nurul Hayat dan dermawan YBM PLN atas partisipasi dan kepedulian Anda terhadap Sandi Ananda Putra. Sandi kini sedang dalam masa pemulihan dan terapi, serta adaptasi dengan “kaki baru”-nya. Semoga semua prosesnya bisa berjalan dengan baik dan lancar. Aamiin ya Rabbal Alamiin..

Pendampingan Pengobatan Adik Yatim

Pendampingan Pengobatan Adik Yatim

Namanya Ibnu Athoilah. Tinggal di Dusun Mlaten, Desa Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Ibnu Athoilah adalah anak kedua dari 3 bersaudara. Ia sudah menjadi yatim sejak satu tahun yang lalu.

Ibnu Athoilah saat ini sedang diuji sakit. Penyakit Hirschprung. Yakni gangguan pada usus besar yang menyebabkan feses atau tinja terjebak di dalam usus. Sakit bawaan lahir yang tergolong langka ini, bisa mengakibatkan bayi tidak BAB sejak dilahirkan. Adik Athoilah menderita sakit ini sejak bayi. Ia berjuang melawan sakitnya selama 10 tahun.

Saat ini, keluhan yang paling dirasakan oleh Adik Athoilah adalah tidak bisa BAB tanpa alat bantu. Ia harus segera mendapat tindakan kontrol setiap dua pekan sekali di Rumah Sakit Muwardi Surakarta. Ia juga harus mendapat penggantian selang saluran pembuangan tinja, agar perutnya tidak semakin membesar dan badannya semakin lemas. Agar sakitnya tidak semakin parah.

Ibu Adik Ibnu Athoilah adalah seorang Ibu rumah tangga. Kebutuhan operasional rumah sakit sangat terasa berat bagi beliau. Belum lagi kebutuhan hidup setelah ditinggal sang suami. Untuk pengobatan Adik Ibnu Athoilah sendiri, sudah di-cover BPJS. Namun untuk biaya operasional, vitamin tambahan, dan alat bantu tidak ter-cover. Padahal jumlahnya juga tak kalah besar.

Melihat hal ini, Laznas Nurul Hayat Madiun langsung melakukan pendampingan proses pengobatan Adik Ibnu Athoillah. Setelah beberapa kali pendampingan perawatan ke Rumah Sakit Muwardi Surakarta, juga dibantu dengan obat-obatan herbal, alhamdulillah sudah ada perkembangan di kondisi kesehatan Adik Ibnu Athoilah. Dari yang sebelumnya syaraf di bagian anus belum berfungsi sehingga mengakibatkan BAB-nya harus melalui alat bantu, saat ini sedikit demi sedikit sudah mulai terlihat ada respon.

Terima kasih Sahabat Sejuk Nurul Hayat yang telah berpartisipasi dalam program yang mendukung proses pengobatan Adik Ibnu Athoilah ini. Mari terus kita dukung dan doakan agar Adik Ibnu Athoilah bisa segera sehat. Agar ia bisa tumbuh mejadi anak yang  cerdas, ceria,  serta soleh. Aamiin ya Rabbal Alamiin..

Khitan Ceria Nurul Hayat Semarang

Khitan Ceria Nurul Hayat Semarang

Alhamdulillah, beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada tahun 2021, telah terlaksana dengan baik dan lancar, Khitan Ceria Nurul Hayat Semarang. Setidaknya 150 anak dhuafa tercatat sebagai peserta dan merasakan khitan gratis bersama Nurul Hayat Semarang ini.

Acara yang diselenggarakan berkat kerjasama Laznas Nurul Hayat Semarang dengan Khitan Center Semarang ini, digelar dengan protokol kesehatan yang ketat. Mengingat kita sedang berada dalam situasi pandemi. Guna menghindari kerumunan, acara khitanan digelar selama dua hari, yakni 23-24 Juni 2021. Peserta pun dibagi menjadi beberapa gelombang, di mana setiap gelombang terdiri dari 15 peserta.

 

Khitan Ceria Nurul Hayat Semarang

Para peserta ditangani oleh tim medis yang sudah berpengalaman dengan metode smart klamp. Situasi tempat terselenggaranya acara ini juga modern dan nyaman, sehingga membuat peserta enjoy dan tidak merasakan kesakitan.

Terima kasih kami ucapkan kepada Sahabat Sejuk Nurul Hayat yang telah mendukung terselenggaranya program Khitan Ceria ini. Semoga apa yang telah Sahabat Sejuk berikan, mendapat balasan kebaikan yang berlipat ganda. Aamiin ya Rabbal Alamiin..

Peresmian Bedah Rumah Pak Darmanto

Peresmian Bedah Rumah Pak Darmanto

Alhamdulillah, Selasa 8 Maret 2022 telah dilaksanakan peresmian rumah milik Pak Darmanto yang telah selesai direnovasi. Rumah yang diresmikan oleh Nurul Hayat Sidoarjo bersama Kepala Desa Gedang Rowo Prambon, tersebut,  kini kondisinya sudah jauh lebih baik. Dindingnya yang dulu dari bilik bambu kini sudah tertutup rapat, sehingga Pak Darmanto tak lagi merasakan khawatir karena udara dingin saat malam hari, terlebih saat turun hujan.

Dalam kesempatan peresmian rumah tersebut, Kepala Desa Gedang Rowo Prambon, mengucapkan terima kasih kepada seluruh Sahabat Sejuk Nurul Hayat atas kepedulian dan bantuan yang telah diberikan kepadanya warganya. Beliau berharap dengan rumah yang kondisinya jauh lebih baik ini, keluarga Pak Darmanto bisa berteduh dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan aman dan nyaman. Serta anak-anaknya dapat belajar dengan baik dan  nyaman pula.

Seperti yang kita ketahui bersama, sebelum direnovasi kondisi rumah Pak Darmanto cukup memprihatinkan. Dindingnya dari bilik bambu yang sudah lapuk dan berlubang. Lantainya tanah, dengan satu ruangan disekat yang difungsikan sebagai tempat tidur. Pak Darmanto sungguh ingin memperbaiki rumahnya agar lebih aman dan nyaman ditinggali keluarganya. Namun apa daya, kondisinya yang diberhentikan dari tempat kerja, dan kini hanya beraktivitas sebagai pengepul kardus bekas, membuat beliau belum bisa mewujudkan keinginannya tersebut.

Terima kasih Sahabat Sejuk Nurul Hayat, berkat dukungan Sahabat Sejuk semua, impian Pak Darmanto untuk memperbaiki rumahnya kini bisa terwujud.

Sedekah Motor untuk Ustadz Suriadi

Sedekah Motor untuk Ustadz Suriadi

Sahabat Sejuk, perkenalkan, sosok luar biasa ini bernama Ustadz Suriadi. Tempat tinggalnya di Jalan Mayor Bismo, Kelurahan Semampir, Kota Kediri. Beliau adalah seorang pengajar. Ketika pagi, beliau mengajar bahasa Arab di SMA swasta dengan status tenaga honorer. Sore hari beliau mengajar di TPQ dekat rumahnya. Tak hanya itu beliau juga menjadi khotib di masjid-masjid area Kota Kediri. Beliau juga merupakan mentor program beasiswa SMA Laznas Nurul Hayat Kediri.

Sehari-hari, untuk pergi mengajar, beliau menaiki sepeda kayuhnya. Tidak hanya untuk mengajar, kemana pun beliau mendapat undangan, sepeda kayuh itulah yang selalu beliau bawa. Karena memang hanya sepeda pemberian saudara itulah satu-satunya kendaraan yang beliau punya.

Sebenarnya, dulu Ustadz Suriadi sempat mempunyai sebuah motor. Dibeli dengan sistim cicilan. Namun di tengah perjalanan, beliau tak sanggup melanjutkan cicilan karena penghasilan yang didapat digunakan untuk kebutuhan keluarga yang sakit. Mau tak mau akhirnya motornya pun diambil leasing.

Guna mendukung Ustadz Suriadi dalam aktivitas mengajar dan dakwah yang beliau jalankan, Laznas Nurul Hayat Kediri menghadirkan program sedekah sepeda motor. Dengan dukungan Sahabat Sejuk, program ini pun bisa terealisasi. Pada 1 Maret 2022, alhamdulillah sedekah motor sudah tersampaikan dan diterima langsung oleh Ustadz Suriadi. Beliau merasa sangat senang dengan bantuan motor ini. “Terima kasih Sahabat Sejuk Nurul Hayat yang telah mewakafkan sepeda motor ini. Semoga Allah membalasnya dengan sebaik-baik balasan. Dan mudah-mudahan menjadi amal jariyah serta memberikan manfaat dakwah,” tutur beliau.

Sedekah Motor untuk Ustadz Suriadi

Terima kasih Sahabat Sejuk Nurul Hayat. InsyaAllah motor ini sangat bermanfaat bagi Ustadz Suriadi. Dengan adanya motor ini aktivitas beliau ketika mengajar bisa lebih efektif dan efisien.

Berikut ini kami lampirkan video reportase realisasi: https://youtu.be/BxyvhBbUw4s

KANTOR PUSAT

  • Perum IKIP Gunung Anyar Blok B-48 Surabaya (Maps)
  • cs@nurulhayat.org

Platform donasi Yayasan Nurul Hayat, klik aja zakatkita.org

PUBLIKASI

  • Majalah
  • Event
  • Laporan Publik
  • Laporan Situasi
  • Berita

GABUNG

  • Relawan
  • Karir
  • Mitra Kami
  • Ajukan Program

LAYANAN

  • Zakat
  • Infaq
  • Sedekah
  • Kalkulator Zakat
  • Layanan Lainnya

INFORMASI

  • Kantor Cabang
  • FAQ

Copyright © 2001-2021 Yayasan Nurul Hayat Surabaya